News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi

Timnas Voli Indonesia harus menghadapi agenda internasional 2026 tanpa Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar. Mampukah skuad Merah Putih tetap bersaing?
Kamis, 4 Juni 2026 - 04:30 WIB
Tanpa Megawati, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

tvOnenews.com - Keputusan Megawati Hangestri Pertiwi, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia menjadi salah satu topik paling hangat di dunia olahraga nasional. Ketiganya merupakan pemain kunci yang selama beberapa tahun terakhir menjadi tulang punggung skuad Merah Putih, baik di sektor putra maupun putri.

Di saat yang sama, Indonesia sedang menghadapi kalender internasional yang padat. Timnas Voli Putri akan tampil di AVC Women's Nations Cup 2026 di Manila, Filipina, sementara Timnas Voli Putra juga bersiap menghadapi AVC Nations Cup 2026 di India. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Absennya tiga pemain senior tersebut tentu memunculkan pertanyaan besar mengenai kekuatan tim nasional dalam menghadapi persaingan Asia.

Situasi semakin menarik karena Megawati baru saja menyelesaikan musim bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 dan dipastikan kembali berkarier di Liga Voli Korea Selatan bersama Hyundai Hillstate

Di sisi lain, PBVSI membuka kemungkinan adanya evaluasi hingga sanksi terhadap pemain yang memilih mundur dari panggilan tim nasional melalui mekanisme Dewan Kehormatan.

Timnas Voli Putri Kehilangan Mesin Poin Utama

Tidak dapat dimungkiri, absennya Megawati menjadi kehilangan terbesar bagi Timnas Voli Putri Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pemain asal Jember tersebut menjadi sumber poin utama sekaligus pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan.

Pengalamannya bermain di Liga Voli Korea bersama Red Sparks dan kini Hyundai Hillstate membuat kualitas Megawati berada satu level di atas sebagian besar pemain Indonesia lainnya. 

Kemampuannya dalam menyerang dari berbagai sudut, servis keras, hingga ketenangan saat poin-poin krusial menjadikannya sosok yang sulit digantikan.

Namun demikian, peluang Indonesia untuk tetap kompetitif masih terbuka. Tim asuhan Marcos Sugiyama berangkat ke AVC Women's Nations Cup 2026 dengan komposisi 14 pemain yang menggabungkan atlet senior dan talenta muda potensial.

PBVSI bahkan memasang target cukup ambisius, yakni menembus empat besar turnamen. Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo menilai target tersebut realistis apabila seluruh pemain mampu tampil maksimal.

"Kami berharap pencapaian Timnas voli putri Indonesia pada AVC Women's Volleyball Nations Cup 2026 bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Tentu kami pengin bisa tembus Top 4. Kami berharap para pemain bisa menunjukkan permainan terbaik di lapangan dan berjuang untuk raih kemenangan di setiap laganya," ujar Imam.

Manajer tim Luciana Taroreh juga optimistis karena skuad saat ini diperkuat sejumlah pemain muda yang sebelumnya sukses meraih medali perak di Asian Youth Games 2025.

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya
Sumber :
  • instagram megawatihangestrip

Timnas Voli Putra Kehilangan Pengatur Serangan dan Finisher

Jika tim putri kehilangan pencetak angka utama, maka tim putra kehilangan dua pemain yang memiliki peran sangat vital dalam sistem permainan.

Rivan Nurmulki selama ini dikenal sebagai opposite terbaik Indonesia. Pengalamannya tampil di berbagai kompetisi internasional membuatnya menjadi andalan saat tim membutuhkan poin-poin penting.

Sementara itu, Nizar Zulfikar merupakan setter berpengalaman yang bertugas mengatur ritme permainan. Peran setter dalam voli sangat krusial karena menentukan kualitas distribusi bola kepada para penyerang.

Menariknya, alasan pengunduran diri keduanya bukan karena cedera, melainkan untuk memberikan ruang regenerasi kepada pemain muda. 

Meski demikian, keputusan tersebut tetap memunculkan perdebatan karena secara kualitas keduanya masih dianggap berada di level tertinggi untuk posisi masing-masing.

Sebagai pengganti, pelatih Sergio Veloso memanggil Alfin Daniel Pratama dan Rama Fazaa Fauzan. Turnamen tahun ini akan menjadi kesempatan besar bagi generasi baru untuk membuktikan kapasitas mereka di level internasional.

PBVSI Siapkan Evaluasi, Fokus Prestasi Tetap Jadi Prioritas

Di tengah berbagai dinamika tersebut, PBVSI memastikan seluruh proses akan diselesaikan sesuai aturan organisasi. Imam Sudjarwo menegaskan bahwa pengunduran diri pemain tetap harus melalui mekanisme yang berlaku di federasi.

"Kita lagi pembinaan prestasi. Itu kan hak mereka. Tapi kita mekanisme di PBVSI kan ada aturannya. Nanti kita putuskan di dewan kehormatan," kata Imam.

Terlepas dari polemik tersebut, fokus utama federasi saat ini adalah memastikan Timnas Voli Indonesia tetap mampu bersaing di level Asia. AVC Nations Cup 2026 bukan hanya soal prestasi, tetapi juga kesempatan meningkatkan peringkat dunia FIVB yang menjadi salah satu target jangka panjang.

Absennya Megawati, Rivan, dan Nizar memang mengurangi kekuatan tim. Namun di sisi lain, kondisi ini membuka peluang lahirnya generasi baru yang siap mengambil peran lebih besar. 

Kini publik menunggu apakah skuad Merah Putih mampu menjawab tantangan tersebut dan membuktikan bahwa kekuatan tim nasional tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Krisis Air Bersih di Nganjuk Meluas, Warga Pule Jati Kalen Harus Masuk Hutan 3 Kilometer Demi Satu Ember Air

Krisis Air Bersih di Nganjuk Meluas, Warga Pule Jati Kalen Harus Masuk Hutan 3 Kilometer Demi Satu Ember Air

Krisis air bersih di Kabupaten Nganjuk meluas. Sebelumnya warga di Kecamatan Ngluyu mengalami kesulitan air bersih, kondisi serupa kini dirasakan masyarakat di Kecamatan Jatikalen.
Penerbangan ke Jakarta dan Bandung Telah Beroperasi Kembali

Penerbangan ke Jakarta dan Bandung Telah Beroperasi Kembali

Pasca ditutupnya Bandara Soekarno Hatta, Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Halim Perdana Kusuma akibat dampak erupsi Anak Gunung Krakatau, kini bandara tersebut telah beroperasi kembali.
Pemprov Jabar Salurkan 1.500 Kilogram Beras, Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemprov Jabar Salurkan 1.500 Kilogram Beras, Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemprov Jabar menyalurkan 1.500 kilogram beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada 150 KK kategori Desil 1–5 di Desa Bojong Timur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.
Singkirkan Australia, Nova Arianto Sampai Dipuji Eks Pelatih Malaysia usai Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia U-20 2027

Singkirkan Australia, Nova Arianto Sampai Dipuji Eks Pelatih Malaysia usai Bawa Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia U-20 2027

Mantan pelatih Malaysia, Ong Kwim Swee, memberikan pujian dan ucapan selamat kepada Nova Arianto. Hal ini ia sampaikan setelah Timnas Indonesia U-20 memastikan langkahnya lolos ke Piala Asia U-20 2027.
Viral Air Laut Mendadak Surut Dekat Gunung Anak Krakatau, Jangan Langsung Dianggap Tanda Tsunami

Viral Air Laut Mendadak Surut Dekat Gunung Anak Krakatau, Jangan Langsung Dianggap Tanda Tsunami

BMKG merespon rekaman video yang viral terkait air laut surut di pesisir dekat Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Hal itu bukan sebagai tanda adanya tsunami.
Pemprov Jabar Komitmen Kampanyekan Sadar Risiko Penyakit Jantung

Pemprov Jabar Komitmen Kampanyekan Sadar Risiko Penyakit Jantung

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan berkomitmen akan terus mengkampanyekan sadar risiko penyakit jantung kepada masyarakat di wilayahnya.

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT