ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara
- Istimewa
‎Jakarta, tvOnenews.com - Ajang olahraga bela diri bertaraf internasional kembali hadir di Tanah Air melalui gelaran ISKA Indonesia Open 2026. Ajang ini bakal menjadi daya tarik bagi para atlet combat sports dari berbagai daerah hingga mancanegara.
ISKA Indonesia Open 2026 akan digelar di Jakarta pada 28 Juni 2026 mendatang. Ajang ini menghadirkan konsep kompetisi terbuka atau Open International yang mempertemukan atlet nasional dan peserta dari negara-negara afiliasi.
Sebelumnya pada edisi 2025, ajang ini telah diikuti oleh peserta dari delapan negara. Sehingga menjadi bukti indikator bahwa turnamen ini terus berkembang dan mulai mendapat perhatian di level regional hingga internasional.
Kompetisi bergengsi ini masuk dalam kalender penting olahraga bela diri di Indonesia. Selain itu, ISKA Indonesia Open 2026 juga menawarkan berbagai kategori pertandingan yang terbagi dalam dua format utama.
Format pertama adalah Ring Sport yang mempertandingkan sejumlah disiplin populer. Di antaranya adalah K-1 Rules, Low Kick, Boxing, serta Muay Thai.
Sementara itu, format kedua adalah Tatami Sport. Kategori yang dipertandingkan meliputi Kick Light dan Boxing Light yang menonjolkan teknik serta kecepatan atlet.
Tidak hanya terbatas pada satu kelompok usia, kejuaraan ini juga membuka peluang bagi berbagai jenjang atlet. Mulai dari Children hingga Master, semua mendapat kesempatan untuk tampil dan bersaing secara profesional.
Hal tersebut membuat ajang ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan berkelanjutan. Atlet muda hingga senior bisa merasakan atmosfer pertandingan yang kompetitif dan berstandar internasional.
Selain itu ISKA Indonesia Open 2026 juga menyajikan perebutan sabuk juara nasional. Nantinya ada tiga divisi spesial disiapkan untuk menjadi sorotan dalam kejuaraan tersebut.
Divisi tersebut meliputi Sabuk Juara Nasional kelas 57 kg Kickboxing K-1 Rules. Kemudian ada juga Sabuk Juara Nasional kelas 63,5 kg Muaythai Rules yang dipastikan berlangsung sengit.
Tak hanya itu, terdapat pula satu divisi khusus yang cukup unik. Yakni perebutan Sabuk Militer kelas 63,5 kg K-1 Rules Kickboxing yang diperuntukkan bagi atlet dari kalangan militer.
Ketua Dewan Pembina ISKA Indonesia, Letkol Cba Moch. Andi Hidayat Arifianto, menilai pembukaan divisi tersebut memiliki nilai strategis. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk sinergi antara dunia olahraga dan institusi pertahanan.
“Inisiatif pembukaan divisi khusus militer ini menjadi langkah penting dalam memperluas partisipasi komunitas bela diri di Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia olahraga combat sports dengan institusi pertahanan yang memiliki tradisi kuat dalam pembinaan fisik dan disiplin, serta menjadi wadah bagi prajurit TNI untuk mengembangkan potensi dan skill mereka dalam dunia combat sports," ujar Andi.Â
Di sisi lain, Presiden ISKA Indonesia, Mustadi Anetta, menegaskan bahwa event ini bukan sekadar kompetisi biasa. Ia menyebut kejuaraan ini sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam meningkatkan kualitas atlet dan ekosistem olahraga bela diri.
“Melalui ISKA Indonesia Open 2026, kami ingin menghadirkan panggung kompetisi yang profesional dan terbuka bagi para atlet dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari negara-negara sahabat yang terafiliasi dengan ISKA," ucap Mustadi.
"Kami berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem combat sports di Indonesia serta melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level internasional," tambahnya.
Sebagai ajang berskala internasional, kejuaraan ini ditargetkan diikuti oleh ratusan atlet. Partisipasi luas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas persaingan sekaligus memperkuat jaringan komunitas bela diri.
ISKA Indonesia bersama Twinflame Combat juga terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan olahraga bela diri profesional. Melalui event ini, mereka membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi komunitas nasional hingga global.
(igp/nad)Â
Load more