Subhanallah, Amalan Sunnah Ini Pahalanya Melebihi Dunia, Buya Yahya Menganjurkannya
- Unsplash/Rumman Amin
Jakarta, tvOnenews.com- Banyak amalan sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Bisa diterapkan oleh kita sebagai umat muslim.
Salah satu amalan sunnah itu, dianjurkan oleh Pendakwah Indonesia, Buya Yahya bahwa ada shalat dua rakaat. Sunnah yang bisa diterapkan dalam sehari-hari.
Amalan sunnah ini dilakukan setiap menjelang waktu subuh. Menurut Buya Yahya ini bisa menambah pahala dari ibadah fardhu.
Masih hal amalan sunnah yang dikerjakan sebelum shalat subuh. Ternyata masih ada amalan sunnah lainnya yaitu, mengaji dan berdoa dan sedekah.

- Unsplash/Rumman Amin
Ternyata amalan sunnah tersebut shalat fajar atau biasa disebut Qobliyah Subuh. Shalat yang dikerjakan, sebelum seseorang mengerjakan shalat subuh.
Diketahui keutamaan dari shalat sunnah fajar dijelaskan dalam hadits sabda Rasulullah SAW, berikut:
Dari Aisyah radhiyallahu anha, ia menyatakan, “Dua rakaat shalat sunnah fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim).
Dalam riwayat lain disebutkan, “Dua rakaat shalat sunnah fajar lebih aku sukai daripada dunia semuanya.”
Sekalipun terdapat dua pandangan soal amalan sunnah ini. Namun umum dipahami dan dikukuhkan oleh para ulama kalau istilah Qobliyah subuh sama dengan sunnah Fajar.
Sebagaimana disampaikan dalam hadits, dijelaskan berbagai keutamaan melaksanakan shalat fajar. Hadits yang cukup masyhur adalah diriwayatkan oleh Sayyidah ‘Aisyah berikut:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
Artinya: Dua rakaat shalat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya. (HR Muslim).
"Ulama-ulama mengatakan dan itu yang dikukuhkan di dalam mazhab kita Imam Syafi'i yang disebut dua rakaat Fajar itu adalah dua rakaat qobliyah subuh pendapat yang dikukuhkan," kata Buya Yahya dikutip dari YouTube Al Bahjah tv, Kamis (12/2).
"Sama nanti bab shalat Dhuha pendapat yang dikukuhkan dalam mazhab Imam Syafi'i shalat isyroq adalah shalat Dhuha. Cuman ada pendapat kedua, ini termasuk kaya Imam Ghazali itu punya pendapat yang berbeda seperti halnya shalat israf atau salat fajar dua rakaat Fajar ini, ada juga dua rakaat qobliyah subuh (jadi berbeda)," jelasnya.
Dengan begitu, ia mengatakan keputusan ada di diri masing-masing. Silahkan memilih mazhab yang Imam Syafii atau Imam Al Ghazali, karena berbeda penjelasan terkait shalat sunnah qobliyah subuh dengan fajar.
"Selain dari ini pendapat yang kedua, kalau anda mengamalkan boleh. Meskipun pendapat ini lemah," imbuh Buya Yahya.
Apabila melansir dari laman NU sebagai tambahan, kalau shalat fajar sebagai shalat qabliyyah subuh juga dikuatkan dengan berbagai kata.
“rak‘atai-l-fajr” (dua rakaat shalat fajar) yang terdapat dalam beberapa hadits, misalnya dalam dua hadits berikut ini:
عن حفصة قالت: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصلي ركعتي الفجر قبل الصبح في بيتي يخففهما جدا
Artinya: Diriwayatkan dari Sayyidah Hafshah, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melaksanakan shalat dua rakaat fajar sebelum melaksanakan shalat subuh di rumahku dengan sangat cepat. (HR Ahmad).
Pemahaman tentang dua rakaat shalat fajar (fajr) itu sama dengan dua rakaat sebelum subuh atau Qobliyah. Bila mengikuti apa yang telah dikukuhkan para ulama ya mazhab Imam Syafi'i.
"Namun yang dikukuhkan oleh ulama itu dua rakaat fajar itu adalah dua rakaat sebelum subuh. Anda boleh pilih ini hanya masalah amal baik. jadi waallahualam bissawab," pesan Buya Yahya.(klw)
Load more