News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ucapan Selamat Idul Fitri Sesuai Sunnah Versi Ustaz Adi Hidayat, Taqabbalallahu Minna wa Minkum atau Minal Aidin Wal Faizin?

Ustaz Adi Hidayat (UAH) bandingkan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri sunnah Rasulullah SAW dari "Taqabbalallahu Minna wa Minkum dan Minal Aidin Wal Faizin"
Jumat, 20 Maret 2026 - 05:17 WIB
Ilustrasi bersalaman saat saling memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Hari Raya Idul Fitri memiliki identik dengan berbagai tradisi. Selain tentang hari kemenangan spiritual setelah beribadah puasa di bulan Ramadhan, umat Islam melakukan tradisi saling memaafkan hingga bertukar ucapan.

Saat Lebaran, umat Islam di Indonesia sering kali menggunakan ucapan selamat Idul Fitri dengan kalimat "Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sedikit orang mukmin juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri menggunakan kalimat "Taqabbalallahu Minna wa Minkum". Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan mana ucapan yang sesuai dari sunnah Rasulullah SAW.

Menjawab pertanyaan ini, dalam suatu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat tidak membantah ucapan selamat Idul Fitri sudah menjadi tradisi sejak zaman dulu. Di zaman Nabi Muhammad SAW, umat Muslim kerap mengucapkan selamat terhadap sesama Muslim lainnya.

"Persoalan Taqabballahu maupun Minal Aidin, intinya saling memberikan selamat dalam kebaikan," kata Ustaz Adi Hidayat dinukil melalui channel YouTube Tanwir23, Jumat (20/3/2026).

Ucapan Selamat Idul Fitri Sunnah Rasulullah SAW Menurut Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

Ia menjelaskan, keduanya saling mengandung kebaikan. Namun ada perbedaan dalam urusan maknanya jika mengacu pada seesuai sunnah.

Ia mengatakan, makna tentang kebaikan lebih mengacu pada kalimat "Taqabbalallahu Minna wa Minkum". Terkait hal ini, UAH sapaan akrabnya, mengungkapkan alasannya.

Ia menegaskan, pada umumnya ucapan Hari Raya Idul Fitri tidak hanya berupa kalimat saja, melainkan mengandung di mana umat Muslim saling memberikan doa.

"Jadi bukan menyelamati ya, ingat nih tapi lebih mendoakan. Sunnahnya itu kan memberikan doa," terangnya.

Ia menjelaskan makna dari kalimat Taqabbalallahu Minna wa Minkum. Isinya lebih mengacu di mana orang mukmin sudah berupaya untuk menjalankan ibadah puasa dan amalan lain selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.

Ketika Idul Fitri tiba, umat Muslim berbondong-bondong merayakan hari kemenangannya. Maka dari itu, banyak orang mukmin berharap ibadahnya diterima oleh Allah SWT.

"Arti dari Taqabbalallahu Minna wa Minkum sebenarnya mengandung istilah di mana kita berucap semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian semua. Itu berkaitan dengan ibadah yang sudah kita laksanakan di Ramadhan (puasa, shalat, dan amalan lainnya)," bebernya.

Cakupan doa dari ucapan ini, kata UAH, ada harapan agar ibadah di bulan Ramadhan, seperti puasa, shalat, zakat, dan amalan lainnya yang meliputi doa, dzikir, tasbih, tilawah Al-Quran, menjauhi perbuatan buruk dapat diterima oleh Allah SWT.

"Kalimat ucapannya memang sangat singkat. Tapi itu kalimat yang muncul diajarkan oleh para ulama kita," imbuhnya.

Bagaimana untuk Ucapan Idul Fitri 'Minal Aidin Wal Faizin'?

Ilustrasi berjabat tangan
Ilustrasi berjabat tangan
Sumber :
  • Freepik.com

Direktur Quantum Akhyar Institute itu menjelaskan persoalan kalimat Minal Aidin Wal Faizin. Ucapan tersebut muncul dari kalangan umat Muslim di Indonesia.

Kebanyakan orang mukmin di Tanah Air menggunakan kalimat tersebut. Di balik itu, ada arti yang berbeda dari Taqabbalallahu.

"Minal aidin berarti semoga kita masuk orang yang kembali menuju fitrah. Kalau wal faizin artinya dan beruntung kita. Itu sebenarnya bagian dari orang kita yang mengotak-atiknya," jelasnya.

Dari perbandingan itu, Ustaz Adi Hidayat lebih mengacu pada kalimat "Taqabbalallahu Minna wa Minkum" jika mempersoalkan ucapan Idul Fitri sesuai sunnah Rasulullah SAW.

Kendati demikian, pendakwah kharismatik tersebut tidak mempermasalahkan jika ada yang menggunakan Minal Aidin Wal Faizin. Ia menegaskan, keduanya sama-sama memiliki arti yang dahsyat.

"Tidak salah sih kalau mau dipakai (Minal Aidin Wal Faizin), silakan saja. Tapi, kalau mau pakai yang sunnah ya itu tadi dengan kalimat Taqabbalallahu Minna wa Minkum," katanya.

Ia mengambil contoh penggunaan Taqabbalallahu Minna wa Minkum. Biasanya itu terjadi sejak seusai malam itikaf, setelah khutbah shalat Ied selesai.

Pada momen itu, para jemaah shalat Ied biasanya bersalam-salaman sambil saling menggetarkan doa berupa kalimat Taqabbalallahu Minna wa Minkum.

Merujuk dari Rumaysho, keutamaan umat Muslim saling berjabat tangan dapat menggugurkan dosa tercantum dalam hadis riwayat dari Al Bara' bin 'Azib, Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya: "Tidaklah dua muslim itu bertemu lantas berjabat tangan melainkan akan diampuni dosa di antara keduanya sebelum berpisah." (HR. Abu Daud Nomor 5212, Ibnu Majah Nomor 3703, At-Tirmidzi Nomor 2727, shahih bagi Syaikh Al Albani, dhaif bagi Al Hafizh Abu Thohir).

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

Sejumlah peristiwa viral tengah ramai diperbincangkan publik dan mendominasi media sosial. Dari Sherly Tjoanda, polemik dr Richard Lee hingga aksi Dedi Mulyadi.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis penjara satu tahun terhadap mantan pengurus Lembaga Perkreditan Desa LPD Tanggahan Peken karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merangkul pedagang yang tokonya habis dibakar oleh massa di Bandung. Oknum TNI diduga mengacak-acak toko sembako di Kemayoran
30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

Sektor industri pengolahan masih menjadi penyokong utama ekonomi daerah dengan kontribusi sebesar 30,02 persen terhadap struktur ekonomi Banten pada triwulan pertama 2026.
Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui tokoh masyarakat adat Wanusau, Alfons Kambu, di Maybrat, Sorong, Papua Barat Daya.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT