News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Liga Voli Korea 2024-2025, Sabtu 1 Maret : Tanpa Megawati Hangestri, Red Sparks Berhasil Comeback dan Kalahkan Pink Spiders

Hasil Liga Voli Korea 2024-2025, Red Sparks menjamu Pink Spiders yang datang ke Chungmu Gymnasium dengan status sebagai juara babak reguler V league musim ini.
Sabtu, 1 Maret 2025 - 14:48 WIB
Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Hasil Liga Voli Korea 2024-2025, Red Sparks menjamu Pink Spiders yang datang ke Chungmu Gymnasium dengan status sebagai juara babak reguler V league musim ini.

Kedua tim yang sudah memastikan satu tempat di babak play off, memilih untuk mengistirahatkan para pemain intinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin memilih untuk mengistirahatkan Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, Pyo Seung-ju dan Jung Ho-young pada laga kali ini.

Pink Spiders, Marcello Abbondanza (sumber: Instagram Pink Spiders)

Begitupun dengan pelatih Pink Spiders, Marcello Abbondanza yang mengistirahatkan trio Kim Yeon-koung, Tutku dan Anilise Fitzi.

Kedua pelatih sama-sama memutuskan untuk memainkan pemain lapis kedua mereka pada pertandingan kali ini demi menjaga kondisi para pemain di babak play off nanti.

Hal itu pun membuat laga berjalan ketat dan sering terjadi kejar-kejaran poin sejak set pertama hingga akhir.

Red Sparks yang tertinggal di dua set awal, berhasil comeback dan merebut tiga set selanjutnya dan meraih kemenangan 3-2 (23-25, 21-25, 25-18, 25-13 dan 15-11) dari Pink Spiders.

Red Sparks (sumber: KOVO)

Jalannya pertandingan, meski menurunkan pemian lapis keduanya, Red Sparks yang membutuhkan kemenangan demi menjauhi kejaran Hyundai Hillstate berusaha menanamkan tiga poin di kandang.

Dimotori Park Hye-min, Lee Seon-woo dan Jeon Da-bin, Red Sparks yang tampil menyerang sempat unggul di awal set pertama.

Sayangnya, keunggulan mereka tak bertahan lama dimana Pink Spiders yang berusaha mengejar ketertinggalan.

Sempat terjadi kejar-kejaran poin, Pink Spiders akhirnya menutup set pertama dengan kemenangan 23-25 atas Red Sparks.

Pink Spiders vs Red Sparks (sumber: KOVO)

Dengan komposisi pemain yang tidak berubah di set kedua, Pink Spiders justru langsung tancap gas.

Hal itu membuat mereka langsung unggul sejak awal set kedua dan berhasil mempertahankannya hingga pertengahan babak.

Di sisi lain, Red Sparks yang bermain di depan pendukungnya sendiri berusaha mengejar dan memperkecil ketertinggalan mereka.

Namun usaha tersebut tak berbuah manis, dimana mereka harus merelakan set kedua kembali jatuh ke tangan Pink Spiders dengan kemenangan 21-25.

Tertinggal 2-0 dari Pink Spiders, membuat Red Sparks meningkatkan intensitas menyerang mereka di set ketiga.


Pemain Pink Spiders, Kim Yeon-koung (sumber: KOVO)

Hal itu membuat pertandingan di set ketiga berjalan dengan sangat ketat karena Pink Spiders tak mengendurkan serangan.

Namun, performa impresif yang ditunjukan Jeon Da-bin berhasil membawa Red Sparks merebut set ketiga dengan kemenangan 25-18.

Sama seperti di set sebelumnya, set keempat berjalan dengan sangat ketat dan terjadi jual beli serangan sejak awal.

Baik Red Sparks maupun Pink Spiders saling jual beli serangan dan silih berganti unggul di set keempat.

Set keempat sendiri menjadi panggung pertunjukan untuk dua pemain muda Red Sparks, Jeon Da-bin dan Lee Seon-woo.

Red Sparks pun berhasil merebut set keempat dengan skor 25-13 dan memaksakan kedudukan menjadi sama kuat.

Hanya membutuhkan satu set lagi untuk menyempurnakan comebacknya, Red Spark yang sudah diatas angin membuat Pink Spiders main dibawah tekanan.

Pink Spiders pun memasukan Kim Yeon-koung sang Ratu voli Korea di set kelima sebagai bentuk penghormatan untuknya yang memutuskan pensiun di akhir musim ini.

Tetapi, Red Sparks berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan setelah mereka sukses merebut set kelima dengan skor 15-11.

Kemenangan 3-2 atas Pink Spiders itu pun membuat Red Sparks menjauh dari kejaran Hyundai hillstate di bawahnya.

Tak hanya itu, kemenangan itu juga memutus rekor 11 kemenangan beruntun milik Pink Spiders musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pertandingan kali ini, Lee Seon-woo keluar sebagai top skor dengan torehan 32 poin diikuti Jeon Da-bin yang mengoleksi 13 angka untuk Red Sparks.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal Voli Asian Games 2026, Selasa 29 September: Ada Timnas Voli Indonesia Vs Iran, Berebut Tiket ke Perempat Final

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan berhadapan dengan Iran untuk memperebutkan tiket menuju babak perempat final.
Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Amri/Nita dan Leo/Daniel Berebut Medali Emas

Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana ada dua wakil Indonesia yang akan berebut medali emas yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Media Vietnam Sindir Status 11 Pemain Diaspora

Media Vietnam, The Thao 247 menyindir kepiawaian 11 pemain diaspora dari hasil laga Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia skor 0-0 pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT