Pelatih Hyundai Hillstate Soroti Perkembangan Megawati Hangestri, tetapi Menyesal Cuma Main Dua Kali
- KOVO
tvOnenews.com - Klub baru Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate, harus mengakhiri perjalanan di turnamen pramusim KOVO Cup 2026 setelah gagal melaju ke semifinal.
Meski menelan dua kekalahan, Megawati tetap menunjukkan kontribusi positif di lini serang meskipun kondisinya belum pulih sepenuhnya.
Hyundai Hillstate asuhan Kang Sung-hyung menutup perjalanan mereka di fase grup dengan kekalahan 0-3 dari GS Caltex pada 16 Oktober. Pertandingan terakhir Grup B divisi putri tersebut berlangsung di Gimnasium Jinnam, Yeosu, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan.
- Instagram.com/@hdecvolleyballteam
Hasil itu membuat Hyundai Hillstate menelan dua kekalahan dan dipastikan gagal melangkah ke babak semifinal.
Pelatih Kang Sung-hyung sebelumnya berharap timnya bisa mendapatkan lebih banyak kesempatan bertanding. Keinginannya tersebut berkaitan dengan upaya membangun chemistry antara setter Kim Da-in, Megawati Hangestri asal Indonesia, dan Jordan Wilson dari Amerika Serikat.
Ketiga pemain tersebut baru berlatih bersama selama sekitar dua minggu hingga turnamen dimulai pada 11 Oktober. Waktu persiapan yang relatif singkat menjadi tantangan tersendiri bagi Hyundai Hillstate dalam membangun koordinasi permainan.
Kim Da-in sendiri sempat menghabiskan banyak waktu bersama tim nasional Korea Selatan untuk mengikuti Kejuaraan Asia dan Asian Games. Sementara itu, Megawati Hangestri dan Jordan Wilson juga belum mencapai kondisi fisik terbaik mereka.
Meski demikian, Kang tetap melihat sejumlah perkembangan positif selama turnamen berlangsung.
Dalam wawancara setelah pertandingan melawan GS Caltex, Kang menyoroti peningkatan koordinasi antara umpan Kim Da-in dan serangan Megawati Hangestri.
"Mulai set ketiga dan seterusnya, umpan (lemparan) yang terhubung dengan serangan lebih banyak keluar dari sisi Mega," ujar Kang dilansir dari My Daily.
Ia juga menilai permainan blok timnya mengalami perkembangan dibandingkan pertandingan pertama.
"Blok tengah juga tampil lebih baik dibandingkan pertandingan pertama."
Kang Sung-hyung mengaku kecewa karena Hyundai Hillstate hanya mendapatkan dua kesempatan bertanding di KOVO Cup 2026.
Menurutnya, tambahan pertandingan akan membantu para pemain membangun koordinasi dan memahami karakter permainan satu sama lain.
"Sangat disayangkan kami hanya menyelesaikan dua pertandingan. Saya berharap kami memiliki lebih banyak waktu untuk berkoordinasi."
Dari sisi individu, Megawati menunjukkan perkembangan performa dalam pertandingan melawan GS Caltex. Pada set pertama, pemain berjuluk Megatron itu mencetak lima poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 50 persen.
Megawati kemudian tidak masuk dalam susunan pemain inti pada set kedua. Namun, ia kembali berkontribusi pada set ketiga dan menambah koleksi poinnya menjadi 10 dengan tingkat keberhasilan serangan sebesar 56,25 persen.
Catatan tersebut menjadi sinyal positif bagi Hyundai Hillstate, terlebih Megawati disebut belum pulih sepenuhnya dari kondisi fisiknya.
Selain Megawati, middle blocker Kim Hee-jin juga memberikan kontribusi dengan mencetak delapan poin, termasuk dua blok dan satu servis ace.
Di sisi lain, Kang masih memiliki pekerjaan rumah terkait kemampuan penerimaan bola Jordan Wildon.
Jordan mengemas 13 poin, menjadi pencetak angka terbanyak kedua di Hyundai Hillstate setelah Megawati. Ia juga tercatat melakukan 22 penerimaan bola, jumlah terbanyak di antara pemain timnya.
Namun, Jordan mendapat tekanan dari para server GS Caltex yang secara konsisten mengarahkan servis kepadanya. Situasi tersebut membuat penerimaan bola menjadi salah satu aspek yang perlu dibenahi Hyundai Hillstate.
Kang memahami bahwa Jordan akan menghadapi beban besar dalam menerima servis lawan. Meski begitu, ia menilai peningkatan kemampuan tersebut membutuhkan proses dan dukungan dari seluruh pemain.
"Beban menerima bola melawan Jordan tidak dapat dihindari, tetapi ini bukan sesuatu yang terjadi dalam semalam," kata Kang.
Ia menambahkan, "Rekan setimnya perlu mendukungnya dari pinggir lapangan."
- Hyundai Hillstate
Kegagalan Hyundai Hillstate melaju ke semifinal KOVO Cup 2026 memang menjadi hasil yang kurang memuaskan. Namun, turnamen pramusim ini tetap memberikan kesempatan bagi Kang Sung-hyung untuk mengevaluasi permainan tim, termasuk membangun chemistry antara Kim Da-in, Megawati Hangestri, dan Jordan Wilson.
Bagi Megawati, kontribusinya di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih menjadi salah satu catatan positif. Hyundai Hillstate kini memiliki kesempatan untuk memperbaiki koordinasi dan mematangkan persiapan sebelum menghadapi kompetisi resmi Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Load more