GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Puluhan Kambing, Memang Wajib Bayar Zakat? Ustaz Abdul Somad Ingatkan Peternak Sebenarnya...

Ustaz Abdul Somad (UAS) mengingatkan jika peternak memiliki puluhan ekor kambing, sebaiknya langsung menyumbangkan satu ekor untuk kebutuhan zakat hewan ternak.
Sabtu, 22 Maret 2025 - 21:11 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

tvOnenews.com - Pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad menjelaskan zakat merupakan bagian amalan memberi baik berupa harta maupun benda.

Dalam suatu kajiannya, Ustaz Abdul Somad mengatakan bagi orang yang tidak memiliki harta, bisa menggunakan benda apa pun asal memiliki nilai untuk dimanfaatkan orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan gaya khas kelakarnya namun bermakna, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengambil contoh zakat saat ternak kambing atau hewan ternak lainnya.

UAS secara gamblang menegaskan bahwa, peternak wajib membayar zakat. Terlebih lagi, mereka memelihara puluhan kambing karena mengandung harta di dalamnya.

"Zakat bagian kejujuran integritas. Contohnya siapa yang punya kambing 40 ekor, maka wajib mengeluarkan satu ekor kambing untuk zakat," kata UAS disadur tvOnenews.com dari kanal YouTube Ustadz Abdul Somad Official, Sabtu (22/3/2025).

Zakat Kambing atau Hewan Ternak

Ilustrasi hewan ternak kambing
Ilustrasi hewan ternak kambing
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Menurut UAS, kambing yang dizakatkan merupakan bagian integritas dalam memenuhi zakat sebagai ibadah wajib untuk menjalankan salah satu rukun Islam di penghujung bulan suci Ramadhan.

UAS mencontohkan jika seorang peternak mempunyai 40 kambing yang semulanya hanya 39 ekor, maka tetap mengeluarkan satu ekor untuk zakat.

Ia melanjutkan, misalnya peternak itu sengaja menjual satu ekor yang baru lahir hanya perkara tidak ingin berzakat, maka telah menentang hukum zakat hewan ternak.

"Secara hukum fikih, datang petugas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), menurut prediksi kami, kambing bapak sudah 40 walaupun kini 39 ekor," jelasnya.

"Tapi di lubuk hati yang paling dalam dia tahu, dia sedang mempermain-mainkan hukum (zakat)," sambungnya.

UAS menegaskan, cara seperti itu sama saja telah khilaf hanya demi menentang fikih dan hukum kewajiban menunaikan zakat, apalagi kalau sengaja menjual hewan ternaknya demi tidak membayar zakat.

"Itu dalam fikih namanya fikih khilaf kalau sudah jadi bahasa kita berkhilaf," tukasnya.

Dilansir dari laman BAZNAS, ada beberapa syarat peternak wajib membayar zakat hewan ternak, di antaranya adalah kepemilikan sah hewan ternak, mencapai nisab, mencapai haul, hewan ternak harus sehat, dan mematuhi prosedur pengeluaran zakat.

Terkait bagian kepemilikan sah hewan ternak. Peternak wajib memenuhi syarat pertama ini dengan syarat benar-benar menjadi pemilik dari hewan yang akan dizakatkan.

Hewan ternak menjadi kebutuhan zakat meliputi kambing, domba, sapi, unta, dan sebagainya.

Ada pun bagian mencapai nisab adalah jumlah batas minimal harta peternak saat ingin mengeluarkan zakat, dengan catatan kambing atau sapi tersebut sudah memenuhi secara hukum nisabnya.

Bagian mencapai haul sebagai syarat waktu wajib membayar zakat hewan ternak. Hewan ternak itu minimal sudah melampaui satu tahun dari penanggalan hijriyah setelah memenuhi nisabnya.

Kemudian, hewan ternak yang akan menjadi kebutuhan zakat wajib dalam kondisi sehat. Hal ini berkaitan dengan kesehatan saat dikonsumsi oleh penerimanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagian kepatuhan prosedur pengeluaran zakat menjadi syarat penting. Jika mempunyai banyak hewan, maka harus dikeluarkan untuk menjadi zakat.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.

Trending

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT