GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ustaz Adi Hidayat Akhirnya Ikut Bicara Kasus Dokter PPDS Priguna Tega Lakukan Pelecehan Seksual ke Keluarga Pasien

Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyoroti kasus dokter PPDS RSHS Bandung, Priguna Anugerah Pratama (31) alias PAP melakukan pelecehan seksual terhadap keluarga pasien.
Selasa, 15 April 2025 - 18:51 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Quantum Akhyar Institute, Ustaz Adi Hidayat akhirnya menyoroti kasus dokter PPDS Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin, Bandung, Priguna Anugerah Pratama (31).

"Tidak mudah mengungkapkan suasana duka yang dalam sepekan kita dengar beritanya kita simak dan kita baca dengan peristiwa yang sangat memilukan, memalukan dan tindakan yang sangat nista dilakukan oleh seorang dokter PPDS," ujar Ustaz Adi Hidayat dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Selasa (15/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ustaz Adi Hidayat Sesalkan Tindakan Dokter PPDS Priguna Anugerah Pratama

Dokter PPDS Anestesi Unpad yang Perkosa Keluarga Pasien di RSHS
Dokter PPDS Anestesi Unpad yang Perkosa Keluarga Pasien di RSHS
Sumber :
  • Rubby Jovan-Antara

 

Ustaz Adi Hidayat menyayangkan dokter Priguna Anugerah Pratama alias PAP melakukan pelecehan seksual terhadap keluarga pasien yang menjadi korban terjadi di RSHS Bandung.

"Hal yang sangat tidak terbayangkan kejinya peristiwa yang dilakukan pada satu keadaan yang juga dialami oleh sosok perempuan sangat mulia karena mendedikasikan keadaannya bahkan bagian jiwanya untuk menemani saat-saat terakhir bagi ayah tercintanya," jelasnya.

UAH sapaan akrabnya, menilai tindakan dokter PPDS itu sangat keji karena sampai membius sosok perempuan yang menjadi keluarga pasien sekaligus korban pelecehan seksual.

"Bahkan mendapatkan satu tindakan yang tidak hanya manusiawi, saya kira tidak mungkin dilakukan oleh manusia yang sangat normal memiliki perasaan dan sebagainya," tuturnya.

Pendakwah kelahiran Pandeglang, Banten itu merasa sedih bahwa kasus pelecehan seksual tersebut juga tidak hanya terjadi sekali, tetapi juga menargetkan banyak korban sebelumnya.

"Yang terakhir ini menjadi nista karena dilakukan pada saat berada dalam momentum Ramadhan, bulan yang suci di malam yang baik dalam keadaan orang Muslim beribadah, bahkan non-Muslim menghormati situasi itu, kemudian terjadi tindakan yang sangat nista," paparnya.

Kronologi Kasus Dokter PPDS Priguna RSHS Bandung Viral

Polda Jabar gelar konferensi pers terkait kasus pemerkosaan keluarga pasien oleh dokter residen PPDS Unpad
Polda Jabar gelar konferensi pers terkait kasus pemerkosaan keluarga pasien oleh dokter residen PPDS Unpad
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

 

Kasus dokter PPDS ini bermula saat jagad maya dihebohkan melalui unggahan milik Instagram @ppdsgramm.

Akun tersebut menunjukkan tangkapan layar laporan adanya dugaan pelecehan seksual atau pemerkosaan yang dilakukan dua residen anestesi kepada seorang perempuan menjadi keluarga pasien.

Dalam laporan dugaan pemerkosaan tersebut, dokter PPDS menggunakan obat bius untuk melancarkan aksi bejat kepada korban.

Dilansir dari unggahan X @txtdarijasputih, Selasa, cuitan tersebut berisi tentang kronologi kejadian bahwa korban selaku anak dari pasien yang sedang dirawat di ruangan ICU.

Anak dari pasien tersebut mendapat bujukan dari PAP yang sukses membawa korban ke lantai 7 di gedung baru RSHS, dengan dalih melakukan crossmatch darah.

Kondisi lantai 7 gedung baru RSHS masih kosong agar crossmatch darah semakin dipercepat oleh dokter PPDS itu.

Setelah itu, korban menerima tawaran agar segera menggunakan infus mengandung zat midazolam dan baju pasien yang membuat ia tidak sadar.

Korban baru bangun tidur sekitar pukul 4.00 atau 5.00 pagi dengan kondisi masih pusing diduga telah dilecehkan secara seksual sekitar tengah malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban memutuskan untuk visum dan hasil yang ditunjukkan ternyata ada bekas sperma di lokasi dan menempel di bagian tubuh korban.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Terungkap Ritual 'Aneh' Kiai Ashari yang Diduga Melecehkan Santri di Ponpes Ndolo Kusumo

Dunia maya tengah dihebohkan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang ahli agama, disapa Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Terpopuler News: Ada Orang Internal Ponpes Diduga Bantu Kiai Cabul Pati Lakukan Aksi, Seorang Warga Bekasi Ikut Terlibat

Kiai Ashari diduga dibantu oleh pengurus internal ponpes untuk melancarkan aksinya. Seorang warga Bekasi diduga ikut terlibat dalam kasus pencabulan Kiai Ashari
Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Dedi Mulyadi Sebut Cirebon "Mini Pluralisme Indonesia": Ajarkan Tentang Islam Inklusif

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa sejarah bukanlah sekadar cerita usang yang harus ditinggalkan. 
Upaya Berantas Penyelundupan BBL,  Presiden Diminta Bentuk Satgas

Upaya Berantas Penyelundupan BBL, Presiden Diminta Bentuk Satgas

Founder dan Owner Bandar Laut Dunia Grup atau Balad Grup, HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot sederet kasus penyelundupan Benih Bening Lobster atau BBL ke luar negeri.
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT