GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sekali-kali Pelihara 5 Hewan ini, Ustaz Khalid Basalamah Tegaskan Tak Boleh Ada di Rumah karena Termasuk...

Dalam suatu tausiyahnya, Ustaz Khalid Basalamah berpesan agar lima jenis hewan ini sebaiknya jangan dipelihara di rumah, sesuai pemaparan dalam hadis riwayat.
Sabtu, 29 Maret 2025 - 23:07 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official

tvOnenews.com - Ada hadis riwayat dan dalil Al-Quran mengenai ajaran agama Islam untuk menganjurkan setiap umat Muslim menyayangi hewan.

Namun, anjuran menyayangi hewan ini juga tidak sepenuhnya harus diterapkan umat Muslim, terlebih lagi ketika menjadi binatang peliharaan di rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam agama Islam, ada sejumlah hewan menjadi larangan bagi umat Muslim untuk dipelihara di rumah. Tak hanya itu, beberapa hadis dan dalil menganjurkan agar binatang tersebut dibunuh.

Perintah membunuh sejumlah hewan ini berdasarkan hukum yang berlaku, sebagaimana keterangan dalam hadis riwayat. Maka dari itu, umat Muslim jangan sembarangan memelihara binatang di rumah.

Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan bahwa, ada lima jenis hewan sekiranya jangan dipelihara di dalam rumah, bahkan halal jika dibunuh.

Lantas, apa lima hewan yang boleh dibunuh dan dilarang untuk dipelihara di rumah? Simak penjelasan Ustaz Khalid Basalamah di bawah ini!

5 Hewan Tidak Boleh Dipelihara di Rumah dalam Ajaran Islam

Ilustrasi hewan buas
Ilustrasi hewan buas
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Dinukil tvOnenews.com dari kanal YouTube Insan Wabula, Sabtu (29/3/2025), Ustaz Khalid Basalamah membocorkan apa saja hewan yang tidak bisa dirawat di rumah.

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan, larangan tersebut karena berkaitan dengan perintah yang dikhususkan Nabi Muhammad SAW agar umat Muslim boleh membunuhnya.

"Ada hewan-hewan yang tidak boleh kita pelihara secara mutlak, terutama hewan-hewan yang disuruh Nabi untuk dibunuh, ada perintah khususnya," ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Jika merujuk dalam tafsir hadis riwayat tersebut, kata Ustaz Khalid, ada lima hewan yang sifatnya menjadi larangan dipelihara dan boleh dibunuh dalam ajaran agama Islam.

Terlepas dari itu, lima hewan ini juga sangat rentan mengganggu, bahkan bisa memberikan bahaya dan menyangkut keselamatan manusia.

"Seperti misalnya dalam hadis Nabi yang sangat jelas, ada 5 hewan fasik, artinya selalu ganggu orang, boleh dibunuh di tanah halal maupun di tanah haram," jelasnya.

Sebagai pendakwah kondang, Ustaz Khalid Basalamah menuturkan selain berbahaya, lima hewan ini juga memberikan mudharat kepada manusia.

"Lima ini adalah yang pertama ular, yang kedua burung gagak yang putih punggung dan perutnya, yang ketiga tikus, yang keempat anjing buas, yang kelima burung rajawali," ucap dia.

Ustaz Khalid mengibaratkan begini, kelima hewan di atas memang tidak masuk akal apabila dipelihara di rumah, kecuali anjing buas yang sifatnya masih bermanfaat untuk kemananan.

Namun begitu, kehadiran mereka jika dipelihara akan membahayakan nyawa manusia, sehingga tidak ada anjuran untuk memelihara di rumah.

"Ini disebutkan tentang masalah bolehnya dibunuh, maka dengan bolehnya dibunuh berarti dia tidak boleh dipelihara," paparnya.

Ia lebih menganjurkan, ketika seseorang baru melihat kelima hewan tersebut, apalagi sampai melewati di depannya, maka sangat halal membunuh lima binatang itu.

"Karena jangankan kita pelihara, lewat saja boleh dibunuh, jelas tidak boleh dipelihara," imbuhnya.

Ustaz Khalid Basalamah menambahkan bahwa, cicak juga merupakan hewan yang halal dibunuh, bahkan jika membasminya akan mendapatkan pahala.

"Dalam riwayat lain juga disebutkan, cicak, siapa yang membunuh cicak dapat 100 pahala, sampai Aisyah pernah punya cambuk khusus untuk cicak," tandasnya.

