Megawati Hangestri Fix Cabut dari Red Sparks? 3 Pevoli Putri Indonesia Ini Siap Gantikan Megatron di V-League Musim Depan
- Kolase tvOnenews
tvOnenews.com - Sejumlah atlet voli Indonesia dikonfirmasi bakal menyusul langkah Megawati Hangestri berkarier di V-League musim depan.
Hal itu disampaikan oleh agen voli Megawati Hangestri yaitu Negawassup yang mengungkapkan jika minat pevoli Indonesia untuk main di Korea kian meningkat.
Desas-desus seputar masa depan Megawati Hangestri di Red Sparks masih belum menemui kejelasan lantaran terganjal regulasi yang diberlakukan oleh KOVO.
Dalam aturan yang dibuat oleh KOVO tertulis bahwa pemain asing termasuk dari Asia tak diizinkan memperkuat tim yang sama selama tiga musim berturut-turut.
Itu artinya, Megawati Hangestri bisa saja cabut dari Red Sparks musim depan apabila KOVO tetap bergeming dan tidak mengubah regulasi tadi.
Namun, fans voli Korea tidak usah khawatir. Agen Megawati Hangestri yakni Negawassup mengatakan jika masih ada pevoli Indonesia lain yang bakal main di V-League.
“Para pemain Timnas Indonesia banyak yang berminat untuk mencoba Asia Quarter KOVO kali ini,“ papar Negawassup.
“Di Asia Quarter kali ini, paling tidak ada 10 pemain putra/putri dari Indonesia,” kata Negawassup dikutip dari YouTube Solmangat.
Akan tetapi, agen tersebut mengungkapkan kalau pevoli Indonesia tersebut harus terlebih dahulu mengikuti try out Asian Draft Quarter V-League untuk musim berikutnya.
Lantas, siapa saja atlet voli putri Indonesia yang berpeluang susul langkah Megawati Hangestri untuk tampil di V-League musim depan? Berikut ulasannya.
1. Junaida Santi
Masih berusia 17 tahun, Junaida Santi sudah menjadi andalan timnas voli putri Indonesia serta kontestan Proliga 2025 Jakarta Pertamina Enduro.
Media Vietnam TheThao247 bahkan berani menyebut Junaida Santi sebagai penerus Aprilia Manganang yang kini sudah pensiun dari olahraga voli tanah air.
“Inilah atlet (Junaida Santi) yang dianggap sebagai masa depan bola voli Indonesia dengan pukulan smash yang kuat seperti palu,” tulis TheThao247.
Di awal musim ini, Junaida Santi sempat dirumorkan bakal main di V-League. Bukan tidak mungkin dia akan benar-benar ke sana tahun depan.
2. Yolla Yuliana
Yolla Yuliana merupakan Middle Blocker andalan tim voli putri Indonesia yang saat ini tengah menempuh kariernya di Jepang bersama klub Tokyo Sunbeams.
Sebelum berlabuh ke Jepang, Yolla Yuliana sempat mengutarakan keinginannya untuk mengikuti kiprah Megawati Hangestri yakni main di Korea.
“Iya mau nanti, doain ya. Ke Korea, Jepang, ke mana aja-lah kan Korea sama Jepang dekat. Jadi kalo dari Korea ke Jepang kan lebih dekat, jadi ya engga apa-apa di Korea juga,” katanya.
Di awal musim ini, Yolla Yuliana ikut try out Asian Draft Quarter V-League bersama Aulia Suci Nurfadila namun gagal terpilih. Bukan mustahil dia bakal mencoba lagi tahun depan.
3. Mediol Yoku
Spiker milik klub Proliga Petrokimia Gresik Mediol Yoku sudah menjadi langganan tim voli putri Indonesia dalam beberapa turnamen internasional.
Mediol Yoku bahkan sempat dipilih oleh pelatih GS Caltex saat itu yakni Cha Sang-hyun setelah lolos seleksi dalam try out Asian Draft Quarter V-League 2023/2024.
Namun cukup disayangkan, karena masalah taktikal dan cederanya setter Korea membuat Mediol Yoku akhirnya batal bergabung dengan GS Caltex musim lalu.
Akan tetapi, dengan tingginya minat pemain Indonesia untuk berkarier di Korea, maka peluang Mediol Yoku kembali mendaftar try out Asian Draft Quarter musim depan cukup terbuka.
(han)
Load more