News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri di Red Sparks Cuma Karena Senang dan Enjoy Sebagai Teman, Bukan Sebagai Pevoli Profesional?

Salah satu alasan yang mendasari keputusan Megawati Hangestri adalah tekanan besar dalam sistem rotasi di Liga Voli Korea. Megatron juga bilang senang sebagai teman bukan sebagai
Jumat, 13 Juni 2025 - 18:52 WIB
Megawati Hangestri dan Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri main di Red Sparks cuma karena senang dan enjoy soal pertemanan? Bukan sebagai pevoli profesional?

Bintang voli putri Indonesia yang dijuluki "Megatron", resmi menutup petualangannya bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan (V-League) setelah dua musim tampil cemerlang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sukses menorehkan prestasi individu yang luar biasa di musim 2024/2025, Megawati memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya dan memutuskan kembali ke Indonesia.

Dalam wawancara di podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier, Megawati menegaskan bahwa keputusan tersebut murni datang dari dirinya sendiri, bukan karena dilepas klub. 

“Aku yang nggak mau lanjut sama Red Sparks. Hidup itu pilihan,” ujar Mega tegas.

Salah satu alasan yang mendasari keputusan tersebut adalah tekanan besar dalam sistem rotasi di Liga Korea. 

Ia mengungkapkan, performa menjadi faktor mutlak apakah pemain dimainkan atau tidak. 

“Kalau aku bagus, ya main. Kalau nggak, ya nggak dimainin lagi,” katanya.

Meski penuh tantangan, Mega mengaku mendapat banyak pengalaman positif di Korea Selatan.

Ia merasa dihargai oleh rekan setim dan suporter, bahkan identitasnya sebagai muslimah mendapat sambutan hangat. 

Megawati Hangestri saat di podcast Close the Door di YouTube Deddy Corbuzier.
Megawati Hangestri saat di podcast Close the Door di YouTube Deddy Corbuzier.
Sumber :
  • YouTube/Deddy Corbuzier

 

“Banyak fans mereka yang menghormati aku karena aku berhijab. Kayak, ‘misi aku boleh nggak izin sentuh kamu?’” kisahnya.

Dari sisi performa, musim keduanya di Red Sparks menjadi yang paling impresif. Megawati mencetak 802 poin dari 32 laga reguler, lalu menambah 218 poin di babak championship. 

Total, ia membukukan 1.020 poin sepanjang musim 2024/2025, dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 48,06% tertinggi sejak musim 2014/2015 di V-League. 

Ia juga menyabet gelar MVP putaran keempat, serta menjadi Top Scorer di partai final melawan Heungkuk Life Pink Spiders dengan 153 poin dari 5 laga.

Namun, menariknya, meski tampil gemilang dan mencetak rekor individu, Megawati tidak terpilih dalam Best 7 V-League musim 2024/2025 sebagai Best Opposite Spiker. 

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks.
Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • Instagram/red__sparks

 

Posisinya digantikan oleh pemain asing lain yang dinilai lebih unggul oleh panel pemilih liga. 

Hal ini memunculkan tanda tanya besar dari fans dan pengamat yang menilai kontribusi Mega layak mendapat pengakuan lebih.

Kabar lain yang juga menyertai keputusan Mega untuk kembali ke Indonesia adalah spekulasi soal gaji yang diterimanya di Red Sparks.

Sebagai pemain asing, Megawati diduga hanya mendapatkan bayaran yang relatif kecil dibanding pemain asing lainnya. 

Meski belum ada konfirmasi resmi, rumor ini menguat di kalangan pecinta voli dan menjadi salah satu isu hangat di komunitas olahraga Asia.

Setelah resmi menyudahi kontrak di Korea, Megawati kembali memperkuat Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia untuk putaran Final Four Proliga 2025. 

Kepulangan ini juga disebut Mega sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keluarga dan Timnas Voli Putri Indonesia, yang akan menghadapi sejumlah agenda penting.

Meski kembali ke liga domestik, keputusan ini bukan langkah mundur. Megawati justru ingin memperkuat fondasi voli tanah air, baik di tingkat klub maupun nasional. 

Karier internasionalnya menjadi bukti bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di panggung dunia asalkan memiliki mental kuat dan kerja keras. Kini, fokus Mega adalah membangun masa depan voli Indonesia dari rumah sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Megawati Hangestri adalah gambaran nyata tentang bagaimana seorang atlet bisa melewati batas negara dan kembali untuk memperkuat akar yang membesarkannya. 

Meski tak masuk daftar pemain terbaik liga, kontribusinya bagi popularitas V-League, terutama di kalangan penggemar luar negeri, tidak bisa disangkal. Keputusan pulang bukanlah akhir, melainkan awal dari babak baru yang lebih besar. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT