Kronologi Dugaan Pelecehan Seksual Atlet Voli Korea, Kementerian Olahraga Lakukan Investigasi
- Freepik
Jakarta, tvOnenews.com - Liga Voli Korea kembali dibuat gempar dengan adanya dugaan pelecehan yang terjadi di salah satu klub. Kronologi pelecehan pun diungkap setelah orang tua atlet melapor pada Pusat Etika Olahraga.
Kontroversi Liga Voli Korea ini terjadi setelah laporan seorang pelatih di salah satu klub tim putri melakukan pelecehan seksual pada pemain.
Namun nama klub maupun terduga pelaku belum diungkap ke publik dengan KOVO turun tangan untuk mengambil tindakan setelah Pusat Etika menyelesaikan investigasi.
Media Korea Selatan, STN Sports, mengungkapkan kronologi kejadian pelecehan seksual dari klub putri Liga Voli Korea, 'A'. Pada awalnya, pemain merasa dilecehkan secara seksual oleh pelatihnya pada makan malam tim.
"Pemain tersebut kemudian melapor pada klub, kemudian klub mengetahui situasi tersebut," tulis laporan STN Sports, dikutip Rabu (15/7/2026).
Setelah itu, klub memisahkan pemain dan pelatih, diketahui, pelatih tersebut kemudian mengajukan pengunduran diri.
Tak puas dengan tindakan klub, orang tua pemain kemudian melaporkan masalah tersebut pada Pusat Etika Olahraga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan.
"Laporan tersebut diterima dan saat ini sedang melakukan penyelidikan," lanjut laporan tersebut.
Dari laporan tersebut pun terungkap bahwa investigasi tertunda lebih lama karena pertemuan tersebut adalah makan malam tim dengan banyak diisi oleh staf pelatih, pemain dan manajemen.
"Beberapa di antaranya telah pindah ke tim lain, namun diharapkan hasilnya segera dirilis, jika klub belum menerima pengunduran diri tersebut, masa depan pelatih akan diputuskan berdasarkan temuan ini," lanjut laporan tersebut.
Laporan lain pun menyebut bahwa klub tersebut baru saja melakukan pergantian internal dengan mengganti manajer umum dan personel tim.
"Namun dipahami bahwa penggantian manajer umum tersebut tidak terkait dengan tuduhan pelecehan seksual," tulis laporan tersebut.
Di sisi lain, KOVO telah menerima laporan dari klub dan menantikan hasil investigasi dari Pusat Etika Olahraga sebelum akhirnya mengambil keputusan.
"Kami mengetahui masalah ini setelah menerima laporan dari klub, saat ini kami sedang menunggu hasil investigasi dari Pusat Etika Olahraga," ujar perwakilan federasi dikutip dari laman News1.
"Keputusan apakah akan mengadakan rapat komite disiplin akan dibuat berdasarkan hasil investigasi," lanjut perwakilan KOVO.
Load more