Menukil dari Muslim.or.id, dalam hadis riwayat yang menganjurkan lima jenis hewan fasiq untuk dibunuh, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

خمسٌ فواسقٌ يُقتلْنَ في الحلِّ والحرمِ : الحيةُ ، والغرابُ الأبقعُ ، والفارةُ ، والكلبُ العقورُ ، والحُدَيَّا

Artinya: "Ada lima hewan fasiq yang boleh dibunuh di luar tanah haram maupun di dalamnya: ular, gagak, tikus, anjing hitam, dan burung buas." (HR. Muslim Nomor 1198).

Namun, cara membunuhnya harus baik dan tidak boleh kasar, sebagaimana dalam redaksi hadis riwayat Imam Muslim Nomor 1955, begini bunyinya:

إنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإحْسَانَ علَى كُلِّ شيءٍ، فَإِذَا قَتَلْتُمْ فأحْسِنُوا القِتْلَةَ، وإذَا ذَبَحْتُمْ فأحْسِنُوا الذَّبْحَ، وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ، فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya: "Sesungguhnya Allah ta’ala akan mengganjar semua perbuatan baik terhadap segala sesuatu. Maka jika kalian membunuh (dalam perang), maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian menyembelih hewan, maka sembelihlah dengan cara yang baik. Diantaranya, tajamkanlah pisau kalian, dan buatlah hewan sembelihan tersebut tenang." (HR. Muslim).

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Soroti Bentrokan Oknum Bobotoh vs Jakmania di Purwakarta, Siap-siap KDM Singgung Barak Militer

KDM Soroti Bentrokan Oknum Bobotoh vs Jakmania di Purwakarta, Siap-siap KDM Singgung Barak Militer

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons bentrokan yang melibatkan oknum Bobotoh Persib Bandung dan pendukung Persija Jakarta, The Jakmania, di Purwakarta.
TNI Peduli Berikan Layanan Kesehatan Door to Door ke Rumah Warga Papua

TNI Peduli Berikan Layanan Kesehatan Door to Door ke Rumah Warga Papua

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1801/Manokwari terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Papua Barat.
Dedi Mulyadi Kesal Kendaraan Listrik Tak Dikenai Pajak, KDM Siap Hapus Pajak: Siapa yang Pakai Jalan Dia yang Bayar!

Dedi Mulyadi Kesal Kendaraan Listrik Tak Dikenai Pajak, KDM Siap Hapus Pajak: Siapa yang Pakai Jalan Dia yang Bayar!

Dedi Mulyadi usulkan jalan provinsi berbayar layaknya tol sebagai solusi keadilan pengguna jalan, karena kendaraan listrik tak dikenai pajak kendaraan bermotor.
Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Tak Mau Remehkan Rico Verhoeven, Lakukan Persiapan Khusus Jelang Lawan Legenda Kickboxing

Tinju Dunia: Oleksandr Usyk Tak Mau Remehkan Rico Verhoeven, Lakukan Persiapan Khusus Jelang Lawan Legenda Kickboxing

Petinju kelas berat asal Ukraina, Oleksandr Usyk tak mau meremehkan Rico Verhoeven sehingga ia melakukan persiapan khusus jelang berhadapan dengan legenda kickboxing tersebut.
Pelatih Hyundai Hillstate Auto Pede Punya Megawati Hangestri: Kami Akan Mencapai Hasil Terbaik

Pelatih Hyundai Hillstate Auto Pede Punya Megawati Hangestri: Kami Akan Mencapai Hasil Terbaik

Megawati Hangestri resmi kembali ke V-League setelah dua tahun absen dengan bergabung ke Hyundai Hillstate, diikuti pesan khusus dari pelatih, Kang Sung-hyung.
Tokoh Suku Besar Sebyar Soroti Komentar Novel Baswedan soal film Dokumenter 'Pesta Babi'

Tokoh Suku Besar Sebyar Soroti Komentar Novel Baswedan soal film Dokumenter 'Pesta Babi'

Tokoh Suku Besar Sebyar, Malkin Kosepa, mengkritik komentar Novel Baswedan terhadap film dokumenter “Pesta Babi” yang dinilai membangun narasi sepihak mengenai situasi Papua dan berpotensi memperkeruh ruang sosial masyarakat adat.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bertemu Dadan Hindayana, Solihin Pure Bawa Aspirasi Warga 3T soal Dapur MBG

Bertemu Dadan Hindayana, Solihin Pure Bawa Aspirasi Warga 3T soal Dapur MBG

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Garda Satu, Solihin Pure melakukan pertemuan silaturahmi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana di sela peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Citaringgul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin (11/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT