Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat
- Ilustrasi AI

- Freepik
Hadis Dhaif dan Hadis Shahih tentang Nisfu Sya'ban
Selain hadis palsu, Ustaz Adi Hidayat juga menjelaskan adanya hadis yang berstatus dhaif, salah satunya riwayat dari Aisyah radhiyallahu anha yang menceritakan Rasulullah SAW berdoa di pemakaman Baqi pada malam Nisfu Sya'ban.
“Statusnya dhaif, tapi juga disahihkan oleh Syekh Muhammad Nasiruddin Albani,” jelasnya.
Sementara itu, hadis yang benar-benar shahih tentang malam Nisfu Sya'ban berasal dari riwayat Abu Musa Al-Asy'ari.
“Yang shahih itu riwayat Abu Musa Al-Asy'ari, Nabi SAW menyampaikan Allah SWT mengamati hamba-Nya di malam pertengahan Sya'ban dan mengampuni yang memohon ampunan,” paparnya.
Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa hadis shahih ini menunjukkan keutamaan malam Nisfu Sya'ban sebagai momentum ampunan, namun tidak menyebutkan amalan khusus secara spesifik.
Amalan yang Dianjurkan, Bukan Dikhususkan
Menurut Ustaz Adi Hidayat, amalan di malam Nisfu Sya'ban sejatinya sama dengan amalan ibadah sunnah yang biasa dilakukan pada malam-malam lainnya, seperti qiyamul lail, tahajud, membaca Al-Quran, dan memperbanyak istighfar.
“Tidak ada amalan spesifik, sahabat itu banyak beramal saja, ada yang shalat, ada yang banyak beristighfar, macam-macam,” jelasnya.

- Pexels/Michael Burrows
Ia menekankan bahwa hadis-hadis yang menyebutkan shalat dengan jumlah rakaat tertentu atau bacaan khusus pada malam Nisfu Sya'ban merupakan hadis palsu.
“Hadis yang mengatakan bangun di malam Sya'ban tunaikan shalat sekian rakaat, itu saking palsunya hadis itu enggak ada,” tegasnya.
Puasa di Siang Hari Nisfu Sya'ban
Terkait puasa di siang hari, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa puasa tetap diperbolehkan, selama tidak disandarkan pada hadis yang bermasalah.
Puasa tersebut dapat diniatkan sebagai puasa sunnah biasa, seperti puasa Ayyamul Bidh.
“Kalau siangnya ingin puasa boleh, sah-sah saja, tapi jangan disandarkan pada keterangan-keterangan hadis yang bermasalah,” ujarnya.
Meluruskan Mitos Penutupan Buku Amal
Ustaz Adi Hidayat juga meluruskan anggapan populer bahwa pada malam Nisfu Sya'ban buku catatan amal manusia ditutup. Menurutnya, anggapan tersebut tidak memiliki dasar yang benar.
Load more