GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makan Sebelum Shalat Bikin Wudhu Batal? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Kalau Hukumnya...

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana hukumnya jika sudah ada wudhu, tapi memilih makan dulu sebelum shalat? Ustaz Adi Hidayat jawab begini.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 23:33 WIB
Ilustrasi makan sambil berdiri
Sumber :
  • Pexels/PNW Production

tvOnenews.com - Bolehkah makan setelah berwudu tanpa harus mengulanginya? Banyak orang merasa lapar di antara waktu shalat dan memutuskan makan padahal sudah suci.

Lantas, apakah makan termasuk hal yang membatalkan wudu? Ustaz Adi Hidayat (UAH) telah mengupas tuntas persoalan ini dalam sebuah ceramah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, sebagian masyarakat masih kerap kebingungan apakah makan dapat membatalkan wudhu.

Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan terdapat hadits yang menerangkan percakapan seorang sahabat yang bertanya kepada Rasulullah SAW.

Sahabat tersebut bertanya apakah makan kambing termasuk dalam perkara yang membatalkan wudhu.

"Hadis Muslim, nomor hadis 828, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah," ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube Adi Hidayat Official.

"Ya Rasulullah, apakah makan kambing membatalkan wudhu," sambungnya.

Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube ustaz Adi Hidayat

Kemudian Nabi menjawab, makan kambing tidak membatalkan wudhu sehingga tak perlu berwudhu lagi.

"Kata Nabi, tidak," kata Ustaz Adi Hidayat.

Lalu sahabat itu bertanya kembali, bagaimana jika makan daging unta, apakah wudhunya batal.

"Ketika dia bertanya, apakah makan unta membatalkan wudhu," sebutnya.

"Kata Nabi, ya, maka berwudhulah ketika anda memakan unta," lanjutnya.

Ternyata ada jawaban yang berbeda antara makan daging kambing dengan daging unta.

Dari dua jawaban tersebut, kata Ustaz Adi Hidayat bisa disimpulkan ke dalam dua sisi.

Sisi pertama yaitu memahami dari segi tekstual atau menyimpulkan secara langsung dari apa yang dikatakan oleh Rasulullah.

Saat itu Nabi menyebut daging unta, maka dalam pendapat yang pertama ini menilai bahwa hanya makan daging unta yang membatalkan wudhu.

"Dari sini, orang-orang yang tekstual menyimpulkan, dalam konteks ini hanya unta yang kalau dimakan maka itu yang membatalkan wudhu kemudian dia berwudhu kembali, sedangkan makanan selain unta itu diperkenankan tidak masalah," jelas Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • YouTube

Kemudian ada pendapat kedua yang melihat secara kontekstual.

"Nah yang kontekstual, bukan melihat untanya tapi melihat pada jenis makanannya," tutur Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa makan daging unta memang memiliki efek yang luar biasa dibanding makanan lainnya, salah satunya terkait bau.

"Di Arab itu, kalau anda urutkan makanan-makanan dari daging yang paling standar, orang Arab makan kambing biasa, sampingnya ada macam-macam, baunya bisa cepat hilang," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Tapi unta itu berbeda, dari mulai lihatnya, pengaruhnya, baunya, macam-macamnya," lanjutnya.

Oleh karena itu, sehabis makan daging unta sebaiknya ambil wudhu lagi, kalau bisa bersihkan mulut agar baunya tak mengganggu selama shalat.

"Maka ketika digunakan shalat baunya masih ada, keadaan masih meresap," kata Ustaz Adi Hidayat.

Secara kontekstual, maka dipahami bahwa yang dimaksud oleh Rasulullah bukan hanya daging unta, melainkan segala jenis makanan yang bisa menyisakan efek yang kuat setelah dikonsumsi itu membatalkan wudhu.

"Maka kemudian dipahami secara kontekstual, setiap makanan-makanan yang punya jenis sifat seperti unta, yang kalau dimakan masih menghasilkan bau yang tidak sedap, masih berpengaruh pada kekhusyukan dalam ibadah," terang Ustaz Adi Hidayat.

"Maka yang seperti itu yang terbaik berwudhu kembali," lanjutnya.

Contoh lainnya adalah jengkol dan petai.

"Misal, jengkol dan saudara-saudaranya," kata Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat mengingatkan, jika bertemu dengan orang dalam keadaan mulut bau jengkol saja terkadang sungkan.

Maka sudah seharusnya ketika menghadap Allah dalam keadaan shalat tak tercium lagi bau makanan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anda saja sudah tidak merasa sedap, bagaimana anda menghadap Allah," tegas Ustaz Adi Hidayat.

"Berbicara dengan orang lain merasa tidak nyaman, masa mau berbicara dengan Allah dalam konteks shalat," pungkasnya. (far/kmr/ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dwi Sasetyaningtyas Dikecam karena Pamer Anak Jadi WNA Inggris, LPDP Tegaskan Soal Tanggung Jawab Moral Penerima Beasiswa

Dwi Sasetyaningtyas Dikecam karena Pamer Anak Jadi WNA Inggris, LPDP Tegaskan Soal Tanggung Jawab Moral Penerima Beasiswa

Kontroversi bermula ketika Dwi Sasetyaningtyas mengunggah video di akun media sosialnya yang menampilkan surat resmi dari Home Office Inggris dan paspor Inggris milik anaknya. 
LPDP Dalami Kewajiban Suami Awardee Viral, Diduga Belum Tuntaskan Masa Kontribusi Usai Studi

LPDP Dalami Kewajiban Suami Awardee Viral, Diduga Belum Tuntaskan Masa Kontribusi Usai Studi

LPDP memanggil suami awardee viral karena diduga belum menuntaskan kewajiban kontribusi usai studi, berpotensi dikenai sanksi hingga pengembalian dana beasiswa.
Kemenag Pastikan Dana Zakat Tak Digunakan untuk MBG, Penyaluran Tetap Sesuai Syariat

Kemenag Pastikan Dana Zakat Tak Digunakan untuk MBG, Penyaluran Tetap Sesuai Syariat

Ia menjelaskan, delapan golongan (ashnaf) penerima zakat terdiri dari fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, serta ibnu sabil. 
Di Hadapan Investor Global, Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum Indonesia

Di Hadapan Investor Global, Presiden Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum Indonesia

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan penegasan terkait Indonesia menjamin kepastian hukum bagi para calon investor global.
Bertemu Menlu AS Marco Rubio, Menlu Sugiono Sampaikan Kekhawatiran Indonesia atas Situasi Tepi Barat

Bertemu Menlu AS Marco Rubio, Menlu Sugiono Sampaikan Kekhawatiran Indonesia atas Situasi Tepi Barat

Menlu Sugiono bertemu Menlu AS Marco Rubio di Washington DC, bahas situasi Tepi Barat dan dorong peran global menghentikan kekerasan serta menjaga proses perdamaian Gaza.
OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK beri denda miliaran rupiah kepada pelaku manipulasi saham yang memanfaatkan media sosial dan transaksi semu demi menjaga integritas pasar modal Indonesia.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT