News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Minggu, 22 Maret 2026 - 00:27 WIB
Ilustrasi membaca niat puasa Syawal
Sumber :
  • iStockPhoto

Jakarta, tvOnenews.com - Setelah Idul Fitri berlalu, semangat ibadah umat Muslim yang begitu kuat di bulan Ramadhan kerap kali menurun. Padahal konsistensi menjaga amal ibadah sangat penting, salah satu cara terbaiknya melaksanakan puasa Syawal.

Keutamaan dari puasa Syawal tercantum dalam beberapa redaksi hadis riwayat, salah satunya dari Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْر

Artinya: "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, lalu berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh." (HR. Muslim)

Dengan mengacu hadis riwayat ini, banyak yang bertanya-tanya terkait hukum puasa sunnah Syawal 6 hari tidak berurutan atau terpisah. Menyikapi kebingungan ini, Buya Yahya mendapat pertanyaan yang serupa dari jemaahnya dalam suatu ceramah.

"Yang kita tahu yaitu kita disunnahkan untuk puasa sunnah bulan Syawal dari tanggal 2-7 atau 6 hari berurutan. Kalau keutamaan kita puasa bulan Syawal, tapi tidak berurutan itu sama yang berurutan sama tidak di mata Allah?," tanya seorang jemaah kepada Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (22/3/2026).

Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal

Ilustrasi Puasa Syawal
Ilustrasi Puasa Syawal
Sumber :
  • pexels

Mulanya, Buya Yahya menjelaskan waktu mengerjakan puasa Syawal. Ketentuan pelaksanaan ibadah sunnah ini harus berlangsung dari tanggal 2 hingga akhir Syawal.

"Puasa sunnah Syawal mulai boleh di hari kedua sampai akhir Syawal. Itu batas waktunya," ungkap Buya Yahya.

Ulama kharismatik asal Cirebon itu menjelaskan, alasan tidak boleh mengerjakan puasa sunnah di tanggal 1 Syawal. Menurutnya, hukum berpuasa di awal bulan ini adalah haram.

Kenapa tidak diperboleh puasa 1 Syawal? Hal ini berkaitan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri sebagai tanda hari kemenangan dan hari makan-minum setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan.

Larangan berpuasa di tanggal 1 Syawal didasari pada hadis riwayat Nabi Muhammad SAW. Bagi orang mukmin yang mengerjakannya, maka potensi bertentangan dengan syariat hingga melanggar ketentuan dari Allah SWT.

"Kita berpuasa bukan dapat pahala malah dapat dosa. Aneh ya pahala puasa kok jadi haram, berarti memang kalau beribadah itu harus patuh kepada Allah. Anda tidak patut mengandalkan kekuatan saja," tegasnya.

Apakah Puasa Syawal 6 Hari Harus Berurutan?

Lebih lanjut, Buya Yahya menerangkan tentang pelaksanaan puasa Syawal yang populer. Dalam hadis riwayat, berpuasa selama enam hari di bulan ini merupakan bagian sunnah.

Bagi yang berpuasa enam hari, diyakini memperoleh keutamaan pahala setidaknya setara setahun penuh. Hal ini berkaitan dengan hadis riwayat Imam Muslim lainnya dari Abu Ayyub al-Ansari, begini bunyinya:

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ، - رضى الله عنه - أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ "‏ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ ‏"

Artinya: Abu Ayyub al-Ansari melaporkan Rasulullah SAW bersabda, "Dia yang berpuasa selama Ramadhan dan melanjutkannya dengan enam hari puasa saat bulan Syawal akan seperti melakukan puasa terus-menerus." (HR. Muslim)

Menyikapi dari beberapa redaksi hadis riwayat, Buya Yahya memahami pada umumnya pelaksanaan puasa Syawal yang terbaik berlangsung enam hari berturut-turut.

Buya Yahya mengambil pemahaman dari Mazhab Imam Syafi'i. Pelaksanaan puasa Syawal tidak wajib sebanyak enam hari secara berturut-turut.

"Tidak harus tatabuk, enam itu tidak harus berurutan," lanjut dia.

Namun begitu, sebagian ulama, kata Buya Yahya, mereka mengatakan bagi yang terburu-buru melaksanakan puasa Syawal maka hukumnya bisa makruh.

"Kalau langsung Syawal takut dianggap wajib, itu ada sebagian ulama. Tapi, Mazhab kita tidak. Sebagian ulama itu langsung jangan tanggal 2 deh, nanti aja ada hari-hari akhir ke belakang karena khawatir dipikir wajib," imbuhnya.

Kendati demikian, pendakwah bernama asli KH Yahya Zainul Ma'arif itu menegaskan, puasa yang sudah dimulai sejak tanggal 2 Syawal terhitung bagian dari sunnah.

