GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ustaz Khalid Basalamah Bilang Rutinkan Amalan Ini

Kapan malam Lailatul Qadar 2026? Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan cara terbaik mencarinya serta amalan yang dianjurkan pada 10 malam terakhir Ramadhan.
Senin, 9 Maret 2026 - 19:55 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • YouTube/khalidbasalamah

tvOnenews.com - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu momen paling dinantikan umat Islam selama bulan Ramadhan.

Malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan ini diyakini sebagai waktu turunnya Al-Qur’an dan penuh dengan keberkahan serta ampunan dari Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak umat Muslim yang bertanya-tanya kapan tepatnya malam Lailatul Qadar terjadi, termasuk pada Ramadhan 2026.

Namun dalam berbagai penjelasan ulama, tidak ada tanggal pasti yang secara mutlak disebut sebagai malam tersebut.

Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa cara terbaik untuk meraih Lailatul Qadar bukanlah dengan menebak tanggal tertentu, melainkan dengan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Menurutnya, Rasulullah SAW mencontohkan kesungguhan dalam mencari malam yang sangat mulia tersebut dengan fokus beribadah selama sepuluh hari terakhir.

“Nabi SAW fokus mengejar Lailatul Qadar dengan cara mengikat diri selama 10 hari berturut-turut tidak terkecuali itu dengan ibadah,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW bahkan melakukan i’tikaf di masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadhan sebagai bentuk kesungguhan dalam mencari malam Lailatul Qadar.

“Mengikat diri di masjid dengan i’tikaf demi untuk mengejar Lailatul Qadar. Karena dengan kita fokus ke 10 hari itu, maka dipastikan mau genap, mau ganjil kita akan coba fokus beribadah,” jelasnya.

Dengan cara tersebut, peluang untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar menjadi lebih besar dibandingkan hanya menebak-nebak kapan malam tersebut datang.

Selain menjelaskan cara mencarinya, Ustaz Khalid Basalamah juga memaparkan beberapa amalan utama yang dianjurkan dilakukan saat berharap bertemu malam Lailatul Qadar.

Amalan pertama yang paling ditekankan adalah melaksanakan shalat malam atau qiyamulail.

Shalat malam bisa berupa shalat tarawih maupun tahajud yang dilakukan setelah tidur.

Menurutnya, kedua ibadah tersebut sangat dianjurkan dan sebaiknya tidak ditinggalkan.

“Yang paling ditekankan sekali adalah Anda shalat malam. Apakah itu tarawih atau Anda kerjakan tahajudnya. Walaupun sama-sama qiyamulail, tapi dari dua ini Anda jangan keluput salah satunya,” ujarnya.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Sahih Bukhari dan Sahih Muslim, disebutkan bahwa siapa saja yang menghidupkan malam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Keutamaan tersebut bahkan lebih besar lagi jika ibadah dilakukan pada malam Lailatul Qadar.

Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang bangun pada malam tersebut karena iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya akan diampuni.

Selain shalat malam, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa. Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah doa yang diajarkan Rasulullah kepada istrinya, Aisyah.

Dalam sebuah riwayat, Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah mengenai doa yang sebaiknya dibaca jika bertemu malam Lailatul Qadar.

Rasulullah kemudian mengajarkan doa yang berbunyi:

“Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu anni.”

Artinya, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai orang yang memohon maaf, maka maafkanlah aku.”

Doa tersebut memiliki makna yang sangat dalam karena berisi permohonan ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa.

Amalan lain yang juga dianjurkan adalah memperbanyak zikir dan istigfar, terutama pada sepertiga malam terakhir.

Waktu tersebut dianggap sebagai saat yang sangat baik untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah.

“Kalau Anda mengejarnya di sepertiga malam terakhir, tiga atau empat jam sebelum subuh, fokus di situ. Maka insyaallah memperbanyak istigfar untuk mendapatkan keutamaan,” jelas Ustaz Khalid Basalamah.

Selain itu, i’tikaf juga menjadi ibadah yang sangat dianjurkan.

Rasulullah SAW diketahui rutin melakukan i’tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan sebagaimana disebutkan dalam riwayat Sahih Bukhari.

I’tikaf merupakan kegiatan berdiam diri di masjid dengan tujuan memperbanyak ibadah seperti shalat, doa, zikir, dan membaca Al-Qur’an.

Bagi perempuan, i’tikaf di masjid tetap diperbolehkan, namun banyak ulama yang menyarankan agar mereka lebih fokus beribadah di rumah demi menjaga kenyamanan dan keamanan.

Amalan lain yang tidak kalah penting adalah membaca Al-Qur'an. Ramadhan sendiri dikenal sebagai bulan Al-Qur’an karena kitab suci tersebut pertama kali diturunkan pada malam Lailatul Qadar.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca, memahami, bahkan mengkhatamkan Al-Qur’an selama Ramadhan.

Sebagian ulama bahkan mencontohkan bagaimana para sahabat dan tabi’in mempersiapkan diri secara khusus untuk menyambut malam Lailatul Qadar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka mandi, memakai pakaian terbaik, serta menggunakan minyak wangi sebagai bentuk penghormatan terhadap malam yang sangat dimuliakan tersebut.

Hal itu menunjukkan betapa besar perhatian generasi awal Islam terhadap malam Lailatul Qadar yang dianggap sebagai kesempatan luar biasa untuk meraih ampunan dan keberkahan dari Allah SWT. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.

Trending

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT