News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KOI Ungkap Alasan Jumlah Atlet Indonesia Bertambah Jadi 1.021 Orang di SEA Games 2025

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memastikan jumlah atlet Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Thailand 2025 mengalami peningkatan signifikan.
Jumat, 5 Desember 2025 - 16:01 WIB
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memastikan jumlah atlet Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Thailand 2025 mengalami peningkatan signifikan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Jakarta, tvOnenews.com - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memastikan jumlah atlet Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Thailand 2025 mengalami peningkatan signifikan. Penambahan ini terjadi seiring bertambahnya nomor pertandingan yang resmi disetujui panitia.

‎KOI mengumumkan bahwa total atlet Indonesia kini mencapai 1.021 orang, naik dari jumlah sebelumnya yang berjumlah 996 atlet. Lonjakan ini dinilai sebagai bagian dari strategi untuk memaksimalkan peluang perolehan medali.

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memastikan jumlah atlet Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Thailand 2025 mengalami peningkatan signifikan
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memastikan jumlah atlet Indonesia yang akan berlaga di SEA Games Thailand 2025 mengalami peningkatan signifikan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Usai mengukuhkan Kontingen Indonesia di Jakarta, Jumat, Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari memberikan penjelasan mengenai perubahan tersebut. Ia menyebut terdapat penambahan nomor pada tiga cabang olahraga yang berdampak langsung pada jumlah atlet.‎‎Menurut Oktohari, tambahan nomor pertandingan itu terjadi pada cabang atletik, balap sepeda, dan anggar. Ketiga cabor tersebut memang mengajukan kebutuhan baru setelah revisi teknis dari SEA Games Thailand 2025.‎‎"Kalau dari penambahan, kayaknya ada sepeda, jadi ada penambahan nomor dari SEA Games Thailand 2025," ujar Raja Sapta Oktohari, Jumat (5/12/2025).‎‎"Kami berterima kasih kepada Pak Menpora dan Wamenpora, karena pas ini atas perubahan tersebut ada tiga cabor, atletik, cycling, dan fencing, dan kami mendapatkan dukungan dari Kemenpora yang dari 996 atlet, sampai hari ini ditambahkan menjadi 1.021 atlet," tambahnya.‎‎Oktohari menegaskan bahwa dukungan dari Kemenpora menjadi kunci dalam penambahan atlet tersebut. Ia menyampaikan apresiasi langsung kepada Menpora Erick Thohir dan seluruh jajarannya.‎‎KOI memastikan bahwa semua atlet yang diberangkatkan akan tampil pada 48 dari total 51 cabang olahraga yang dipertandingkan. Keikutsertaan di hampir seluruh cabang diharapkan mampu mengoptimalkan kontribusi medali.‎‎Target besar pun kembali ditekankan dalam pengukuhan kontingen tersebut. Indonesia menetapkan sasaran meraih minimal 80 emas untuk mengamankan posisi tiga besar.‎‎Pencapaian ini menjadi penting mengingat Indonesia sebelumnya juga menutup SEA Games 2023 Kamboja di peringkat ketiga. Konsistensi peringkat ini diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri atlet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Setelah dikukuhkan secara resmi, Kontingen Indonesia dijadwalkan menuju Istana untuk mengikuti upacara pelepasan oleh Presiden Prabowo Subianto. Agenda tersebut menjadi simbol dimulainya perjuangan atlet Merah Putih di Thailand.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT