News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Red Sparks Gagal Total Tanpa Megawati Hangestri, Angkat Kaki Lebih Cepat di KOVO Cup 2025, Sementara Megatron...

Nasib berbanding terbalik dialami Megawati Hangestri Pertiwi dan mantan klubnya di Korea Selatan Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Red Sparks harus angkat koper
Minggu, 28 September 2025 - 11:16 WIB
Menangis Saat Lepas Megawati Hangestri Tapi Tinggalkan Pyo Seung-ju Begitu Saja, Pelatih Red Sparks Ternyata ...
Sumber :
  • Red Sparks

Jakarta, tvOnenews.com – Nasib berbanding terbalik dialami Megawati Hangestri Pertiwi dan mantan klubnya di Korea Selatan Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Red Sparks harus angkat koper lebih cepat dari ajang pramusim KOVO Cup 2025 usai tersingkir di fase grup, sedangkan Megawati justru langsung mempersembahkan trofi perdana untuk klub barunya di Turki Manisa BBSK.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain berjuluk Megatron itu sukses membawa Manisa BBSK menjuarai turnamen pramusim Ferdi Zeyrek 2025.

Manisa BBSK Juara Turnamen Pramusim Ferdi Zeyrek 2025
Manisa BBSK Juara Turnamen Pramusim Ferdi Zeyrek 2025
Sumber :
  • Manisa BBSK

 

Penampilan impresifnya bahkan sudah terlihat sejak laga uji coba kontra Altinordu pada Jumat malam (29/8/2025), di mana pelatih Goerkem Kazan langsung mempercayakan Mega tampil sejak set pertama, lalu kembali turun di set ketiga.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Manisa BBSK menang telak 4-0 (25-15, 25-17, 25-22, 25-18).

Tak sampai di situ, Manisa BBSK tampil sempurna hingga partai pamungkas Ferdi Zeyrek Cup. Pada laga final Jumat (5/9/2025), Megawati dan kawan-kawan kembali perkasa usai menumbangkan Yatirim Karsiyaka 3-0 (25-22, 25-21, 25-16).

Menariknya kemenangan tersebut diraih atas lawan yang diperkuat middle blocker bertubuh raksasa asal Rusia, Anastasia Lyashko yang memiliki tinggi 198 cm.

Red Sparks Tersingkir Tanpa Megawati

Sementara itu performa Red Sparks justru merosot drastis setelah ditinggal Megawati. Mereka tersingkir di babak penyisihan Grup B usai kalah dramatis dari Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass.

Red Sparks menerima kekalahan telak di KOVO Cup 2025.
Red Sparks menerima kekalahan telak di KOVO Cup 2025.
Sumber :
  • KOVO

 

Bertanding di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Jumat (26/9/2025), Red Sparks takluk 1-3 (21-25, 25-16, 22-25, 21-25).

Hasil ini memperpanjang rapor buruk mereka yang sebelumnya juga dipaksa menyerah 1-3 (25-16, 20-25, 22-25, 20-25) dari Hwaseong IBK Altos.

Padahal tahun lalu saat masih diperkuat Megawati, Red Sparks mampu lolos hingga final KOVO Cup. Kini tanpa sang opposite asal Indonesia, mereka terseok-seok sejak awal.

Selain kehilangan Megawati, Red Sparks juga tampil pincang di KOVO Cup 2025. Setter utama sekaligus kapten tim Yeum Hye-seon belum bisa dimainkan karena masih dalam masa pemulihan cedera lutut.

"Pemulihan Yeum Hye-seon berjalan dengan baik setelah operasi," kata pelatih Ko Hee-jin jelang laga kontra IBK Altos (22/9/2025), dilansir dari Sports World Korea via Naver Sports.

"Bersiap untuk musim reguler lebih penting daripada mendorong dia terlalu keras sekarang," tambah media tersebut.

Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon di Red Sparks
Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram @luminous___y03

 

Posisinya pun digantikan oleh Kim Chae-na.

Di sisi lain seluruh kontestan KOVO Cup 2025 juga tidak diperbolehkan menurunkan pemain asing karena jadwal yang berbenturan dengan Kejuaraan Dunia Bola Voli.

Artinya Red Sparks tak bisa memainkan dua rekrutan baru mereka, Elisa Zanette dan Wipawee Srithong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Red Sparks pun kini harus segera berbenah jelang Liga Voli Korea 2025/2026. Sementara Megawati terus tancap gas di Turki, membuktikan dirinya masih menjadi salah satu opposite paling berbahaya di Asia, bahkan dunia.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

Untuk membantu proses editing penulisan, lebih bagus yang mana antara kedua platform AI ChatGPT atau Claude? Berikut penjabaran selengkapnya pada artikel ini.
Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Berdasarkan perincian data pada poster pencarian, perkiraan waktu hilangnya Cheon Yuri terjadi terjadi pada rentang waktu antara pukul 12.30 hingga 14.00 WITA.
Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Ford kembali melakukan penarikan kendaraan atau recall dalam jumlah besar. Kali ini, sebanyak 30.123 unit truk F-Series terdampak masalah pada kabel pintu.
BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT