Teks Khutbah Jumat 1 Mei 2026: Hari Buruh dalam Islam, Saatnya Angkat Martabat Para Pekerja
- tim tvone - syamsul huda
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah,
Pertama-tama marilah kita mengucapkan segala puji bagi Allah SWT. Berkat-Nya, kita masih mendapat rahmat hingga karunia-Nya sehingga dapat berkumpul di masjid tercinta ini.
Tak lupa, marilah kita bersholawat serta salam tercurahkan kepada Baginda kita, Nabi Muhammad SAW. Beliaulah sebagai sosok teladan dalam akhlak mulianya.
Sidang Jumat yang berbahagia,
Apakah kita mengingat tanggal pada hari ini? Ya, kita sudah memasuki tanggal 1 Mei sebagai waktu memperingati Hari Buruh.
Perlu kita ketahui bahwa Hari Buruh menjadi momentum penting untuk mengingat perjuangan dan kontribusi para pekerja. Tujuan mereka tidak lepas untuk membangun kehidupan sosial dan ekonomi.
Dalam perspektif Islam, tema tentang Hari Buruh sangat relevan untuk menjadi pembahasan dalam materi khutbah Jumat hari ini. Menurut khatib, tema ini sebagai bagian dari dakwah sosial yang menekankan betapa pentingnya keadilan sosial.
Selain keadilan, tema ini juga sekaligus memberikan penghormatan terhadap martabat pekerja. Dalam dalil Al-Quran melalui Surat At-Taubah Ayat 105, Allah SWT berfirman:
وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۚ
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Bekerjalah! Maka, Allah, rasul-Nya, dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu. Kamu akan dikembalikan kepada (Zat) yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Lalu, Dia akan memberitakan kepada kamu apa yang selama ini kamu kerjakan." (QS. At-Taubah, 9:105)
Kaum muslimin rahimakumullah,
Dalam pandangan agama Islam, bekerja merupakan bagian dari ibadah. Hal ini benar-benar bergetar dalam hati apabila dilakukan dengan niat yang benar.
Setiap profesi yang bersifat halal pasti memiliki nilai kemuliaan. Mulai bekerja sebagai buruh, petani, maupun pedagang.
Load more