News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Warga Berebut Nasi Bungkus Daun Jati saat Kirab Ampyang Maulid di Kudus  

Ratusan warga berdesakan berebut nasi ampyang dalam tradisi Maulid di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (8/10/2022).
Sabtu, 8 Oktober 2022 - 21:55 WIB
Warga Berebut Nasi Kepal dalam Tradisi Ampyang Maulid di Kudus
Sumber :
  • tim tvOne/Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Ratusan warga berdesakan berebut nasi ampyang dalam tradisi Maulid di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (8/10/2022). 

Sebelumnya, warga menggelar kirab keliling desa, dengan membawa gunungan nasi kepel daun jati dan ampyang atau kerupuk warna warni. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kirab Ampyang merupakan rangkaian acara tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus sebagai wujud rasa syukur.

Masyarakat Kudus tepatnya di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati melakukan tradisi unik ini setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad. 

Sebanyak tiga puluh gunungan hasil alam diiring oleh perwakilan musala dan komunitas pemuda menuju ke Masjid (Wali) At-Taqwa, Sabtu sore. 

Meski sempat diwarnai hujan deras, Festival Ampyang Maulid dan Loram Kulon Expo tahun 2022 ini tetap berlangsung meriah dengan dihadiri langsung oleh Bupati Kudus, Hartopo.

Hartopo mengaku takjub dengan semangat warga Loram Kulon yang meski diguyur hujan tetap ikut memeriahkan Festival Ampyang Maulid. 

Hal tersebut merupakan suatu partisipasi dalam menjaga kearifan lokal yang bernilai sejarah. Dirinya pun mengajak seluruh elemen masyarakat agar terus melestarikan budaya tersebut yang sekaligus sebagai wujud syukur kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa.

"Semangat luar biasa masyarakat, tidak peduli panas hujan, yang penting semangat kebersamaan masyarakat Loram Kulon. Adanya festival dan expo merupakan bentuk rasa syukur dengan hasil bumi yang melimpah ruah," ujarnya.

Bertepatan dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad, Hartopo juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah.

Maka dari itu, Tradisi Ampyang Maulid merupakan momentum untuk berbagi kepada sesama. Dimana terdapat ratusan nasi kepel yang dibagikan kepada masyarakat.

"Momentum kelahiran Rasulullah, perlu harus kita ingat dan teladani sifat-sifat Rasulullah sebagai panutan seluruh umat Islam," pesannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, Kepala Desa Loram Kulon Taslim, menjelaskan bahwa tradisi ampyang maulid merupakan bentuk pelestarian budaya warga Loram Kulon. Nasi kepel yang dijadikan ikon dalam perayaan ini memiliki sejarah panjang sejak masa penjajahan. 

Masyarakat meyakini dengan sedekah nasi kepel setiap ada hajat, diharapkan bisa mendapat berkah dan kelancaran dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
Geram Prabowo Dikritik Dino Patti Djalal, Gerindra: Di Negara Maju Mantan Pejabat Membatasi Diri

Geram Prabowo Dikritik Dino Patti Djalal, Gerindra: Di Negara Maju Mantan Pejabat Membatasi Diri

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menanggapi kritik yang disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri Presiden RI, Prabowo Subianto.
Granat Ditemukan Saat Memburu DPO, Penyidik: Kami Dalami Asal Usulnya

Granat Ditemukan Saat Memburu DPO, Penyidik: Kami Dalami Asal Usulnya

 Penemuan granat terjadi ketika petugas melakukan penggeledahan di salah satu rumah milik DPO yang sedang diburu di Kabupaten Pesawaran. Kepolisian Daerah (Polda) Lampung sedang mendalami asal usul granat yang ditemukan tersebut saat petugas memburu dua orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus street crime.
Siswa Korban Kebakaran Kebon Kosong Bakal Ikut Ujian Susulan

Siswa Korban Kebakaran Kebon Kosong Bakal Ikut Ujian Susulan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyoroti kondisi anak-anak yang menjadi korban kebakaran di permukiman Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Disiapkan Matang, Begini Kronologis Pembunuhan Berencana WNA Korsel di Bekasi

Disiapkan Matang, Begini Kronologis Pembunuhan Berencana WNA Korsel di Bekasi

Kronologis disertai fakta-fakta kasus pembunuhan berencana terhadap Warga Negara Asing asal Korea Selatan Byong Chan Sang (66) di kediamannya, Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT