News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Shin Tae-yong Pernah Ungkap Kekaguman pada Megawati Hangestri

Shin Tae-yong ternyata pernah mengungkap kekagumannya pada Megawati Hangestri. Simak pujian STY dan alasan Megatron begitu mencuri perhatiannya.
Selasa, 8 September 2026 - 11:57 WIB
Shin Tae-yong dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | YouTube Negawassup - Instagram @hdecvolleyballteam

tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian publik bukan hanya tertuju pada kiprahnya sebagai pevoli Indonesia, tetapi juga pada pengakuan dari salah satu sosok yang sangat dikenal dalam dunia olahraga Tanah Air, Shin Tae-yong.

Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut ternyata sudah cukup lama mengetahui sosok Megawati. Bahkan, Shin Tae-yong mengaku beberapa kali menyaksikan langsung pertandingan Megawati ketika sang pevoli masih memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut diungkapkan Shin Tae-yong dalam wawancara di kanal YouTube Negawassup. Meski berasal dari cabang olahraga berbeda, pelatih asal Korea Selatan itu mengaku mampu melihat kualitas istimewa yang dimiliki Megawati.

"Ya saya tahu Megawati, dia datang (bergabung) dengan JungKwanJang (Red Sparks) dan menjadi pemain terbaik di sana," kata Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong dan Megawati Hangestri
Shin Tae-yong dan Megawati Hangestri
Sumber :
  • YouTube Negawassup - KOVO

Pernyataan tersebut menarik perhatian karena menunjukkan bahwa kiprah Megawati di Korea Selatan tidak hanya diperhatikan oleh penggemar voli.

Namanya ternyata juga dikenal oleh tokoh olahraga Korea Selatan yang memiliki pengalaman panjang di dunia sepak bola internasional.

Megawati mulai mencuri perhatian besar ketika bergabung dengan Red Sparks untuk musim 2023/2024. Kepindahan tersebut menjadi langkah penting dalam kariernya karena V-League dikenal sebagai salah satu kompetisi voli putri paling kompetitif di Asia.

Dalam dua musim memperkuat Red Sparks, Megawati berkembang menjadi salah satu pemain penting dalam tim. Kemampuan melakukan serangan keras dari posisi opposite membuatnya kerap menjadi pilihan utama dalam situasi-situasi krusial.

Tidak hanya produktif mencetak poin, Megawati juga mampu beradaptasi dengan cepat terhadap permainan voli Korea Selatan. Performa tersebut kemudian membuat popularitasnya ikut meningkat, baik di Korea maupun Indonesia.

Shin Tae-yong pun ternyata menjadi salah satu orang yang mengikuti perjalanan tersebut.

"Aku sering melihatnya bermain saat masih membela Red Sparks. Hanya saja saya tidak pernah berkesempatan bertemu langsung," tegas mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Pengakuan ini menjadi semakin menarik karena Shin Tae-yong dan Megawati sama-sama memiliki pengalaman sebagai figur olahraga Indonesia yang mendapatkan perhatian besar di Korea Selatan.

Ada satu hal yang secara khusus membuat Shin Tae-yong terkesan ketika menyaksikan permainan Megawati.

Menurutnya, Megawati mempunyai kombinasi kemampuan fisik yang membuatnya berbeda dari pemain lain. Ia melihat pevoli asal Jember itu bukan hanya mengandalkan postur tubuh, tetapi juga memiliki kelincahan serta kemampuan melompat yang sangat baik.

"Aku mengetahui banyak atlet perempuan di Indonesia. Tetapi khusus Megawati, dia gesit dan bagus dalam jump (lompatan)," sambungnya.

Dalam olahraga voli, kemampuan melompat menjadi salah satu elemen penting, terutama bagi pemain yang berperan sebagai penyerang.

Bagi Megawati, kemampuan tersebut menjadi salah satu senjata yang membuat spike-nya sulit dihentikan ketika berada dalam kondisi terbaik.

Shin Tae-yong juga memberikan penilaian terhadap kondisi fisik Megawati secara keseluruhan.

"Sebagai atlet kau memiliki postur atletis dan kekuatan yang baik," ujar Shin Tae-yong.

Megawati Hangestri berseragam Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea musim 2026/2027
Megawati Hangestri berseragam Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea musim 2026/2027
Sumber :
  • Instagram Hyundai HIllstate

Pujian tersebut menunjukkan bahwa kualitas Megawati yang menarik perhatian STY bukan sekadar jumlah poin yang dihasilkan. Ada aspek atletis yang membuatnya dinilai memiliki modal untuk bersaing di level kompetisi tinggi.

Penilaian Shin Tae-yong terhadap Megawati bahkan tidak berhenti pada pujian mengenai kemampuan fisiknya.

Ia mengaku beberapa kali dibuat terkejut ketika melihat aksi Megawati dalam pertandingan. Menurutnya, performa sang pevoli mampu melampaui ekspektasi yang sebelumnya ia miliki.

"Aku juga kadang terkejut ketika melihat Megawati dalam pertandingan. Karena dia adalah pemain yang bagus, dan jauh melebihi ekspektasi," bebernya.

Ucapan tersebut menjadi bentuk apresiasi yang cukup menarik mengingat Shin Tae-yong memiliki latar belakang sepak bola, sementara Megawati berkarier di voli.

Namun, sebagai seorang pelatih profesional, STY tentu terbiasa memperhatikan aspek-aspek fundamental seorang atlet seperti kekuatan fisik, kecepatan, koordinasi, eksplosivitas, serta kemampuan menjaga performa ketika berada dalam tekanan.

Pujian Shin Tae-yong tidak dapat dilepaskan dari perkembangan karier Megawati di Korea Selatan.

Pada musim 2023/2024, Megawati langsung memberikan dampak besar bagi Red Sparks. Ia mampu mencetak 736 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 43,95 persen.

Performa tersebut kemudian meningkat pada musim 2024/2025. Megawati membukukan 802 poin dengan efektivitas serangan mencapai 48,06 persen.

Catatan itu memperlihatkan bagaimana Megawati tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga berkembang setelah menjalani satu musim penuh di V-League.

Pada musim keduanya, ia semakin matang dalam membaca permainan dan menjadi salah satu pusat serangan Red Sparks.

Popularitas Megawati pun ikut memberikan dampak terhadap perhatian masyarakat Indonesia kepada kompetisi voli Korea Selatan. 

Pertandingan Red Sparks menjadi salah satu tontonan yang banyak dinantikan penggemar voli Tanah Air ketika Megawati berada di dalam skuad.

Setelah dua musim membela Red Sparks, Megawati kini memasuki tantangan baru.

Ia resmi bergabung dengan Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk menghadapi kompetisi V-League musim 2026/2027.

Kepindahan tersebut menjadi salah satu transfer yang paling dinantikan karena Megawati akan memperkuat klub yang sebelumnya beberapa kali menjadi lawannya ketika masih membela Red Sparks.

Kini, pemain yang dahulu menjadi ancaman bagi Hillstate justru akan menjadi bagian dari kekuatan mereka.

Menariknya, wawancara Shin Tae-yong tidak hanya berisi pujian terhadap kemampuan Megawati.

Di penghujung pembicaraan, STY juga menyampaikan harapan untuk dapat bertemu langsung dengan Megawati suatu hari nanti.

Keinginan tersebut muncul karena Shin Tae-yong merasa memiliki pengalaman yang cukup mirip dengan Megawati.

Keduanya sama-sama merupakan sosok olahraga yang mendapatkan perhatian besar dari masyarakat Indonesia sekaligus memiliki tempat tersendiri di Korea Selatan.

"Saya pikir kita memiliki kesamaan. Akan seru jika bisa bertukar cerita dengannya (Megawati Hangestri)," pungkas Shin Tae-yong.

Pesan tersebut terasa cukup spesial bagi Megawati. Sebab, apresiasi datang dari sosok yang berasal dari cabang olahraga berbeda tetapi mampu melihat kualitasnya sebagai seorang atlet.

Bagi Megawati, perjalanan di Korea Selatan juga belum selesai. Setelah melewati dua musim bersama Red Sparks dan membangun reputasi sebagai salah satu pemain asing Asia yang diperhitungkan di V-League, kini ia memiliki kesempatan untuk menciptakan cerita baru bersama Hyundai Hillstate.

Kini, publik tinggal menantikan bagaimana Megawati menjawab ekspektasi besar tersebut.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Curhatan Korban Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan, Ceritakan Detik-detik Aksi Pelaku di Ruang Gelap

Curhatan Korban Dugaan Pelecehan Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan, Ceritakan Detik-detik Aksi Pelaku di Ruang Gelap

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum guru di SMAN 1 Pamanukan terus menjadi perhatian dan viral di media sosial. Begini curhatan korban.
Polisi Tangkap Wanita Pencuri Tiga Rumah Kosong di Jaktim, Beraksi Saat Korban Salat dan Rumah Tak Dikunci

Polisi Tangkap Wanita Pencuri Tiga Rumah Kosong di Jaktim, Beraksi Saat Korban Salat dan Rumah Tak Dikunci

Tim Anggota Unit 5 Subdit 3 Tahbang/Resmob meringkus wanita berinisial SAP alias Caca (20) yang melakukan pencurian di sejumlah rumah kosong, wilayah Jakarta Timur
Namnya Terseret Skandal Pelecehan Seksual, Ko Hee-jin Disebut Sampai Kena Mental Sebelum Mundur dari Red Sparks

Namnya Terseret Skandal Pelecehan Seksual, Ko Hee-jin Disebut Sampai Kena Mental Sebelum Mundur dari Red Sparks

Tim asal Daejeon, Red Sparks, secara resmi mengumumkan jika Ko Hee-jin telah memutuskan untuk mundur dari kursi pelatih menjelang musim baru Liga Voli Korea.
Puan Dukung Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, Ingatkan Harus Bermanfaat

Puan Dukung Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, Ingatkan Harus Bermanfaat

Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah pemerintah menambah alokasi anggaran untuk mitigasi bencana. Dia pun mengingatkan anggaran itu harus bermanfaat
Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi pihaknya memang telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP terhadap kematian Fajar Sahrudin.
Pansus DPRD DKI temukan pengelolaan lokasi parkir belum kantongi izin

Pansus DPRD DKI temukan pengelolaan lokasi parkir belum kantongi izin

Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta menemukan pengelolaan parkir diduga belum mengantongi izin di sejumlah kawasan ramai, termasuk area pertokoan dan kompleks ruko

Trending

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Kronologi Lengkap Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Medsos Bernama Fajar Sahrudin

Viral satu kasus bunuh diri di media sosial (Medsos) yang masih didalami oleh Kepolisian. Korban FS ditemukan tak bernyawa di kawasan GBK, Jakarta.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Barang Bukti Ini yang Ditemukan Polisi saat Menemukan Fajar Sahrudin Meninggal Dunia di GBK

Berdasarkan hasil oleh TKP Polsek Tanah Abang bersama Polres Jakarta Pusat kalau penemuan jasad dari Fajar Sahrudin ditemukan di GBK. Kini cuitannya jadi viral
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Alasan Para Pemain Timnas Indonesia Geruduk Kreator Konten Australia: Welber Jardim hingga Justin Hubner Susul Mathew Baker

Para pemain Timnas Indonesia terpantau meramaikan kolom komentar salah satu podcaster Australia, Daniel Olaniran. Hal itu viral lantaran dirinya menyebut jika skuad Garuda tak mengerti sepak bola. 
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT