News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Main Sebentar di Liga 1, Eks Pemain Asing Persita ini Tertegun dengan Budaya dan Agama di Indonesia, Katanya...

Salah satu mantan pemain asing dari Persita Tangerang berbagi kisah kepada media asing terkesima dengan budaya dan agama di Indonesia selma berkutat di Liga 1.
Kamis, 24 April 2025 - 17:57 WIB
Yevhen Budnik saat di sesi latihan Persita Tangerang
Sumber :
  • Instagram/@evgeniybudnik90

Klub langganan papan tengah di Liga 1 memiliki kualitas yang setara dengan di papan bawah liga di luar negeri dan saling berlomba memiliki pemain asing yang berkualitas.

Yevhen Budnik mengatakan bahwa, sebenarnya ia hanya ingin tinggal di Indonesia lebih lama, karena tak ada masalah untuk urusan berkomunikasi dengan pemain lokal maupun masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tetapi COVID melanda, dan klub berhenti membayar. Itu sebabnya saya harus pergi," ucapnya.

Lebih lanjut, mantan penyerang asing Persita Tangerang itu mengenang bagaimana kondisi cuaca dan budaya makanan di Indonesia.

Budnik menjelaskan bahwa, iklim di Indonesia begitu panas dan kelembapannya bisa mencapai 80 persen dan berpotensi selalu mengeluarkan keringat.

"Makanannya sebagian besar pedas. Saya terus-menerus mencoba memesan sesuatu yang lebih netral. Tetapi ada saat-saat infeksi mata, infeksi perut," paparnya.

Pemain Digenis Ypsona itu mengatakan bahwa, khas makanan di Indonesia rata-rata lebih condong yang sesuai dengan syariat agama Islam ketimbang jenis makanan lainnya.

"Semuanya berbeda di sana. Mereka tidak makan daging babi karena mereka beragama Islam. Membeli steak sangat mahal. Daging utamanya adalah ayam. Nasi dan keju juga mahal. Tidak ada produk susu yang layak atau sosis kami," paparnya.

Selain itu, Yevhen Budnik menyoroti kebiasaan sering terjadi seusai pertandingan melihat para pemain melingkar di tengah lapangan sebagai suasana yang begitu mengejutkan baginya.

"Tidak, tidak ada yang epik terjadi. Namun, ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya. Setelah pertandingan, tim berdiri membentuk lingkaran di tengah lapangan dan bertahan di posisi tersebut selama sekitar 15-20 menit," bebernya.

"Para penggemar tidak meninggalkan tribun dan stadion tetap penuh. Lagu kebangsaan dimainkan. Anda berdiri dan mendengarkan itulah bentuk penghormatan," tukasnya.

Yevhen Budnik merupakan mantan pemain asing Persita Tangerang saat berkutat di Liga 1 2020. Ia hanya baru bermain sebanyak 3 pertandingan dan belum menciptakan gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepiawaiannya tidak berlangsung lama karena kondisi pandemi COVID-19 dan manajemen Persita Tangerang akhirnya mendepak Yevhen Budnik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diterpa Isu Pungli, Immicare Batam Jadi Sorotan Berkat Kesigapan Pelayanan Humanis

Diterpa Isu Pungli, Immicare Batam Jadi Sorotan Berkat Kesigapan Pelayanan Humanis

Program jemput bola yang diinisiasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Immicare, dianggap sebagai terobosan efektif dan solusi cepat untuk mengatasi situasi darurat.
Kejagung Tak Segan Berikan Sanksi Kajari Karo dan Kasi Pidsus Jika Terbukti Langgar Aturan

Kejagung Tak Segan Berikan Sanksi Kajari Karo dan Kasi Pidsus Jika Terbukti Langgar Aturan

Kejagung memeriksa Kepala Kejaksaan Negeri Karo Danke Rajagukguk, Kasi Pidsus Reinhard Harve Sembiring hingga Jaksa yang menangani kasus Amsal Sitepu.
Kajari Karo Danke Rajagukguk dan Dua Anak Buahnya Diperiksa Kejagung Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kajari Karo Danke Rajagukguk dan Dua Anak Buahnya Diperiksa Kejagung Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya memeriksa jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Sumatera Utara, terkait penanganan kasus videografer Amsal Sitepu....
Jenderal TNI Tandyo Budi Revita Berharap Dharma Bakti Serka Muhammad Nur Ichwan Menjadi Suri Tauladan Prajurit TNI

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita Berharap Dharma Bakti Serka Muhammad Nur Ichwan Menjadi Suri Tauladan Prajurit TNI

Upacara pemakaman Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, di Taman Makam Pahlawan Giri Dharmaloyo Kota Magelang, Jawa Tengah, Minggu (5/4/2026) berjalan kidmat.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Oxford United Tak Habis Pikir Lihat Ole Romeny, Penampilannya Bersama Timnas Indonesia Disebut Mengejutkan

Oxford United Tak Habis Pikir Lihat Ole Romeny, Penampilannya Bersama Timnas Indonesia Disebut Mengejutkan

Penampilan impresif Ole Romeny bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 mendapat pujian dari Oxford United setelah mencatat dua assist dan satu gol.

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT