GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Cepat Memahami Shalat Jamak Simpel dan Efisien, Dijamin Anti Ribet!

Berikut cara mudah memahami shalat Jamak, baik saat melakukan perjalanan jauh ketika mudik Lebaran dan arus balik hingga menjadi musafir. Mari simak di sini!
Senin, 7 April 2025 - 22:18 WIB
Ilustrasi shalat Jamak
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Dalam kehidupan sehari-hari, ada kalanya umat Muslim menghadapi kondisi harus mengerjakan shalat Jamak.

Kebanyakan dari mereka mengerjakan shalat Jamak karena tidak memungkinkan untuk menunaikan shalat tepat waktu, seperti saat sedang dalam perjalanan jauh, hujan lebat, atau kondisi darurat lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merujuk dalam kitab Fiqh Islam wa Adillatuhu, Jilid 2, Syaikh Wahbah Az-Zuhaili menerangkan Islam sebagai agama yang penuh rahmat memberikan kemudahan dalam bentuk rukhsah (keringanan), salah satunya adalah shalat jamak.

Maka dari itu, tvOnenews.com ingin membagikan manfaat cara memahami shalat Jamak dengan simpel dan mudah dipahami bagi orang yang masih belajar tanpa mengurangi makna ibadah.

Ilustrasi shalat Jamak
Ilustrasi shalat Jamak
Sumber :
  • Freepik

 

Apa Itu Shalat Jamak?

Merujuk dalam kitab Al-Majmu Syarah Al-Muhadzdzab oleh Imam An-Nawawi, shalat jamak adalah penggabungan dua waktu shalat dalam satu waktu pelaksanaan yang boleh dilakukan dalam situasi tertentu.

Ada dua jenis shalat Jamak ketika ingin menggabungkan dua waktu shalat, yakni Jamak Taqdim dan Jamak Ta'khir

Jamak Taqdim meliputi shalat Dzuhur digabung dengan Ashar di waktu Dzuhur, atau Maghrib dengan Isya di waktu Maghrib.

Jamak Ta’khir meliputi Dzuhur digabung dengan Ashar di waktu Ashar, atau Maghrib dengan Isya di waktu Isya.

Tujuan dari syariat ini adalah untuk memberi kemudahan kepada umat yang sedang dalam kondisi khusus seperti safar (bepergian) atau cuaca ekstrem.

Syarat dan Ketentuan Melakukan Shalat Jamak

Tidak semua orang bisa melakukan shalat jamak secara bebas. Syarat untuk bisa mengerjakan ibadah yang satu ini sebagai berikut:

1. Musafir: Perjalanan yang mencapai minimal ± 80 km, dan bukan untuk maksiat.

2. Sakit: Tidak mampu menunaikan shalat pada waktunya.

3. Kondisi mendesak: Misalnya, hujan deras, bencana alam, atau pekerjaan darurat (misalnya petugas medis saat operasi panjang).

Syarat teknis shalat jamak sebagai berikut:

1. Niat jamak sebelum memulai shalat.

2. Menjaga urutan (tertib) antara shalat pertama dan kedua.

3. Tidak diselingi aktivitas duniawi terlalu lama di antara dua shalat tersebut.

Cara Melakukan Shalat Jamak

1. Jamak Taqdim

- Niat untuk jamak taqdim di awal.
- Kerjakan shalat Dzuhur/Maghrib seperti biasa.
- Setelah salam, langsung lanjutkan ke Ashar/Isya.
- Tidak ada jeda panjang antara dua shalat.

2. Jamak Ta’khir

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Niat untuk menunda shalat pertama hingga waktu shalat kedua.
- Ketika waktu Ashar/Isya masuk, kerjakan shalat Dzuhur/Maghrib terlebih dahulu.
- Setelah itu, lanjutkan dengan shalat Ashar/Isya.
- Wajib menjaga urutan sesuai waktu shalat.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sikap MPR soal SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang: Tak Boleh Ada Intimidasi

Sikap MPR soal SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Cerdas Cermat Ulang: Tak Boleh Ada Intimidasi

SMAN 1 Pontianak secara resmi menolak untuk terlibat dalam lomba cerdas cermat ulang. Menyikapi hal ini, MPR melalui Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy
Igli Tare Terancam Jadi Kambing Hitam di AC Milan, Transfer Aneh Jashari dan Nkunku Mulai Dipertanyakan

Igli Tare Terancam Jadi Kambing Hitam di AC Milan, Transfer Aneh Jashari dan Nkunku Mulai Dipertanyakan

Situasi internal AC Milan menjadi sorotan setelah muncul kritik terhadap kebijakan transfer. Nama direktur olahraga Rossoneri, Igli Tare, berada dalam tekanan.
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Cartridge Narkotika di Apartemen Tangerang

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Cartridge Narkotika di Apartemen Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkotika jenis etomidate di sebuah apartemen di wilayah Kabupaten Tangerang. Polisi amankan
Kapolri: Polri Miliki Ribuan SPPG di Seluruh Indonesia

Kapolri: Polri Miliki Ribuan SPPG di Seluruh Indonesia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Polri memiliki 1.376 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia.
Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Akreditasi AACSB jadi tonggak penting Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional.
Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Gubernur Khofifah dampingi Presiden Prabowo resmikan sekaligus tinjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT