Megawati Hangestri Dapat Red Carpet dari Hyundai Hillstate untuk bermain di Liga Voli Korea Selatan 2026/27?
- instagram JPEVolley
tvOnenews.com - Setelah tampil impresif bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, peluang Megawati Hangestri kembali bermain di V-League kini semakin terbuka lebar. Bahkan, banyak penggemar mulai menyebut Megawati mendapat “red carpet” dari Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026/2027.
Sorotan semakin kuat setelah Kang Sung-hyung datang langsung ke Indonesia untuk memantau kondisi dan performa Megawati. Kehadiran sang pelatih di final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, dianggap bukan kunjungan biasa.
Banyak volimania menilai langkah tersebut sebagai sinyal serius bahwa Hyundai Hillstate benar-benar tertarik memboyong Megatron ke Liga Voli Korea lagi.
Pelatih Hyundai Hillstate Pantau Langsung Kondisi Megawati
Ketertarikan Hyundai Hillstate terhadap Megawati Hangestri bukan muncul tanpa alasan. Dalam dua musim terakhir di Korea Selatan bersama Red Sparks, opposite hitter asal Jember itu tampil konsisten dan menjadi salah satu pemain asing Asia paling menonjol di kompetisi.
Kang Sung-hyung secara terbuka mengakui bahwa kedatangannya ke Indonesia memang untuk melihat langsung kondisi Megawati, terutama setelah sang pemain sempat mengalami cedera lutut saat tampil di V-League.
- tangkapan layar youtube Negawassup
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi Mega, termasuk kebugaran dan cederanya,” ujar Kang seperti dikutip dari kanal YouTube Mega Volley.
Dari hasil pemantauan langsung, pelatih Hyundai Hillstate tersebut menilai kondisi Megawati cukup baik dan tidak menunjukkan masalah serius.
“Sepertinya bukan masalah besar,” tambahnya.
Pernyataan itu langsung memicu optimisme publik. Apalagi sebelumnya Kang juga sempat melontarkan kalimat yang viral di kalangan penggemar voli: “No Mega No Party, No Mega No Fun, No Mega No Voli.”
Ucapan tersebut dianggap menggambarkan besarnya pengaruh Megawati di Liga Voli Korea. Tidak hanya karena kualitas permainannya, tetapi juga daya tariknya yang mampu meningkatkan antusiasme penonton.
Statistik Megatron Jadi Alasan Hyundai Hillstate Tertarik
Ketertarikan Hyundai Hillstate terhadap Megawati juga didukung statistik yang impresif. Selama bermain di Korea Selatan, Megawati tampil sebagai salah satu mesin poin utama Red Sparks.
Dalam dua musim terakhir, Megatron mencatat lebih dari 1.500 poin dengan efektivitas serangan yang tinggi. Ia juga sukses membawa Red Sparks menembus playoff hingga final, pencapaian yang cukup bersejarah bagi klub tersebut.
Menurut Kang Sung-hyung, kemampuan Megawati sebenarnya masih bisa lebih maksimal jika mendapatkan porsi serangan utama di dalam tim.
“Jika diberi porsi serangan lebih banyak, performanya bisa lebih terlihat. Selama ini dia lebih sering jadi opsi kedua,” jelas Kang.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Hyundai Hillstate melihat potensi Megawati bukan hanya sebagai pelengkap skuad, tetapi sebagai pemain inti yang bisa menjadi pusat permainan.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, maka Megawati berpeluang menghadapi mantan klubnya sendiri di kompetisi paling bergengsi voli Korea Selatan musim depan.
Meski peluang transfer terlihat semakin terbuka, Hyundai Hillstate tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Klub asal Suwon itu belajar dari pengalaman musim lalu ketika merekrut pemain Thailand, Wipawee Srithong.
Wipawee gagal tampil optimal akibat cedera yang dialaminya, hingga akhirnya kontraknya harus diputus lebih cepat. Karena itu, kondisi kesehatan pemain kini menjadi pertimbangan utama dalam proses perekrutan pemain asing.
- instagram megawatihangestrip
Selain faktor kebugaran, Hyundai Hillstate juga mempertimbangkan kecocokan pemain dengan sistem permainan tim. Klub ingin memastikan bahwa pemain kuota Asia yang direkrut benar-benar mampu beradaptasi dan memberikan dampak besar sepanjang musim.
Bagi Megawati, kesempatan kembali ke Liga Voli Korea bisa menjadi langkah penting dalam karier internasionalnya.
Kompetisi V-League dikenal memiliki level persaingan tinggi dengan kualitas permainan yang lebih cepat dan taktis dibanding banyak liga Asia lainnya.
Tak hanya berdampak bagi karier pribadi Megawati, peluang ini juga dinilai positif untuk perkembangan voli Indonesia.
Kehadiran Megatron di Korea Selatan selama ini telah membuka mata banyak klub Asia terhadap kualitas pemain Indonesia.
Jika resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri berpotensi kembali menjadi ikon voli Asia Tenggara di panggung internasional sekaligus inspirasi bagi atlet muda Indonesia yang ingin menembus liga luar negeri. (udn)
Load more