News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam, Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan yang Sayang Dilewatkan

Ustaz Adi Hidayat jelaskan keutamaan bulan Rajab dan amalan yang dianjurkan, dari puasa sunnah hingga memperbanyak salat dan sedekah.
Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:55 WIB
Ilustrasi bulan Rajab
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Bulan Rajab dikenal sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan dan menjadi waktu istimewa untuk memperbanyak amal ibadah.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, Rajab termasuk dalam empat bulan haram yang disebut langsung oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an, di mana umat Islam dianjurkan untuk menjaga diri dari perbuatan dosa dan memperbanyak amal saleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Rajab dikenal sebagai Rajab Mudhar, karena suku Mudhar pada masa jahiliyah sangat mengagungkan bulan ini. Secara bahasa, Rajab berarti sesuatu yang diagungkan. Bahkan masyarakat jahiliyah pun menghormati bulan ini dengan sungguh-sungguh,” jelas Ustaz Adi Hidayat dalam salah satu ceramahnya.

Ia menuturkan, bahkan sebelum datangnya Islam, masyarakat Arab pada masa jahiliyah menghentikan peperangan, berdamai antar suku, dan menjaga keharmonisan sosial selama bulan Rajab.

Hal ini menunjukkan bahwa kemuliaan Rajab telah dikenal sejak zaman dahulu. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menyebut Rajab sebagai bulan haram, yaitu bulan yang harus dijaga dari keburukan dan kemaksiatan.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, pesan utama dari Allah di bulan-bulan haram termasuk Rajab adalah: “Janganlah kamu berbuat zalim terhadap dirimu sendiri.”

Artinya, umat Islam harus berupaya memperbanyak amal kebaikan dan menahan diri dari dosa.

“Makna ayat ini dijelaskan oleh sahabat Ibnu Abbas RA, bahwa bulan-bulan ini adalah waktu latihan untuk memperbanyak amal mulia dan menjauhi maksiat. Amal kebaikan yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya, sementara dosa juga akan dilipatgandakan balasannya,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Dalam pandangan para ulama, Rasulullah SAW memang tidak merinci secara khusus amalan tertentu yang wajib dilakukan di bulan Rajab.

Namun, hal ini justru menunjukkan keluasan kesempatan untuk memperbanyak amal saleh. Amalan tersebut dapat berupa ibadah ritual, seperti meningkatkan kualitas salat fardhu, memperbanyak salat sunnah seperti dhuha, tahajud, dan rawatib.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan melakukan amalan harta, seperti bersedekah dan berinfak, serta amalan ilmu dan dakwah, misalnya membagikan ayat Al-Qur’an, hadis, atau nasihat yang bermanfaat kepada orang lain.

Dalam era digital seperti sekarang, berbagi kebaikan melalui media sosial pun termasuk dalam amal yang bernilai pahala.

Ustaz Adi Hidayat menekankan agar umat Islam tidak hanya memperbanyak ibadah, tetapi juga menjauhi perbuatan maksiat.

Hal ini mencakup menjaga pikiran, lisan, pendengaran, hingga perbuatan agar tidak terjerumus pada hal-hal yang sia-sia.

“Rajab menjadi momentum terbaik untuk menjauhi hoaks, perselisihan, dan perilaku buruk lainnya, serta memperbaiki diri,” tuturnya.

Menurut Ustaz Adi, Rajab memiliki posisi penting sebagai pembuka dari rangkaian bulan spiritual menuju Ramadhan.

Ia menjelaskan bahwa “Rajab adalah pembuka, Sya’ban adalah penguat, dan Ramadhan adalah puncak ibadah. Oleh karena itu, Rajab menjadi masa persiapan agar kita siap menyambut Ramadhan.”

Salah satu amalan yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan Rajab adalah puasa sunnah.

Puasa di bulan Rajab diyakini dapat menghimpun banyak keutamaan dan menjadi bentuk latihan ketakwaan.

“Dianjurkan untuk memperbanyak puasa di bulan Rajab sesuai kemampuan, baik puasa Senin–Kamis, puasa Daud, atau puasa sunnah lainnya. Puasa melatih ketakwaan, menahan diri dari larangan Allah, dan meningkatkan kualitas ibadah,” kata Ustaz Adi Hidayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain puasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak tilawah Al-Qur’an, berdzikir, serta salat malam seperti tahajud dan witir.

Dengan memperbanyak amalan-amalan ini, hati menjadi lebih tenang, jiwa lebih khusyuk, dan diri lebih siap menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Targetkan Transjakarta Punya 10.000 Bus Elektrik pada 2029

Pramono Targetkan Transjakarta Punya 10.000 Bus Elektrik pada 2029

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana penambahan armada bus Transjakarta secara bertahap.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Dibantai Lewat Skor Afrika, Indonesia 1-2 Jepang

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Dibantai Lewat Skor Afrika, Indonesia 1-2 Jepang

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 di mana Mutiara Ayu Puspitasari menelan kekalahan lewat skor telak sehingga Indonesia kini kembali tertinggal dari Jepang.
Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat BRImo dengan Cashback 10%, Ini Syaratnya

Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat BRImo dengan Cashback 10%, Ini Syaratnya

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) melalui aplikasi BRImo memberikan kemudahan kepada para nasabah yang ingin melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan.
Ragnar Oratmangoen Skip, Persib Disebut Tinggal Umumkan Striker Anyar Asal Spanyol Pengganti Ramon Tanque

Ragnar Oratmangoen Skip, Persib Disebut Tinggal Umumkan Striker Anyar Asal Spanyol Pengganti Ramon Tanque

Persib disebut tinggal menunggu waktu untuk meresmikan kedatangan penyerang anyar asal Spanyol, Sergio Castel, jelang penutupan bursa transfer Super League.
Tas Hitam Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Penuh Tulisan Nama-Nama Pelaku Penembakan, Ada Adam Peter Lanza hingga Luca Traini

Tas Hitam Siswa Pelempar Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Penuh Tulisan Nama-Nama Pelaku Penembakan, Ada Adam Peter Lanza hingga Luca Traini

Tas hitam siswa pelempar bom molotov di di SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, penuh tulisan nama-nama pelaku penembakan.
Terungkap! Siswa SMP Pelempar Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Bom SMAN 72 Jakarta

Terungkap! Siswa SMP Pelempar Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Bom SMAN 72 Jakarta

Meski berasal dari daerah dan latar belakang sekolah berbeda, keterkaitan keduanya dinilai kuat karena sama-sama mengakses dan berinteraksi dalam ekosistem komunitas TCC.

Trending

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara emosional geram Pemda Kabupaten Ngada menganggap remeh tragedi siswa SD bunuh diri akibat kesulitan ekonomi.
Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT