Jawaban Berkelas Megawati Hangestri usai Dapat Julukan Baru dari Media Korea
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @hdecvolleyballteam
Megawati Merasa Malu Dibandingkan Kim Yeon-koung
Julukan tersebut kemudian mendapat respons langsung dari Megawati. Ia mengaku mengetahui dirinya disebut sebagai 'Kim Yeon-koung Indonesia', tetapi merasa malu karena dibandingkan dengan sosok yang begitu besar dalam dunia voli Korea Selatan.
“Saya tahu saya disebut ‘Kim Yeon-kyung-nya Indonesia.’ Saya merasa malu hanya karena dibandingkan dengan Yeon-kyung. Namun, saya benar-benar merasakan bahwa status voli putri di Indonesia telah meningkat.
"Saya juga mendengar bahwa jumlah pemain muda yang ingin bermain voli telah meningkat. Saya berharap dapat bekerja lebih keras dan memberikan pengaruh positif, seperti Yeon-kyung.”
Bagi Megawati, julukan tersebut bukan sekadar bentuk pujian terhadap dirinya. Ia melihat perbandingan tersebut sebagai gambaran meningkatnya popularitas dan perkembangan bola voli putri di Indonesia.
- KOVO
Megawati juga berharap kiprahnya di V-League dapat memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan olahraga tersebut di Tanah Air, terutama bagi generasi muda yang mulai tertarik menekuni bola voli.
Pernah Jadi Rival di Final V-League
Kim Yeon-koung sendiri merupakan salah satu pevoli paling terkenal di Korea Selatan dan pernah menjadi rival Megawati ketika masih aktif memperkuat Pink Spiders.
Sebagai salah satu pemain terbaik dunia, Kim Yeon-koung memiliki pengalaman panjang bersama sejumlah klub elite internasional. Ia pernah bermain untuk Fenerbahce pada 2011/2012 hingga 2016/2017 dan Eczacibasi pada 2018/2019 hingga 2019/2020 di Liga Voli Turki.
Di level internasional, Kim juga menjadi tulang punggung Timnas Voli Putri Korea Selatan selama bertahun-tahun. Status tersebut membuatnya dikenal sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah bola voli Korea Selatan.
Megawati bahkan pernah berhadapan langsung dengan Kim Yeon-koung dalam final V-League musim 2024-2025. Saat itu, Megawati bersama Red Sparks harus mengakui keunggulan Pink Spiders setelah kalah dengan agregat 2-3.
Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen penting bagi Kim Yeon-koung sebelum akhirnya memutuskan mengakhiri karier profesionalnya.
Kini, Kim Yeon-koung telah meninggalkan lapangan sebagai pemain profesional, sementara Megawati melanjutkan perjalanannya di V-League bersama Hyundai Hillstate.
Load more