Red Sparks Perlahan Mulai Lupakan Megawati Hangestri? Meski Terpuruk di Liga Voli Korea, Mereka Ternyata Masih...
- Red Sparks
tvOnenews.com - Mantan tim Megawati Hangestri, Daejeon Red Sparks, benar-benar tengah berada di masa sulit pada gelaran Liga Voli Korea 2025/2026.
Sejak ditinggal Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju, kondisi Red Sparks benar-benar kesulitan.
Anak asuh Ko Hee-jin itu bahkan kini terpuruk di dasar klasemen Liga Voli Korea 2025/2026.

- Instagram @red__sparks
Hingga putaran kelima Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks terdampar di dasar klasemen dengan catatan 19 poin saja.
Red Sparks bahkan harus menelan 23 kekalahan dari 29 laga yang sudah mereka mainkan pada musim ini.
Lebih parahnya lagi, Yeum Hye-seon Cs baru saja menelan 10 kekalahan beruntun mereka musim ini.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan musim lalu dimana Red Sparks berhasil melaju hingga babak grand final Liga Voli Korea 2024/2025.
Meski begitu, siapa sangka Red Sparks ternyata masih menjadi tim paling populer di Liga Voli Korea 2025/2026.
Sejak kepergian Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic banyak yang memprediksi jika Red Sparks akan kehilangan para penggemarnya musim ini.

- Red Sparks
Namun, prediksi itu berhasil dipatahkan setelah salah satu media Korea, Starnews, yang membagikan laporan mereka terkait jumlah penonton Liga Voli Korea musim ini.
Dalam salah satu artikelnya, Starnews menyebut kalau tiga dari lima pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak merupakan laga Red Sparks.
"Menurut KOVO, rata-rata kehadiran penonton Red Sparks meningkat sekitar 580 orang pada paruh pertama tahun ini (Putaran 1-3)," tulis Starnews.
"Dari segi rating penonton, tiga dari lima pertandingan wanita teratas di paruh pertama tahun ini dimainkan oleh Red Sparks," tambahnya.
"Meskipun peringkat mereka paling rendah, total kehadiran penonton mereka melampaui 33.000 (rata-rata liga adalah 33.500), menunjukkan popularitas mereka yang menyaingi tim-tim papan atas," lanjutnya.
Bukan tanpa alasan, Starnews menyebutkan jika hal tersebut terjadi karena dua bintang muda Red Sparks yang mendapat sorotan di musim ini, Choi Seo-hyun dan Inkushi.

- Red Sparks
Inkushi yang didatangkan Red Sparks untuk mengisi slot pemain kuota Asia menggantikan Wipawee Srithong, menjadi pemain yang paling banyak dibicarakan di Liga Voli Korea musim ini.
Ia berhasil mencuri perhatian berkat latar belakangnya yang merupakan pemain jebolan dari Program hiburan MBC, Rookie Coach Kim Yeon-koung.
Dengan embel-embel murid Kim Yeon-koung, sang ratu voli Korea, membuat banyak orang yang penasaran dengan performa Inkushi di Red Sparks musim ini.
Selain Inkushi, ada juga setter muda Red Sparks, Choi Seo-hyun, yang mendadak menjadi setter utama tim dari awal musim.
Cederanya Yeum Hye-seon dan Kim Chae-na di awal musim, membuat Choi Seo-hyun yang baru didatangkan harus mengambil peran penting sejak putaran pertama.
Kisah Perjalanan Choi Seo-hyun itupun membuat banyak orang mulai tertarik untuk menyaksikan Red Sparks.
"Choi Seo-hyun, bintang yang sedang naik daun dan baru memulai kariernya, adalah bintang di lapangan voli, menyaingi rekan satu timnya yang lebih senior dengan gaji tinggi. Jumlah penonton media sosialnya secara teratur melebihi 100.000. Baru-baru ini ia bermain di All-Star Game untuk pertama kalinya dalam kariernya," tulis Starnews.
Meroketnya dua nama pemain anyar Red Sparks itu pun seakan menjadi bukti jika kehilangan Megawati Hangestri tak menghilangkan popularitas Red Sparks di Liga Voli Korea.
(akg)
Load more