"Tapi itu tidak harus berurutan dari tanggal 1, 2, 3, 4, 5, 6, itu tidak harus," katanya.

Lebih lanjut, Buya Yahya menyikapi apabila ada yang bersikeras mengerjakan puasa enam hari secara berurutan. Ia tidak menghalangi tujuan tersebut karena di dalamnya mengandung kebaikan.

"Kebaikan ini memang hendaknya segera dilaksanakan. Sebab, kalau menunda-nunda nanti kalau sudah tahu boleh diundur nanti, nanti, eh Syawal hilang, itu bisa jadi. Makanya kalau cepat beres, Alhamdulillah ikut sunnah," jelasnya.

Bagaimana jika Baru Mulai Puasa di Pertengahan Bulan Syawal?

Buya Yahya memberikan contoh fenomena yang sering terjadi dialami sebagian umat Muslim. Kebanyakan mereka tidak mengerjakan ibadah puasa di awal Syawal karena masih menikmati momentum Lebaran.

Mereka lebih pilih baru mengerjakan ibadah puasa Syawal di pertengahan bulan, misalnya tanggal 12 dan seterusnya. Menurut Buya Yahya, mereka tetap mendapat keutamaan pahala dari ibadah sunnah ini.

Buya Yahya lebih menyarankan semakin cepat maka sangat baik. Sebab, kesempatan ibadah ini mengandung kebaikan yang hanya terjadi selama satu bulan, tepatnya terletak di bulan Syawal.

"Takut nanti tidak ada kesempatan lagi. Selagi Anda sehat, Anda puasa. Namun yang baik malah menjadi tidak baik, pokoknya jangan kebawa hahwa nafsu aja," pesannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan penjelasan dari Buya Yahya, maka diperbolehkan mengerjakan puasa Syawal enam hari maupun lebih secara tidak berurutan. Namun bagi yang ingin mengikuti sunnah dan mendapat amal kebaikan, harus dikerjakan dari tanggal 2 dengan catatan tidak dibalut hawa nafsu.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kembali Periksa Saksi, KPK Telusuri Aset Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq soal Penukaran Valas

Kembali Periksa Saksi, KPK Telusuri Aset Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq soal Penukaran Valas

KPK kembali memeriksa saksi terkait kasus Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.
Terkejut Lihat Murid Sekolah Rakyat Kebingungan Ditanya Matematika Dasar, Sherly Tjoanda: Guru Sudah Impor dari Jawa

Terkejut Lihat Murid Sekolah Rakyat Kebingungan Ditanya Matematika Dasar, Sherly Tjoanda: Guru Sudah Impor dari Jawa

Sherly Tjoanda terkejut ketika mengetahui murid di Sekolah Rakyat masih kebingungan saat ditanya soal matematika dasar. Gubernur Malut tersebut beri pesan bijak
Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Pengunduran diri Megawati Hangestri dari Timnas voli putri Indonesia menarik perhatian media asing yang kemudian menyoroti sosok muda Khanza Putri sebagai.
Terpopuler: Gaji Fantastis Megawati Hangestri, Timnas Punya Opsi Kiper Keturunan 199 Cm, Skuad Garuda Dapat Hadiah dari FIFA

Terpopuler: Gaji Fantastis Megawati Hangestri, Timnas Punya Opsi Kiper Keturunan 199 Cm, Skuad Garuda Dapat Hadiah dari FIFA

Sejumlah kabar panas dari dunia olahraga kembali menyita perhatian publik. Mulai soal kabar Megawati Hangestri, hingga pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Mabes TNI Gusur 12 Rumah Dinas Dihuni Anak Purnawirawan, Kapuspen: Mereka Tidak Berhak

Mabes TNI Gusur 12 Rumah Dinas Dihuni Anak Purnawirawan, Kapuspen: Mereka Tidak Berhak

umah-rumah tersebut diketahui ditempati oleh pihak yang sudah tidak lagi memiliki hak, yakni anak dari purnawirawan TNI yang telah meninggal dunia.
Jakarta Bhayangkara Presisi Resmi Rekrut Middle Blocker Asing untuk AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi Resmi Rekrut Middle Blocker Asing untuk AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut middle blocker asing asal Kuba, Robertlandy Simon untuk AVC Champions League 2026.

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Kepintaran Anak Desa Kusu Langsung Diuji Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Langsung Beri Pertanyaan Hitung-hitungan

Kepintaran Anak Desa Kusu Langsung Diuji Sherly Tjoanda, Gubernur Malut Langsung Beri Pertanyaan Hitung-hitungan

Gubenrur Sherly Tjoanda pernah mengunjungi Desa Kusu, Kepulauan Tidore, Maluku. Ada momen lucu terjadi karena ia menguji kepintaran anak-anak di sana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT