Prediksi Line Up Red Sparks: Tanpa Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kembalikan Vanja Bukilic ke Posisi Asli
- Instagram Red Sparks
tvOnenews.com - Dengan berakhirnya masa tryout pemain asing dan kuota Asia, Megawati Hangestri resmi berpisah dengan Jung Kwan Jang Red Sparks setelah menjalani dua musim yang gemilang.
Megawati kini melanjutkan kariernya bersama Hyundai Hillstate di bawah asuhan Kang Sung-hyung. Di tim barunya, ia akan berduet dengan pemain asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.
Sementara itu, Red Sparks yang dilatih Ko Hee-jin memilih Vanja Bukilic sebagai pemain asing. Untuk slot pemain Asia, mereka merekrut Zhong Hui, eks rekan setim Kim Yeon-koung.
- KOVO
Sejak 2018, Zhong Hui memperkuat Shanghai Yuvest Professional Team dan tampil konsisten. Ia sukses meraih gelar Liga Voli Profesional China pada 2021 dan 2026, serta menorehkan prestasi individu berupa Best Outside Hitter pada 2022 dan 2023, serta Best Receiver pada 2024—yang menegaskan kualitasnya sebagai pemain komplet, baik dalam menyerang maupun bertahan.
Ko Hee-jin mengaku puas setelah menyaksikan langsung performa Zhong Hui.
“Saya menyaksikan langsung permainan Zhong Hui di Shanghai pada Januari lalu. Saya memastikan bahwa dia adalah pemain yang tepat untuk tim kami, karena memiliki kemampuan menyerang dan bertahan yang sama baiknya. Saya sangat senang kami bisa merekrutnya,” ujar Ko Hee-jin seperti dilansir starnewskorea.
“Setelah Zhong Hui bergabung, kami akan mempersiapkan tim secara sistematis bersama seluruh pemain untuk semakin memperkuat skuad,” lanjutnya.
Kehadiran Zhong Hui menandai dimulainya babak baru bagi Red Sparks. Klub berharap dapat kembali bersaing di level tertinggi sekaligus menutup kekosongan yang ditinggalkan Megawati.
Perhatian publik kini tertuju pada kemampuan Zhong Hui dalam menjawab ekspektasi tinggi tersebut, mengingat tidak mudah menggantikan sosok Megawati yang telah memberikan kontribusi besar selama dua musim.
Bersama Megawati, Red Sparks bahkan mampu melaju hingga final sebagai kuda hitam—tim yang awalnya tidak diunggulkan. Meski dihantam badai cedera, Megawati tetap mampu membawa timnya memaksa Heungkuk Life Pink Spiders hingga laga penentuan game kelima.
Hasil tersebut hampir menggagalkan akhir karier indah sang legenda voli Korea, Kim Yeon-koung, sebelum akhirnya Red Sparks harus puas finis sebagai runner-up Liga Voli Korea 2024/2025.
Di V-League, peran pemain asing sangat krusial hingga kerap disebut sebagai “setengah kekuatan tim.” Hal ini terlihat pada musim 2025-2026, ketika seluruh tujuh besar pencetak poin ditempati oleh pemain asing.
Bahkan, selisih poin antara Elisa Zanette (586 poin) di peringkat ketujuh dan Justin Jauč (466 poin) di peringkat kedelapan mencapai 120 poin.
Pada seleksi pemain asing V-League Women 2026-2027 yang digelar di Praha, Republik Ceko, sebanyak 26 pemain mendaftar, namun tiga di antaranya mengundurkan diri sehingga total peserta menjadi 19 pemain.
Meski kadang muncul talenta “berlian tersembunyi”, kualitas pemain yang tersedia tetap memiliki batasan, sehingga pemain berpengalaman di V-League kerap menjadi incaran utama klub.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Bukilić, pemain dengan tinggi 198 cm yang sebelumnya membawa Red Sparks menjadi runner-up musim 2024-2025 dan sempat bermain di liga Italia.
Ko Hee-jin, yang memiliki hubungan baik dengannya, secara terbuka menyatakan keinginannya untuk kembali merekrut sang pemain.
Harapan tersebut terwujud ketika Red Sparks mendapatkan pilihan pertama dalam draft dan berhasil memulangkan Bukilić. Pada musim 2024-2025, ia mencatatkan 638 poin (peringkat kelima) dengan efisiensi penerimaan 34,38 persen (peringkat kesepuluh).
Sebelumnya, Bukilić juga pernah bermain sebagai opposite spiker untuk Korea Expressway Corporation pada musim 2023-2024 dengan torehan 935 poin (peringkat ketiga), serta mengisi posisi yang sama saat berkarier di Italia. Ia sendiri lebih menyukai peran sebagai opposite spiker karena dapat memaksimalkan keunggulan tinggi badan dan fokus pada serangan.
Untuk musim mendatang, Vanja Bukilic diperkirakan akan kembali bermain sebagai opposite spiker di Red Sparks. Hal ini dimungkinkan setelah klub merekrut Zhong Hui sebagai outside hitter melalui kuota Asia.
Perubahan ini tidak hanya mengurangi beban penerimaan Bukilić, tetapi juga berpotensi meningkatkan kontribusinya dalam serangan.
Selain itu, dengan bergabungnya middle blocker Jung Ho-young ke Pink Spiders, Pevoli Serbia itu juga diharapkan mengambil peran lebih besar dalam blok pertahanan.
Prediksi Line Up Red Sparks Musim 2026/2027
- KOVO
Jung Kwan Jang Red Sparks diperkirakan tetap mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan wajah baru untuk menghadapi musim 2026/2027.
Di posisi setter, peran utama masih akan dipegang oleh Yeum Hye-seon, sosok senior yang menjadi motor permainan tim.
Untuk posisi opposite spiker, Vanja Bukilic diproyeksikan mengisi peran tersebut. Ia akhirnya kembali bermain di posisi aslinya, yang memungkinkan kontribusi maksimal dalam sektor serangan.
Sementara di posisi outside hitter, Lee Seon-woo akan menjadi pilihan utama, dengan Park Yeo-reum sebagai opsi rotasi.
Di lini tengah, Park Eun-jin tetap menjadi andalan sebagai middle blocker utama.
Sepeninggal Jung Ho-young, posisi tandemnya akan diisi oleh Lee Ji-soo, yang diharapkan mampu memperkuat pertahanan di area net.
Pada posisi libero, Red Sparks memiliki dua opsi, yakni Noh Ran dan rekrutan anyar dari Heungkuk Life Pink Spiders, Do Su-bin.
Kehadiran Do Su-bin merupakan bagian dari skema kompensasi atas transfer Jung Ho-young ke Pink Spiders. Libero berusia 27 tahun tersebut dikenal berpengalaman di V-League, serta pernah menjadi bagian dari skuad Pink Spiders yang menjuarai liga pada musim 2018/2019 dan 2024/2025.
Dengan komposisi ini, Red Sparks diharapkan mampu kembali tampil kompetitif dan menjaga keseimbangan antara lini serang dan pertahanan. (ind)
Load more