News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhirnya Terungkap! Ini Alasan Megawati Hangestri Mendadak Menghilang dari Klub Bank Jatim, Diam-diam Sedang Lakukan Ini ..

Pasca pulang dari Turki untuk memperkuat Bank Jatim di Livoli Divisi Utama 2025, Mega belum juga dimainkan, apa yang terjadi? dan apa kegiatan Mega selama ini
Jumat, 19 September 2025 - 14:47 WIB
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Besim Dutlulu

tvOnenews.com - Publik sempat bertanya-tanya ke mana sosok Megawati Hangestri menghilang. Usai tampil luar biasa di Manisa BBSK dengan mempersembahkan trofi Ferdi Zeyrek 2025.

Namun, Mega dikabarkan pulang ke Indonesia, dan sempat terlihat sedang menyaksikan pertandingan Bank Jatim. Tapi setelah itu, Megatron tiba-tiba menghilang, dan tak kunjung juga dimainkan di klub bermarkas di Surabaya tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain andalan timnas voli putri Indonesia itu tiba di tanah air pekan lalu, hanya beberapa hari setelah menyelesaikan turnamen pramusim bersama tim barunya, Manisa BBSK di Turki.

Megatron bahkan membawa Manisa BBSK meraih trofi pertamanya musim ini di turnamen pramusim bertajuk Ferdi Zeyrek 2025.

Kehadirannya di Indonesia membawa harapan tinggi, terutama untuk Bank Jatim yang sedang mempersiapkan diri menuju babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025.

Pada hari Senin (8/9/2025), Megawati terlihat hadir di GOR Nambo Jaya, Tangerang. Dia tidak berpartisipasi dalam pertandingan, melainkan menyaksikan secara langsung usaha timnya, Bank Jatim, saat menghadapi Rajawali O2C.

Sayangnya, Bank Jatim harus mengakui bahwa lawan lebih unggul dengan skor 1-3 (21-25, 25-23, 21-25, 23-25). Hasil ini membuat Bank Jatim harus puas sebagai runner-up di wilayah tersebut.

Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Megawati Hangestri di Manisa BBSK
Sumber :
  • Instagram/manisabbsk

 

Meskipun demikian, tiket menuju Final Four tetap aman di tangan mereka.

Megawati sudah terdaftar dalam tim Bank Jatim untuk Livoli Divisi Utama 2025. Klub yang berasal dari Jawa Timur itu memang punya sejarah panjang dengan Megatron, julukan Megawati, yang sebelumnya telah membawa mereka meraih empat gelar juara pada tahun 2017, 2018, 2019, dan 2022.

Tak heran jika publik mempertanyakan apakah kembalinya bintang Manisa BBSK ini akan memberikan amunisi tambahan pada momen krusial untuk Surabaya Bank Jatim di Livoli Divisi Utama 2025.

Setelah tiba di Indonesia pada awal September, pevoli yang terkenal bersama Red Sparks ini belum ada kepastian kapan akan dimainkan oleh Surabaya Bank Jatim.

Kondisi ini langsung membuat volimania tanah air bertanya-tanya, apa alasan Mega belum dimainkan? dan kemana dia?

Lama tak terlihat di dunia voli, rupanya Megawati Hangestri kerja kantor saat ini di Bank Jatim.

Tampak dari video repost dari fitur Instagram story miliknya, ia mengenakan seragam ala pegawai Bank yang melayani Customer.
Dengan Mega kerja kantoran saat ini, kemungkinan Mega sebulan lagi baru balik lagi ke Liga Turki.

"Hari ke-4," tulisnya.

Kegiatan Megawati Hangestri sepulang dari Turki.
Kegiatan Megawati Hangestri sepulang dari Turki.
Sumber :
  • Tangkapan layar Instagram @megawatihangestrip

 

Di samping itu, ada informasi juga dari kakak kandung Megawati Hangestri, Bagus Kurniawan, Mega saat ini sedang memulihkan cederanya.

Hal ini sekaligus menjawab alasan Mega belum diturunkan untuk bermain di klub Bank Jatim.

"Masih terapi rutin," tulis akun TikTik Bie, Bagus Kurniawan, Kakak Megawati Hangestri mengenai kondisi pemain Manisa BBSK tersebut.

Tidak ada penjelasan sampai kapan perkiraan Megawati Hangestri bisa kembali berkompetisi di Turki atau Livoli 2025.

Ketidakpastian kehadiran Megawati Hangestri di Livoli 2025 kemungkinan berhubungan dengan situasi kesehatannya yang sedang dalam tahap pemulihan.

Sementara itu, Manisa BBSK bakal memulai pertandingan di liga voli Turki untuk musim 2025/2026 yang dimulai pada bulan Oktober mendatang.

Para penggemar sudah sangat antusias untuk melihat kembali penampilan mantan pemain Red Sparks tersebut bersama Manisa BBSK

Karena berada di Indonesia, Mega melewatkan beberapa laga uji coba penting dari Manisa BBSK, seperti saat menghadapi klub papan atas Turki, Papara Goztepe.

Tanpa adanya Mega di skuad, anak asuh Gorkem Kazan harus menelan kekalahan dengan skor 1-3.

“Hasil pertandingan: Papara Goztepe 3-1 Manisa BBSK,” tulis pada akun Instagram resmi Manisa BBSK. (ind)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

Untuk membantu proses editing penulisan, lebih bagus yang mana antara kedua platform AI ChatGPT atau Claude? Berikut penjabaran selengkapnya pada artikel ini.
Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Berdasarkan perincian data pada poster pencarian, perkiraan waktu hilangnya Cheon Yuri terjadi terjadi pada rentang waktu antara pukul 12.30 hingga 14.00 WITA.
Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Ford kembali melakukan penarikan kendaraan atau recall dalam jumlah besar. Kali ini, sebanyak 30.123 unit truk F-Series terdampak masalah pada kabel pintu.
BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT