News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Kim Yeon-koung, Ratu Voli Korea yang Bikin Megawati Hangestri 'Mewek' Usai Gagalkan Red Sparks Juara V-League

Profil Kim Yeon-koung, idola Megawati Hangestri yang resmi pensiun indah setelah meraih gelar juara V-League 2024/2025 dalam duel Pink Spiders vs Red Sparks.
Rabu, 9 April 2025 - 16:23 WIB
Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung membawa Pink Spiders jadi juara Liga Voli Korea 2024/2025.
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Sepak terjang Kim Yeon-koung, Ratu Voli Korea yang bikin Megawati Hangestri meweh usai gagal bawa Red Sparks menjadi juara V-League 2024/2025.

Menolak menyerah dengan berbagai cobaan menghampiri kondisi para pemain, Red Sparks dengan Megawati Hangestri sebagai pendulang poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemungkinan besar menjadi "Last Dance", Megawati Hangestri sangat bertekad untuk mempersembahkan gelar juara V-League, sebagai bentuk terima kasih kepada Red Sparks.

Duel terakhir Megawati Hangestri vs Kim Yeon-koung.
Duel terakhir Megawati Hangestri vs Kim Yeon-koung.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / KOVO

 

Megatron dalam sebuah interview menginginkan satu gelar juara bersama tim berjuluk Red Force itu.

“Karena kan ini aku udah terakhir juga kan kontraknya. Nggak tau diperpanjang atau enggak,“ ucap Mega dikutip dari YouTube Off the TV.

Sempat dijegal pada game ketiga, hingga membawa pertandingan sampai ke game kelima, Kim Yeon-koung sempat frustasi, karena trofinya terancam direbut oleh Megawati Hangestri.

Bertanding di Incheon, Pink Spiders mendapat keuntungan penuh dari dukungan suporter yang memenuhi Samsan World Gymnasium.

Pink Spiders berhasil menang atas Red Sparks dengan skor akhir 3-2 (26-24, 26-24, 24-26, 23-25 dan 15-13).

Dalam laga hidup dan mati ini, Ko Hee-jin menurunkan skuad terbaiknya, Megawati Hangestri, Vanja Bukilic, Jung Ho-young, Pyo Seung-ju, Park Eun-jin dan sang kapten, Yeum Hye-seon.

Begitu pun Marcello Abbondanza yang langsung menurunkan pemain terbaiknya, Kim Yeon-koung, Tutku Burcu, Analise Fitzi, Jeong Yun-ju dan Lee Go-eun.

Hasilnya, Red Sparks sempat tertinggal dua set sebelum akhirnya berhasil come back, merebut dua set.

Pasukan Ko Hee-jin berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 untuk set keempat. Sebelum akhirnya berhasil menang pada set kelima dengan skor 15-13.

Tampak Kim Yeon-koung beberapa kali frustasi karena back attack Megawati Hangestri tak bisa dihadang oleh middle blocker-nya.

Pertandingan kelima berjalan begitu sengit atas duel Megawati Hangestri dan Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung demi gelar juara.

Kim Yeon-koung mencetak 34 poin, dengan bermain 5 set full dirinya mencatatkan 42,6 persen tingkat keberhasilan serangan.

Sementara Megawati Hangestri menjadi top skor keseluruhan pertandingan dengan mencetak 37 poin.

Setelah resmi kalah, Megawati Hangestri tak kuasa menahan tangis, setelah berjuang tanpa henti dari fase babak playoff melawan Hyundai Hillstate, hingga bertarung lagi lima pertandingan.

Tak hanya Megawati, sang kapten, Yeum Hye-seon juga menangis dan coba ditenangkan oleh sang pelatih, Ko Hee-jin.

Bukan tanpa alasan, Kim Yeon-koung dan Pink Spiders sudah dua kali mencapai final tapi selalu gagal, pada musim 2022-2023 dikalahkan oleh Hi-Pass.

Kemudian pada musim lalu, tim Pink Spiders yang dilatih oleh Marcello Abbondanza kembali harus puas menjadi runner-up usai dikalahkan oleh Hyundai Hillstate.

Kim Yeon-koung akhirnya bisa pensiun dengan tenang setelah berhasil menjadi juara V-League atau Liga Voli Korea 2024/2025 bersama Pink Spiders.

Setelah pertandingan, ia tampak menyapa para penggemar sambil tersenyum lebar, bahkan para fans kompak meneriakkan nama "Kim Yeon-koung".

Sebuah perpisahan indah dari pensiun dari Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung.

Legenda hidup Voli Putri Korea Selatan itu akhirnya bisa mengangkat trofi juara di penghujung kariernya di Pink Spiders.

Dalam kemenangan dengan agregat 3-2 tersebut, juga mengingatkan publik Kim Yeon-koung yang sebelumnya mengumumkan pensiunnya setelah pertandingan melawan GS Caltex pada bulan Februari.

Profil Ratu Voli Korea 

Pemain Pink Spiders, Kim Yeon-koung
Pemain Pink Spiders, Kim Yeon-koung
Sumber :
  • KOVO

 

Sekilas tentang Kim Yeon-koung, dia adalah pevoli putri terbaik yang pernah dimiliki oleh Korea Selatan.

Bahkan namanya sangat mentereng di luar negeri, terutama saat berkompetisi di Liga Voli Turki.

Draft rookie musim 2005-2006, Kim Yeon-koung sudah mencuri perhatian media Korea sampai diproyeksikan sebagai pemain yang menjanjikan.

"Prospek menjanjikan yang akan mengubah lanskap bola voli wanita Korea," tulis media Korea.

Kim Yeon-kyung berhasil memenangkan MVP liga reguler dan MVP kejuaraan masing-masing tiga kali dalam empat musim.

Sejak bergabung dengan Heungkuk Life Insurance Pink Spiders, ia memimpin tim meraih tiga kejuaraan. Meski di usianya yang masih muda, awal 20-an, ia berdiri tegak sebagai 'penguasa V-League' tanpa saingan.

Tak puas di Korea, Kim Yeon-koung memutuskan abroad setelah musim 2008-2009 berakhir, ia pergi ke Jepang membela JT Marvelous.

Sebagai pemain Korea, dia membuktikan kualitasnya di panggung Asia dengan top skor satu kali selama dua musim bermain di Liga Jepang.

Kemudian pada tahun 2011, ia pindah ke lingkup lebih besar dan jauh lebih kompetitif karena berisi pemain terbaik dunia dan bergengsi di Liga Turki.

Pindah ke Fenerbahce SK untuk menantang diri di level panggung Eropa.

Ketika pertama kali memutuskan bermain di Liga Turki, ada banyak kekhawatiran tentang dirinya apakah mampu beradaptasi dengan baik pada lingkungan Eropa yang dikenal dengan kondisi fisik tingkat tinggi.

Kim Yeon-koung menjawab itu semua meski bersaing dengan para pemain terbaik dunia seperti Tijana Boskovic, idola Megawati Hangestri itu berhasil mempersembahkan dua gelar Liga, satu gelar Liga Champions dan tiga kompetisi Piala.

Hal itu menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia.

Di level timnas Korea, dia tidak tergantikan untuk posisi outside hitter dengan mencatatkan sejumlah sejarah baru.

Kim Yeon-koung memimpin Timnas Voli Putri Korea Selatan ke semifinal untuk pertama kalinya dalam 36 tahun sejak Olimpiade Montreal 1976 di Olimpiade London 2012.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratu Voli Korea itu berhasil menjadi MVP turnamen dengan mencetak 207 poin dalam 8 pertandingan.

Kim Yeon-koung juga tercatat membawa Timnas Voli Putri Korea dua kali melaju semifinal Olimpiade, pada quarter final Olimpiade Tokyo 2020 berhasil menumbangkan Turki yang dipenuhi pemain-pemain hebat seperti Zehra Gunes, Ebrar Karakurt dan Melissa Vargas. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT