Utang Setinggi Gunung Uhud Insyaallah Lunas, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Baca Doa ini Dibarengi Usaha
- dok.ilustrasi freepik
Jakarta, tvOnenews.com- Ustaz Adi Hidayat pernah menyampaikan satu amalan sunnah yang membantu umat muslim. Anda yang mempunyai masalah utang simak selengkapnya di bawah ini.
Amalan sunnah ini, bisa membantu melancarkan rezeki untuk melunasi utang. Yap, doa pelunas utang disampaikan Ustaz Adi ini sangat mustajab.

- YouTube Adi Hidayat
Doa pelunas utang ini dianjurkan dibaca setiap hari. Tentunya perlu dibarengi dengan usaha untuk melunasi utang-utang anda.
Ternyata ini dianjurkan Nabi Muhammad SAW, insyaallah membantu upaya anda dalam melunasi semua utang-utang anda. Berikut doa pelunas utang dianjurkan UAH:
قُلِ اللّٰهُمَّ مٰلِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَنْ تَشَاۤءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاۤءُۖ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاۤءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاۤءُۗ بِيَدِكَ الْخَيْرُۗ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
qulillâhumma mâlikal-mulki tu'til-mulka man tasyâ'u wa tanzi‘ul-mulka mim man tasyâ'u wa tu‘izzu man tasyâ'u wa tudzillu man tasyâ', biyadikal-khaîr, innaka ‘alâ kulli syai'ing qadîr
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu."
"Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam: wahai umat maukah engkau aku ajarkan satu doa, yang kalau engkau baca itu, engkau punya utang walaupun sebesar gunung uhud Allah akan melapangkannya. Cari Quran Surah Ali Imron ayat 26," jelasnya dikutip dari YouTube Adi Hidayat official, Senin (16/2).

- dok.ilustrasi freepik
Sebagaimana dalam ceramahnya, Ustaz Adi menerangkan bahwa utang telah memiliki aturan ketika ada kesepakatan antara peminjam dan meminjam.
Sebagaimana dalil Al-Quran melalui Surah Al-Baqarah ayat 282 mengenai utang telah diatur ketika keduanya menyepakati bersama, Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوْهُۗ وَلْيَكْتُبْ بَّيْنَكُمْ كَاتِبٌۢ بِالْعَدْلِۖ وَلَا يَأْبَ كَاتِبٌ اَنْ يَّكْتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ اللّٰهُ فَلْيَكْتُبْۚ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menuliskannya." (QS. Al Baqarah, 2:282)
Menurutnya, jika kita membaca doa tersebut. Tersisipkan sebuah harapan agar Allah SWT, bisa membantu Hambanya menyelesaikan masalah.
Sebutkan doa anda, terlebih bisa melunasi seluruh utang. Juga diberikan keberkahan dalam mencari nafkah.
"Ya Allah lapangkan aku kayakan aku ya Allah berikan aku kecukupan yang melapangkan aku dari urusan-urusanku di rahmatika dengan rahmat-mu, dan aku mohon yang bisa melapangkan keadaan, merahmatiku lapangkan hartaku untuk melunasi utang-utangku," pesan UAH.(klw)
wallahualam
Load more