GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atasi Saraf Kejepit dengan Cara Mudah dan Murah Beli di Pasar, Cukup Konsumsi Makanan ini Perlahan akan Sembuh

Sebagian orang mengalami nyeri tak tertahankan di bagian punggung, bahkan rasanya sampai susah bergerak dan selalu berbaring di kasur akibat mengidap saraf kejepit.
Selasa, 29 April 2025 - 23:09 WIB
Ilustrasi Saraf Kejepit
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Sebagian orang mengalami nyeri tak tertahankan di bagian punggung, bahkan rasanya sampai susah bergerak dan selalu berbaring di kasur akibat mengidap saraf kejepit.

Saraf kejepit atau dalam bahasa medis Hernia Nukleus Pulposus (HNP) dapat terjadi karena bantalan tulang belakang bergeser dan menekan saraf tulang belakang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika bantalan di tulang belakang menjepit saraf, seseorang akan merasakan nyeri yang sangat luar biasa sehingga mengganggu aktivitas. 

Gejala awal yang dirasakan tergantung pada lokasi dan seberapa banyak saraf yang terjepit. 

Pasien yang mengalaminya akan merasakan sakit punggung bagian kiri dan kanan, bahkan hingga menjalar ke bagian paha dan kaki. 

Makanan Meredakan Sakit Saraf Kejepit

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube dr Zaidul Akbar Official, seorang jamaah menanyakan tentang penyakit saraf kejepit.

Ia merasakan rasa nyeri di area tubuh tertentu, termasuk di area pinggang.

Kemudian, dr Zaidul Akbar menyarankan agar konsultasi pada terapis yang dapat memperbaiki bila masih terasa sakit.

Selain memulihkannya, dr Zaidul Akbar juga merekomendasi untuk mengonsumsi Bone Broth atau kaldu yang mengandung tulang dan jaringan ikat yang diseduh.

"Kalau konsumsi makanan apa, salah satunya bone broth (kaldu tulang), kaldu itu sekarang jadi makanan mahal," ungkapnya pada tayangan di YouTube dr. Zaidul Akbar Official.

Potret dr Zaidul Akbar
Potret dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube dr Zaidul Akbar Official

 

Lalu dr Zaidul Akbar menyarankan untuk memasak tulang tersebut menjadi kaldu dan diberi bumbu serta diletakkan dalam kulkas untuk dimakan bersama nasi.

"Jadi itu tulang-tulang Anda beli nanti, kan murah-murah tuh, nanti dibikin kaldu di rumah dikasih bumbu lalu di taruh ke kulkas, jadi kalau makan nasi campurin sama kaldu itu," jelas dr Zaidul Akbar.

Pendakwah sekaligus dokter alumnus Universitas Diponegoro ini menuturkan manfaat dari bone broth atau kaldu tulang adalah baik untuk pencernaan, buat otak dan jantung.

Tak perlu ada dagingnya, cukup tulang dan kaldunya. Di mana itu bermanfaat bagi yang mengalami saraf kejepit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dapat pula mengonsumsi makanan yang sifatnya menghangatkan seperti rempah-rempah untuk meregangkan saraf yang kejepit.

"Lebih ke arah sifatnya bisa menghangatkan, karena ini kejepit kan, dan rempah-rempah yang sifatnya hangat seperti jahe, ketumbar dan serai," tandasnya. (ind/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maksud di Balik KDM Buat Milangkala Tatar Sunda di Rangkaian Kirab Budaya Mahkota Binokasih

Maksud di Balik KDM Buat Milangkala Tatar Sunda di Rangkaian Kirab Budaya Mahkota Binokasih

Narasi liar mulai beredar luas menyusul langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang menetapkan tanggal 18 Mei sebagai hari Milangkala Tatar Sunda atau -
BNN RI Bongkar Jaringan Narkotika Fathurahman, Sita 5 Koper Sabu dan Ribuan Vape Etomidate

BNN RI Bongkar Jaringan Narkotika Fathurahman, Sita 5 Koper Sabu dan Ribuan Vape Etomidate

BNN dan Kepolisian berhasil mengamankan lima koper berisi 90 bungkus sabu dengan berat bruto mencapai 92 kilogram dari jaringan Fathurahman.
Segel Tiket UCL, Calvin Verdonk Unggah Pesan Menyentuh

Segel Tiket UCL, Calvin Verdonk Unggah Pesan Menyentuh

Suasana penuh suka cita tengah menyelimuti bek sayap andalan Timnas Indonesia Calvin Verdonk. Pemain berusia 29 tahun tersebut baru saja meluapkan kebahagiaan-
Ini Cara Pramono Anung Pantau Aksi Kriminal Begal dan Tawuran di Jakarta

Ini Cara Pramono Anung Pantau Aksi Kriminal Begal dan Tawuran di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan integrasi sekitar 24.000 kamera CCTV dilakukan untuk mengawasi aksi kejahatan seperti tawuran dan begal.
Sempat Dikritik, Program MBG Kini Dinilai Jadi Faktor Utama Dongkrak Ekonomi Rakyat

Sempat Dikritik, Program MBG Kini Dinilai Jadi Faktor Utama Dongkrak Ekonomi Rakyat

Program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi instrumen penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Ogah Sekadar Jadi Pajangan, Begini Kata Witan Sulaeman soal Rebut Posisi Inti di Era John Herdman

Ogah Sekadar Jadi Pajangan, Begini Kata Witan Sulaeman soal Rebut Posisi Inti di Era John Herdman

Winger lincah Persija Jakarta Witan Sulaeman tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah kembali dipercaya masuk ke dalam gerbong skuad Timnas Indonesia...

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Politeknik IDN Bogor Buat Geger! Tampilkan Lulusan Beromzet Ratusan Juta hingga Hafal Al Quran

Politeknik IDN Bogor Buat Geger! Tampilkan Lulusan Beromzet Ratusan Juta hingga Hafal Al Quran

Politeknik IDN Bogor geger kembali di dunia maya. Pasalnya, baru-baru ini viral di media sosial hingga hebohkan kalangan mahasiswa, karena Politeknik IDN Bogor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT