GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengarak Seribu Ketupat Menuju Masjid Sunan Muria, Meriahnya Syawalan di Kudus

Parade Seribu Ketupat diarak warga dalam Perayaan Syawalan sebagai bentuk rasa syukur di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah
Selasa, 8 April 2025 - 06:04 WIB
Kirap seribu kupat di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah
Sumber :
  • ANTARA

Kudus, tvOnenews.com- Parade Seribu Ketupat diarak warga dalam Perayaan Syawalan sebagai bentuk rasa syukur di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.  Seribu ketupat tersebut ada dalam 23 gunungan lalu diarak dari rumah kepala desa setempat sekitar pukul 07.00 WIB menuju Masjid Sunan Muria.

Selanjutnya dilakukan ritual ziarah ke Makam Sunan Muria, dilanjutkan dengan minum air dan cuci kaki serta tangan dengan air dari gentong peninggalan Sunan Muria dan dilanjutkan dengan penyerahan Kupat Gunung dari Ketua Yayasan Makam Sunan Muria kepada rombongan.

Dengan dipimpin oleh tokoh ulama setempat, ratusan warga yang ikut arak-arakan membacakan tahlil dan doa bersama, kemudian melakukan kirab ketupat dari masjid menuju Taman Ria Colo yang berjarak sekitar satu kilometer dari makam.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di Kudus mengapresiasi penyelenggaraan Parade Sewu Kupat Muria yang terus digelar setiap tahun. "Kami juga berencana mencatatkan tradisi budaya ini ke Rekor MURI di tahun mendatang," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, Parade Sewu Kupat Muria ini sebagai atraksi wisata di Kabupaten Kudus yang bisa menarik perhatian wisatawan untuk berdatangan. Selain itu kegiatan kali ini juga sebagai bentuk pelestarian tradisi dan budaya di Kudus.

"Tradisi seribu ketupat yang dikemas dalam sebuah parade juga sebagai refleksi dan bentuk rasa syukur masyarakat," ujarnya.

Sementara Anggota DPR RI Musthofa yang juga penggagas Sewu Kupat sejak 2007 mengapresiasi atas kekompakan berbagai pihak yang sudah melaksanakan tradisi ini.

Apalagi, kata dia, Parade Sewu Kupat Muria ini memiliki makna senada dengan Kabupaten Kudus yang dikenal dengan kota religius. "Sehingga di momen Idul Fitri ini, Sewu Kupat juga menjadi ajang silaturahmi berbagai elemen masyarakat dan membentuk karakter yang baik," ujarnya.

Ia bersyukur secara konsisten masyarakat tetap kompak mengadakan tradisi Sewu Kupat ini. Diharapkan agar tradisi ini bisa terus dilaksanakan dan sebagai bentuk mengharap berkah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus Mutrikah mengungkapkan pihaknya akan menyusun konsep untuk merealisasikan Parade Sewu Kupat Muria tercatatkan di Rekor MURI pada tahun 2026.

Hal ini, kata dia, merupakan tindak lanjut dari rencana Bupati Kudus Sam'ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton yang ingin mencatatkan Parade Sewu Kupat Muria ke Rekor MURI.

"Kami akan berkomunikasi dengan masyarakat, pemangku kepentingan agar seribu kupat ini bisa tercatat di rekor MURI. Pertama kami buat konsepnya dulu, lalu kami koordinasikan lebih lanjut," ujarnya.

Menurut dia, keunikan Parade Sewu Kupat Muria memiliki daya tarik tersendiri. Sehingga untuk merealisasikan Parade Sewu Kupat tercatat dalam rekor Muri bisa dengan berbagai opsi.

"Kami mencoba melihat, bagaimana jika selain di kirab, gunungan kupat lepet dan hasil bumi dalam Parade Sewu Kupat ini, bisa ditata rapi di sepanjang jalan arah makam Sunan Muria menuju ke Taman Ria," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi, sambung dia, potensi pemandangan lereng Gunung Muria yang khas semakin melengkapi keindahan prosesi Parade Sewu Kupat Muria.

"Kudus punya Sunan Muria, pemandangan alam Gunung Muria, dan jalan berkelok yang tidak ditemukan di daerah lain, ketika dipadupadankan dengan Parade Sewu Kupat Muria. Ini akan menjadi sesuatu yang sangat unik," ujarnya.(ant/bwo)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia

HUT Ke-24, AMPG Teken MoU dengan Pemuda UMNO Malaysia

Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pergerakan Pemuda UMNO Malaysia hingga menggelar tasyakuran dan doa bersama dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-24 di DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United akhirnya berhasil bangkit dari tren negatif setelah menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026).
Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Sidang permohonan praperadilan dan eksepsi terdakwa Delpedro dan kawan-kawan menjadi sorotan publik usai ditolak oleh majelis hakim pada 8 Januari 2026 lalu.
Hasil Super League: Persebaya Terhenti! Bhayangkara Naik Klasemen Seusai Menang Dramatis

Hasil Super League: Persebaya Terhenti! Bhayangkara Naik Klasemen Seusai Menang Dramatis

Persebaya Surabaya harus mengakhiri catatan impresif 13 laga tanpa kekalahan setelah tumbang 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-21 Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam WIB.
Bintang Muda Futsal Indonesia Dibidik Klub Spanyol! Israr Megantara Siap Go Abroad

Bintang Muda Futsal Indonesia Dibidik Klub Spanyol! Israr Megantara Siap Go Abroad

Pivot Timnas Futsal Indonesia Israr Megantara mengungkap hasrat besarnya untuk berkarier di luar negeri.

Trending

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Praperadilan Delpedro Ditolak, Aktivis Ingatkan Akan Hal Ini

Sidang permohonan praperadilan dan eksepsi terdakwa Delpedro dan kawan-kawan menjadi sorotan publik usai ditolak oleh majelis hakim pada 8 Januari 2026 lalu.
Hidupkan Kompetisi Akar Rumput Antar Sekolah, SMAN 4 Bandung Juara Ladang Selatan Football Championship 2026

Hidupkan Kompetisi Akar Rumput Antar Sekolah, SMAN 4 Bandung Juara Ladang Selatan Football Championship 2026

Turnamen ini diakhiri dengan SMAN 4 Bandung keluar sebagai yang terbaik dari 16 peserta SMA di Bandung Raya. SMAN 4 berhasil menaklukkan SMA Pasundan 3 Bandung di Stadion Siliwangi, Sabtu (15/2/2026). 
Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United Mengamuk di Ujung Laga, PSM Makassar Tak Berdaya dengan 10 Pemain

Dewa United akhirnya berhasil bangkit dari tren negatif setelah menaklukkan tuan rumah PSM Makassar dengan skor 2-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (14/2/2026).
Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT