GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Amputasi Minim Perhatian walau Tembus Piala Dunia

Dua kali menang dari total tampil dalam tiga laga, Garuda INAF sukses memastikan satu tempat di Piala Dunia Amputasi 2022. Hal ini merupakan sejarah mengingat ini merupakan kali pertama Indonesia mencatatkan diri di ajang Piala Dunia.
Selasa, 10 Mei 2022 - 20:59 WIB
Timnas Amputasi Minim Perhatian walau Tembus Piala Dunia
Sumber :
  • tvOne

Jakarta - Di tengah fluktuasi prestasi sepakbola Tanah Air, harapan lahir dari Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) atau Indonesia Amputee Football (INAF) dengan skuad yang lebih dikenal Garuda INAF.

Tim nasional Garuda INAF yang beranggotakan penyandang disabilitas tersebut lolos kualifikasi Piala Dunia Amputasi, yang bakal berlangsung di Turki pada Oktober 2022 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua kali menang dari total tampil dalam tiga laga, Garuda INAF sukses memastikan satu tempat di Piala Dunia Amputasi 2022. Hal ini merupakan sejarah mengingat ini merupakan kali pertama Indonesia mencatatkan diri di ajang Piala Dunia.

Kepada tim Kabar Arena tvOne, manager tim nasional sepakbola amputasi Merah Putih, Arief Perdanakusuma, ungkap kisah yang dilewati tim yang dipimpinnya.

"Fasilitas yang kita miliki terus terang terbatas. Namun alhamdulillah anak-anak tetap semangat. Karena memang kita ingin buktikan bahwa kita bisa, kita juga sama dengan cabang olahraga yang lain. Kita juga mampu mencetak prestasi. Itu saja," pungkas Arief.

Namun sayang, di sela kebanggaan, masih terselip rasa prihatin. Timnas sepak bola amputasi yang layak disebut kesatria pengharum nama bangsa belum mendapatkan perhatian yang semestinya. Padahal, tiket untuk berlaga di pentas dunia sudah di tangan mereka.

"Terutama masalah finansial. Memang semuanya itu kita harus mandiri. Kita masih harus mencari dana sendiri. Last minute memang ada beberapa pihak yang membantu untuk berangkat. Namun sampai sekarang pun kita masih ada beberapa tanggungan terutama kepada pemain," bebernya.

Pengamat sepakbola, Ophan Lamara mengatakan, prestasi yang ditorehkan pasukan Garuda INAF layak dibanggakan.

Ophan meyakini, pengalaman perdana melaju ke Piala Dunia Amputasi 2022 akan berkontribusi besar bagi persepakbolaan Indonesia. Bahkan mampu menjadi pompa semangat bagi pasukan tim nasional asuhan Shin Tae Yong yang kini tengah berjuang di medan laga Sea Games ke-31, Hanoi, Vietnam.

"Oleh karena itu semoga semua stakeholder yang mencintai sepakbola Indonesia, cinta Garuda, untuk sama-sama peduli pada Garuda INAF. Spesial kepada pemerintah, ini adalah momen yang pas untuk memberikan kepedulian kepada mereka".

Sebagai informasi kepastian Garuda INAF lolos ke putaran Piala Dunia diperoleh setelah Garuda INAF meraih dua kemenangan dalam sepasang laga pertama Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Timur yang diadakan di Dhaka, Bangladesh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan pertama diraih dari tuan rumah Bangladesh dengan skor telak 8-0. Sementara di laga kedua, Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor 3-0 pada Minggu (13/3/2022) di Stadion Kamalapur, Dhaka, Bangladesh.

Kemudian, di laga terakhir yang sudah tidak menentukan tiket ke Piala Dunia, Indonesia kalah dari Jepang dengan skor 0-2. (dwi/wnb/toz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT