Khutbah Jumat 6 Januari 2026 Singkat: Ramadhan Semakin Dekat, Sudah Siap dengan Lima Bekal Ini?
- Ilustrasi AI
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dialah yang masih memberikan kita umur, kesehatan, serta kesempatan untuk kembali menyongsong tamu agung bernama bulan suci Ramadhan. Bulan yang Allah dan Rasul-Nya sebut sebagai bulan penuh keberkahan dan ampunan.
Sebagaimana ketika kita hendak menyambut tamu istimewa di rumah, tentu kita akan menyiapkan segala sesuatu yang terbaik. Rumah dibersihkan, hidangan dipilih yang terbaik, dan diri pun dipersiapkan dengan penampilan terbaik. Maka demikian pula seharusnya sikap kita dalam menyambut Ramadhan. Seorang muslim hendaknya menyiapkan bekal terbaik agar Ramadhan datang membawa perubahan, bukan sekadar berlalu tanpa makna.
Jama’ah rahimakumullah,
Setidaknya ada lima persiapan penting yang perlu kita lakukan sejak sekarang dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Pertama, persiapan ruhiyyah (spiritual).
Seorang muslim perlu menjaga kebersihan hatinya. Niat menjadi hal paling utama. Banyak amalan kecil menjadi besar nilainya karena niat yang ikhlas, dan sebaliknya, amalan besar menjadi tidak bernilai karena niat yang salah. Oleh karena itu, setiap amal, sekecil apa pun, hendaknya diniatkan semata-mata untuk mengharap ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Kedua, persiapan ‘amaliyyah (amal perbuatan).
Ramadhan perlu disambut dengan target amal yang jelas. Misalnya menargetkan khatam Al-Qur’an, memperbanyak sedekah, menjaga shalat tarawih, mempererat silaturahmi, atau membantu orang-orang yang kesulitan. Target ini menjadi panduan agar Ramadhan tidak berlalu sia-sia, karena belum tentu kita masih dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya.
Ketiga, persiapan ‘ilmiyyah (ilmu).
Ilmu tentang Ramadhan sangat penting agar ibadah yang kita lakukan benar dan bernilai. Seorang muslim hendaknya memahami apa saja yang dianjurkan dan dilarang saat berpuasa, serta amalan-amalan lanjutan setelah Ramadhan. Dengan ilmu, ibadah akan terasa lebih ringan dan penuh makna.
Keempat, persiapan maliyyah (harta).
Ramadhan adalah bulan berbagi. Banyak ibadah yang membutuhkan kesiapan harta, seperti zakat fitri, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, sejak sekarang kita dianjurkan untuk menyisihkan sebagian rezeki agar dapat membantu mereka yang membutuhkan selama Ramadhan.
Load more