News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Megawati Hangestri yang Berlabuh ke Fenerbahce Medicana di Liga Turki, Ternyata Eks Lawan Megatron Justru Dipilih Sebagai...

Bukan Megawati Hangestri yang bergabung ke Liga Turki ke klub Fenerbahce Medicana. Eks lawan Megatron di Red Sparks justru bergabung dengan Fenerbahce, bersanding dengan
Sabtu, 28 Juni 2025 - 10:57 WIB
Bukan Megawati Hangestri yang Berlabuh ke Fenerbahce Medicana di Liga Turki, Ternyata Eks Lawan Megatron Justru Dipilih Sebagai...
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Ternyata bukan Megawati Hangestri yang berlabuh ke Liga Turki, di klub Fenerbahce Medicana. Lantas siapa pengganti Megatron?

Fenerbahce Medicana resmi mengumumkan deretan pemain baru untuk menghadapi Liga Voli Turki (Sultanlar Ligi) musim 2025/26. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, nama Megawati Hangestri Pertiwi yang sebelumnya ramai dikabarkan akan merapat ke klub elite Turki tersebut, ternyata belum masuk dalam daftar pemain yang direkrut. 

Padahal, performa cemerlang Mega di Liga Voli Korea bersama Red Sparks dan dominasinya di Proliga 2025 bersama Gresik Petrokimia sempat memicu spekulasi bahwa ia akan segera bermain di salah satu liga voli putri terbaik dunia.

Rumor kepindahan Megawati ke Fenerbahce mencuat setelah beberapa kali sukses mengalahkan tim asuhan pelatih Marcello Abbondanza di ajang Korea V-League. 

Namun kabar tersebut tak kunjung terealisasi, dan kini posisi opposite di Fenerbahce sudah terisi oleh beberapa pemain, termasuk pemain baru yang pernah menjadi lawan Mega di Korea Selatan, Yaasmeen Bedart Ghani.

Yaasmeen Bedart Ghani, Eks Lawan Megawati Hangestri di Red Sparks
Yaasmeen Bedart Ghani, Eks Lawan Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • Pro Volleyball

 

Yaasmeen merupakan opposite yang pernah memperkuat AI Peppers, klub Korea yang beberapa kali berhadapan dengan Red Sparks tempat Megawati bermain. 

Kedekatan mereka di luar lapangan juga membuat penggemar voli nasional cukup familiar dengan sosok Yaasmeen. 

Usai merumput di Korea, Yaasmeen sempat bermain di Liga Voli Turki bersama Sigorta Shop dan kemudian memperkuat San Diego Mojo di Pro Volleyball Federation (AS), satu tim dengan setter Thailand, Pornpun Guedpard.

Kini, ia resmi bergabung dengan Fenerbahce, bersanding dengan opposite utama timnas Turki, Melissa Vargas, yang masih menjadi andalan tak tergantikan.

Selain Yaasmeen, Fenerbahce juga memperkuat skuadnya dengan pemain top lainnya seperti setter timnas Italia Alessia Orro, yang sebelumnya bermain untuk Vero Volley Milano di Serie A1 Italia. 

Ada pula outside hitter timnas Turki Hande Baladin, serta middle blocker tangguh dari Polandia, Agnieszka Korneluk, yang dikenal sebagai salah satu blocker terbaik di ajang VNL dan Liga Polandia.

Di tengah dinamika bursa transfer voli Eropa, Megawati justru tengah dikaitkan dengan kemungkinan hijrah ke Liga Voli Turki usai masa baktinya bersama Gresik Petrokimia di Proliga 2025 berakhir. 

Megawati Hangestri di Gresik Petrokimia
Megawati Hangestri di Gresik Petrokimia
Sumber :
  • PBVSI

 

Agen Megawati, Wibi Anhari, dalam pernyataannya yang dikutip dari berbagai sumber, menyebut bahwa peluang Mega bermain di luar negeri sangat terbuka. 

“Kami sedang menunggu opsi terbaik setelah Proliga. Ada ketertarikan dari beberapa klub luar, termasuk dari Liga Turki,” ujar Wibi.

Liga Voli Turki memang dikenal sebagai salah satu kompetisi paling kompetitif di dunia, dihuni oleh klub-klub raksasa seperti Fenerbahce, VakifBank, dan Eczacibasi. 

Jika Megawati benar-benar melangkah ke sana, maka ia akan menyusul jejak sejumlah pemain Asia yang sukses berkarier di Eropa.

Kabar ini tentu memunculkan harapan baru bagi fans voli Indonesia yang ingin melihat Megawati kembali tampil di level tertinggi, seperti saat ia mencetak rekor spike di V-League Korea. 

Meski Fenerbahce saat ini belum jadi pelabuhan Mega, bukan tak mungkin ia akan merapat ke klub Turki lainnya yang sedang mencari opposite baru untuk memperkuat tim mereka di musim depan.

Sementara itu, penggemar voli Indonesia masih menanti pengumuman resmi mengenai masa depan Megawati usai Proliga 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah ia akan bertahan di Indonesia atau kembali menembus panggung internasional seperti dua musim sebelumnya di Korea, menjadi salah satu topik hangat jelang bursa transfer. 

Yang jelas, performa Megawati yang terus stabil, ditambah pengalaman internasional dan popularitasnya, menjadikan ia sebagai salah satu aset berharga yang banyak diincar klub-klub besar dunia. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.
Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Viral Penumpang MRT Jakarta Ditegur karena Minum, Ternyata Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi!

Video penumpang MRT Jakarta ditegur petugas karena minum viral di media sosial. Simak aturan makan dan minum yang berlaku di stasiun maupun dalam kereta.
Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Detik-Detik Penangkapan Pengedar Ganja 44,1 Kg di Tol Jagorawi: Sempat Lolos Dua Kali, Akhirnya Ditangkap Juga

Tim Ditresnarkoba Polda Metro Jaya membongkar kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 44,1 kilogram jaringan antarprovinsi. 
Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea: Megawati Hangestri Cs Tumbang, Hyundai Hillstate Kalah Telak dari IBK Altos

Hasil Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate menelan kekalahan perdana usai Megawati Hangestri dan kawan-kawan tumbang dihajar tuan rumah IBK Altos.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT