News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Agen Buka-bukaan Nasib Megawati Hangestri di Red Sparks, Jika Dua Tahun Kontrak Selesai Maka ...

Megawati Hangestri akan menyelesaikan kontraknya bersama Red Sparks di akhir musim Liga Voli Korea 2024-2025. 
Rabu, 15 Januari 2025 - 18:55 WIB
Agen Buka-bukaan Nasib Megawati Hangestri di Red Sparks, Jika Dua Tahun Kontrak Selesai Maka ...
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Agen Megawati Hangestri yang juga YouTube Voli Korea Selatan, Negawassup, buka-bukaan soal nasib atlet Red Sparks ini. 

Megawati Hangestri akan menyelesaikan kontraknya bersama Red Sparks di akhir musim Liga Voli Korea 2024-2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan penampilan apiknya atas 10 kemenangan beruntun, penggemar pun menentang jika ini menjadi musim terakhir Megawati Hangestri bersama Red Sparks. 

tvonenews

Seusai aturan KOVO, pemain asing dari Kuota Asia hanya diberi kesempatan dua musim untuk bergabung dengan klub. 

Pada musim pertama, pemain Asia mendapatkan kontrak sebesar 100 ribu dolar AS atau setara dengan Rp1,6 miliar. 

Bagi pemain asing yang masuk musim kedua dari kuota Asia, seperti Megawati Hangestri bersama Red Sparks dan Wipawee Srithong bersama Hyundai E&C Hillstate, maka punya kontrak senilai 150 ribu dolar AS atau setara dengan Rp2,4 miliar. 

Mengingat ini menjadi musim kedua bagi Megawati Hangestri, Negawassup menyebut bahwa Megawati Hangestri tak bisa lagi mengikuti draft kuota Asia untuk musim depan. 

Agar Red Sparks bisa mengamankan jasa Megawati Hangestri, Negawassup mengungkapkan cara agar klub tetap bisa merekrut pemain yang baru saja meraih MVP putaran ketiga Liga Voli Korea ini. 

"Megawati Hangestri bisa bergabung dengan tes pemain asing dibandingkan mencoba kembali dengan draft kuota Asia, tapi Megawati Hangestri harus mengambil keputusan yang bisa saja merugikan Red Sparks," kata Negawassup dikutip dari kanal YouTube pribadinya, Rabu (15/1/2025). 

Hal ini karena Megawati Hangestri wajib mengikuti try out yang sudah ditentukan oleh KOVO dimana tes akan dilakukan di Istanbul, Turki pada Mei 2025. 

Tentu akan merugikan bagi Megawati Hangestri mengingat draft kuota Asia dilakukan secara terbuka dan dilakukan secara daring sehingga Mega tak perlu terbang ke Istanbul. 

"Megawati harus mengambil keputusan dengan hati-hati, pasalnya jika Mega tak ambil draft kuotaAsia dan mengajukan try out pemain asing, dan tidak masuk nominasi uji coba, maka Mega tidak bisa bermain lagi di Korea," kata Negawassup. 

Tentu hal ini menjadi kerugian bukan hanya bagi Red Sparks tapi juga untuk Megawati Hangestri sendiri. 

Meski demikian, Megawati Hangestri saat ini menguasai statistik Liga Voli Korea dengan berada di posisi pertama tingkat serangan dan masuk dalam daftar topskorer. 

Dengan modal ini, Negawassup yang menjadi agen Mega di Korea penasaran apakah Mega dapat lolos di try out pemain asing. 

Tak berhenti disana, Megawati Hangestri pun harus segera menentukan nasib masa depannya. 

Meski kompetisi baru selesai pada Maret 2025 mendatang, namun penutupan pendaftaran pemain draft kuota Asia akan ditutup pada 13 Februari. 

Negawassup mengakui bahwa keuntungan lain dengan Megawati Hangestri kembali perkuat Red Sparks dari try out pemain asing akan menguntungkannya dibandingkan melalui draft kuota Asia. 

Hal ini karena gaji yang diterima Megawati Hangestri akan sangat tinggi tepatnya 250 ribu dolar AS atau setara Rp4 miliar. 

"Gaji tersebut jauh lebih besar dari yang diterima Megawati Hangestri saat ini, apalagi dengan keterampilan dan energinya, dia bisa berpikir untuk menunggu dan melihat situasi yang ada," kata Negawassup. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negawassup mengakui dengan keadaan Megawati Hangestri yang menjadi tulang punggung Red Sparks, dia tak hanya menjadi pemain asing terbaik di klubnya, tapi juga di seluruh divisi putri Liga Voli Korea. 

"Oleh karena itu, jika Megawati mengajukan try out pemain asing, sulit diprediksi apakah Red Sparks atau klub Korea lainnya akan mencalonkan Megawati Hangestri," kata Negawassup. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Gawat! Mauricio Souza Pastikan Satu Pemain Persija Berlabel Timnas Indonesia Absen saat Hadapi Persebaya

Persija Jakarta dihantam kabar buruk jelang duel pekan ke-27 Super League kontra Persebaya Surabaya. Satu pemain berlabel Timnas Indonesia dipastikan absen.
Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Prabowo Soroti Dana Korupsi Dipakai untuk Membiayai Gerakan Melawan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap pelaku korupsi di sektor perkebunan sawit dan pertambangan ilegal yang ada di kawasan hutan.
Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Wacana ‘War Tiket’ Haji Menuai Kritik, Atalia: Kemunduran bagi Reformasi Tata Kelola Haji

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, menilai wacana war tiket haji usulan Kementerian Haji dan Umrah itu berpotensi merusak sistem yang sudah berjalan.
Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo Ungkap Aset Negara Rp370 Triliun Diselamatkan, Setara 10 Persen APBN

Prabowo sebut penyelamatan aset Rp370 triliun setara 10 persen APBN. Satgas PKH dinilai berperan besar amankan kawasan hutan negara.
Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Dari ‘War Tiket’ ke Antrean 26 Tahun, Begini Sejarah Haji Indonesia dan Awal Mula Waiting List Panjang

Sejarah haji Indonesia dari era tanpa antrean hingga waiting list 26 tahun. Wacana war tiket kembali mencuat di tengah panjangnya antrean haji.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Rachel/Febi Dihentikan Unggulan Kelima di Perempat Final

Rachel/Febi dihadang unggulan kelima asal Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dua game langsung 11-21 dan 16-21 di perempat final Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT