News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Atlet Panjat Tebing Indonesia Merapat ke Piala Dunia 2023 di Swiss dan Prancis

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) kembali mengirim 10 atlet terbaik untuk mengikuti Piala Dunia 2023 atau IFSC Climbing World Cup 2023 di Villar, Swiss.
Senin, 26 Juni 2023 - 13:10 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia Raharjati Nursamsa (kanan) melakukan selebarasi usai menang di Piala Dunia Panjat Tebing 2023 IFSC Seri Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) kembali mengirim 10 atlet terbaik untuk mengikuti Piala Dunia 2023 atau IFSC Climbing World Cup 2023 di Villar, Swiss pada 30 Juni-2 Juli dan di Chamonix, Prancis, 7-9 Juli.

Atlet Indonesia telah bertolak ke Swiss pada Jumat (23/6) malam dengan rincian tujuh atlet putra dan tiga atlet putri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sektor putra, atlet yang tampil adalah Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Aspar Jaelolo, Rahmat Adi Mulyono, Alfian M. Fajri, Zaenal Aripin, dan Raharjati Nursamsa. Sementara tiga pemanjat tebing putri yaitu Desak Made Rita Kusuma Dewi, Nurul Iqamah, dan Rajiah Sallsabillah.

Selama di Swiss mereka ditemani dua tim ofisial yakni pelatih Hendra Basir dan Asep. Setelah dari Swiss, perjalanan akan berlanjut ke Prancis.

Penampilan atlet Indonesia di Swiss adalah melanjutkan perjalanan di IFSC Climbing World Cup 2023 setelah terakhir tampil di Salt Lake City, Amerika Serikat pada 19-21 Mei.

Ketika itu, Veddriq meraih emas pada nomor speed putra setelah di final membukukan catatan waktu 4,95 detik. Selain itu Katibin juga pulang dengan perunggu setelah mencatatkan waktu 4,98 detik. Desak Made juga meraih perak pada nomor speed putri dengan 6,82 detik.

Adapun tahun lalu di Piala Dunia di Villars, Swiss, Indonesia membawa pulang satu perunggu melalui Desak Made Rita di nomor speed putri dengan catatan waktu 7,06 detik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara di Chamonix pada 2022, Merah Putih membawa pulang perunggu melalui Aspar pada nomor speed putra dengan catatan waktu 5,53 detik dan Desak Made Rita dengan 6,82 detik.

Sebelumnya Ketua Umum FPTI Yenny Wahid berharap atlet Indonesia dapat tampil konsisten pada setiap kejuaraan yang diikuti agar bisa lolos ke Olimpiade XXXIII/2024 di Paris, Prancis. (ant/mir)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.
Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Naik Transum saat Kondisi Sibuk, Laki-laki dan Perempuan Bukan Mahram Berdesakan, Bagaimana Hukumnya?

Bagaimana ya hukumnya dalam Islam kalau naik Transportasi Umum (Transum) antara laki-laki dan perempuan berdesakan? simak penjelasannya

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT