News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cukup 1 Bukti Nyata, Keputusan Red Sparks Melepas Megawati Hangestri Salah Besar

Nasib berlawanan dialami Megawati Hangestri Pertiwi dan mantan klubnya di Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks. Saat Megawati tampil gemilang di Turki
Senin, 29 September 2025 - 14:44 WIB
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Besism Dutlulu

Jakarta, tvOnenews.com – Nasib berlawanan dialami Megawati Hangestri Pertiwi dan mantan klubnya di Korea Selatan, Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Saat Megawati tampil gemilang di Turki bersama klub barunya Manisa BBSK, Red Sparks justru terseok-seok di ajang KOVO Cup 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Megawati yang kini dijuluki publik Turki sebagai "Megatron", langsung mempersembahkan gelar juara untuk Manisa BBSK setelah menaklukkan turnamen pramusim Ferdi Zeyrek 2025.

Megawati Hangestri dan skuad Manisa BBSK di Liga Voli Turki 2025-2026
Megawati Hangestri dan skuad Manisa BBSK di Liga Voli Turki 2025-2026
Sumber :
  • Instagram.com/manisabbsk_voleybol

 

Performa cemerlangnya sudah terlihat sejak laga uji coba kontra Altinordu pada Jumat (29/8/2025). Pelatih Goerkem Kazan langsung menurunkan Mega sejak set pertama hingga set ketiga dan keputusannya terbukti tepat. Manisa menang telak 4-0 (25-15, 25-17, 25-22, 25-18).

Puncaknya terjadi di final Ferdi Zeyrek Cup pada Jumat (5/9/2025). Megawati dan kawan-kawan tampil dominan saat membungkam Yatirim Karsiyaka 3-0 (25-22, 25-21, 25-16).

Menariknya kemenangan itu diraih atas tim yang diperkuat middle blocker raksasa asal Rusia Anastasia Lyashko yang memiliki tinggi 198 cm.

Berbanding terbalik, Red Sparks tampil loyo tanpa Megawati di KOVO Cup 2025. Mereka tersingkir di fase grup setelah kalah dramatis dari Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass.

Bertanding di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Jumat (26/9/2025), Red Sparks kalah 1-3 (21-25, 25-16, 22-25, 21-25). Kekalahan itu semakin memperpanjang catatan buruk mereka setelah sebelumnya juga tumbang 1-3 dari Hwaseong IBK Altos.

Red Sparks menerima kekalahan telak di KOVO Cup 2025.
Red Sparks menerima kekalahan telak di KOVO Cup 2025.
Sumber :
  • KOVO

 

Padahal musim lalu saat masih diperkuat Megawati Red Sparks mampu menembus final KOVO Cup. Kini, tanpa opposite asal Indonesia itu, performa mereka menurun drastis.

Selain kehilangan Megawati, Red Sparks juga tampil pincang karena absennya setter utama sekaligus kapten tim, Yeum Hye-seon, yang masih menjalani pemulihan cedera lutut.

"Pemulihan Yeum Hye-seon berjalan dengan baik setelah operasi," kata pelatih Ko Hee-jin jelang laga kontra IBK Altos (22/9/2025), dikutip dari Sports World Korea via Naver Sports.

"Bersiap untuk musim reguler lebih penting daripada mendorong dia terlalu keras sekarang," lanjutnya.

Sebagai pengganti, Red Sparks mengandalkan Kim Chae-na di posisi setter. Kondisi makin sulit karena seluruh tim peserta KOVO Cup 2025 dilarang memainkan pemain asing akibat jadwal berbenturan dengan Kejuaraan Dunia Bola Voli.

Hal ini membuat Red Sparks tak bisa menurunkan dua rekrutan anyar mereka, Elisa Zanette dan Wipawee Srithong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Red Sparks harus segera berbenah jelang Liga Voli Korea 2025/2026. Sementara itu Megawati terus tancap gas di Turki, membuktikan dirinya masih menjadi salah satu opposite paling mematikan di Asia, bahkan dunia.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

Untuk membantu proses editing penulisan, lebih bagus yang mana antara kedua platform AI ChatGPT atau Claude? Berikut penjabaran selengkapnya pada artikel ini.
Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Berdasarkan perincian data pada poster pencarian, perkiraan waktu hilangnya Cheon Yuri terjadi terjadi pada rentang waktu antara pukul 12.30 hingga 14.00 WITA.
Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Ford kembali melakukan penarikan kendaraan atau recall dalam jumlah besar. Kali ini, sebanyak 30.123 unit truk F-Series terdampak masalah pada kabel pintu.
BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT