GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini 6 Petinju Muslim Juara Dunia, Tiga Orang Merupakan Mualaf, Muhammad Ali Terhebat

Banyak atlet muslim berprestasi di beragam cabang olahraga, termasuk ring tinju profesional. Siapa saja enam petinju muslim paling sukses sebagai juara dunia?
Rabu, 22 Juni 2022 - 18:43 WIB
Enam petinju muslim yang pernah bergelar juara dunia.
Sumber :
  • instagram

Jakarta – Banyak atlet muslim berprestasi di beragam cabang olahraga, termasuk ring tinju profesional. Siapa saja enam petinju muslim paling sukses sebagai juara dunia?

Dunia olahraga mengenal banyak legenda beragama Islam. Zinedine Zidane sukses di sepakbola, Kareem Abdul Jabar di bola basket, Khabib Nurmagimedov di MMA, dan masih banyak lagi di cabang lain, tak ketinggalan cabang adu jotos yang melahirkan banyak petinju muslim yang meraih prestasi tertinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak sekadar menjadi petarung tangguh, banyak pula atlet muslim yang berhasil menjadi juara dunia tinju. Berikut ini 6 petinju muslim yang berhasil menjadi juara dunia.

 

1. Ruslan Chagaev

Lahir dari orang tua yang beragama Islam, Ruslan Chagaev adalah seorang muslim sejati. Petinju berpaspor Uzbekistan mulai berkarier tinju profesional pada 1997 dan pensiun 2016.

Prestasi tertinggi Chagaev ialah juara dunia kelas berat versi WBA sebanyak 2 kali, pada 2007-2009 dan 2014-2016. Bahkan ia merupakan petinju Asia pertama menjadi juara dunia kelas berat. Gaya tinjunya seperti Mike Tyson, yakni fighter sejati, maka pantas ia berjuluk White Tyson dari Uzbekistan.

 

2. Amir Khan

Petinju asal Inggris keturunan Pakistan, Amir Khan memulai karier tinju dari amatir. Prestasi tertinggi petinju berjuluk King Khan adalah meraih medali perak Olimpik 2004 Athena saat usianya masih sangat muda, 17 tahun.

Setahun sesudah Olimpik, King Khan beralih ke profesioanl. Dalam debutnya, Amir Khan berhasil  menaklukkan lawannya dengan kemenangan TKO pada ronde pertama. Bahkan pertarungan pertamanya sukses menarik penonton sebanyak 4,4 juta.

Khan pertama kali menjadi juara dunia pada 2009 dengan mengalahkan Andreas Kotelnik di kelas ringan WBA. Pada 2011, ia mampu melakukan unifikasi gelar kelas ringan WBA dan IBF dengan menaklukkan Zab Judah.

Setelah menyatukan gelar juara, prestasinya turun naik. Terakhir kali pada Februari 2022, Amir Khan bertarung dengan sesama petinju asal inggris, Kell Brook. Namun King Khan takluk pada ronde keenam dengan TKO. Kekalahannya mendorong Amir Khan pensiun dari tinju yang telah membesarkan namanya. 

 

3. Naseem Hamed

Petinju muslim lain yang berhasil menjadi juara dunia adalah Naseem Hamed yang juga berasal dari Inggris. Berkarier di tinju profesional dari 1992 sampai 2002. Selama 10 tahun, Prince Naseem atau Pangeran Naseem meraih gelar juara dunia kelas bulu WBO dari 1995 hingga 2000.

Kemudian Hamed meraih gelar kelas bulu IBF tahun pada 2007 dan gelar WBC pada 1999 sampai 2000. Penampilannya sangat enerjik dan sangat menghibur. Bertarung sebanyak 37 kali, Pangeran Naseem mengalami hanya satu kali kekalahan ketika berhadapan dengan Marco Antonio Barrera.

 

4. Bernard Hopkins

Berbeda dengan Naseem Hamed, Amir Khan dan Ruslan Chagaev, Bernard Hopkins ialah seorang mualaf dari Amerika Serikat. Bernard Hopkins mempunyai julukan The Executioner atau Sang eksekutor yang merajai kelas menengah pada kurun tahun 1988 sampai 2016.

Bernard Hopkins ialah petinju yang mampu menjadi juara dunia di kelas yang berbeda, kelas menengah dan kelas berat ringan. Pertama kali menjadi juara dunia pada 1995 di kelas menengah IBF, ia sukses pula menjadi juara dunia kelas berat ringan IBO pada 2006.

Hopkins juga menjadi petinju yang paling sukses dan masih menjadi juara dunia di tiga dekade. Bahkan The Executioner berhasil menjadi juara dunia tertua ketika umurnya sudah mencapai 49 tahun 49 hari.

 

5. Mike Tyson

Siapa tidak kenal dengan nama Mike Tyson? Pria berjuluk Iron Mike merupakan petinju yang terkenal dengan pukulan keras dan mematikan. Menjadi mualaf ketika ia mendapat hidayah dari dalam penjara dan memilih nama muslim sebagai Abdul Azis.

Mike Tyson memulai kiprahnya di tinju profesional kelas berat pada 1985. Hanya setahun kemudian, 1986, dalam usia yang masih sangat muda, 20 tahun dan 145 hari, Iron Mike berhasil menjadi juara dunia kelas berat WBC dengan mengalahkan juara bertahan Trevor Berbick.

Sampai saat ini, Mike Tyson tercatat sebagai petinju termuda sepanjang sejarah yang menjadi juara dunia kelas berat. Bertarung sebanyak 58 kali, Tyson mencatat rekor 50 kali menang, 6 kali kalah dan 2 kali no contest.   

 

6. Muhammad Ali

Sebelum Mike Tyson, dunia tinju kelas berat lebih dulu jatuh cinta pada Muhammad Ali. Meskipun sudah meninggal dunia, nama besar Muhammad Ali masih harum. Kiprahnya di dunia tinju sangat menginspirasi penggemarnya, di dalam maupun di luar ring.

Mulai bertinju dari usia 12 tahun, sepuluh tahun kemudian, pada usia 22 tahun, Muhaamad Ali sudah berhasil menjadi juara dunia kelas berat WBA dan WBC dengan mengalahkan Sonny Liston.

Dalam perjalanan hidupnya, Muhammad Ali pernah menolak wajib militer oleh pemerintahan Amerika Serikat. Penolakannya membuat komisi tinju setempat mencabut gelar dan lisensi bertinju Ali.

Namun bukan Muhammad Ali kalau gampang menyerah. Meski hampir selama empat tahun tidak berlatih dan bertanding, petinju semula bernama Cassius Marcellus Clay Jr kembali bangkit. Pada 1974, Ali kembali menjadi juara dunia kelas berat WBA dan WBC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ali merebut sabuk juara dengan cara meyakinkan, yakni menaklukkan petinju yang belum terkalahkan, George Foreman dengan KO pada ronde 8.

Beberapa kali, Ali mampu mempertahankan gelarnya. Namun pada 1978, petinju berjuluk The Greatest merelakan sabuknya berpindah ke tangan Leon Spinks dengan kalah angka saja. Kemampuannya pun menjadi inspirasi banyak petinju muslim untuk mencetak prestasi tertinggi di tingkat dunia. (pur/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Korea Bongkar Penyebab Sebenarnya Red Sparks Terpuruk: Kehilangan Megawati Hangestri dan

Media Korea Bongkar Penyebab Sebenarnya Red Sparks Terpuruk: Kehilangan Megawati Hangestri dan

Runner-up V-League musim lalu, Red Sparks, kini justru terpuruk di musim 2025–2026. Media Korea menyoroti absennya Megawati Hangestri serta badai cedera datang.
Manchester United Dapat Kabar Buruk, Arsenal Jadi Pesaing Berat untuk Perburuan Bintang Leipzig Castello Lukeba

Manchester United Dapat Kabar Buruk, Arsenal Jadi Pesaing Berat untuk Perburuan Bintang Leipzig Castello Lukeba

Manchester United mendapatkan kabar buruk jelang bursa transfer musim panas. Sebab, Arsenal dilaporkan percaya diri mendahului mereka dalam perburuan pemain bintang Liga Jerman..
Siswa SMP Tewas Usai Dibacok Saat Tawuran di Jaktim, 16 Anak Diringkus

Siswa SMP Tewas Usai Dibacok Saat Tawuran di Jaktim, 16 Anak Diringkus

Seorang siswa SMP tewas usai dibacok, saat tawuran antarkelompok di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026) lalu. 
Daftar Lengkap Pebulutangkis Indonesia di All England 2026: Ganda Putra Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Lengkap Pebulutangkis Indonesia di All England 2026: Ganda Putra Kirim Wakil Terbanyak

Indonesia mengirim sebanyak lima pasang ganda putra untuk tampil pada turnamen All England 2026 yang berlangsung mulai 3-8 Maret 2026 di Birmingham, Inggris.
Belum Juga John Herdman Naturalisasi Pemain, Media Vietnam Sudah Heboh Sendiri: Timnas Indonesia Saingan Utama Kami

Belum Juga John Herdman Naturalisasi Pemain, Media Vietnam Sudah Heboh Sendiri: Timnas Indonesia Saingan Utama Kami

Rencana John Herdman memanggil pemain diaspora untuk ASEAN Cup 2026 membuat Vietnam waspada. Begini katanya.
Daftar Pembalap Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia

Daftar Pembalap Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia

Daftar pembalap Moto3 Junior 2026, di mana Kiandra Ramadhipa menjadi satu-satunya rider Indonesia yang akan berpartisipasi di ajang bergengsi ini.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali berkiprah pada Sabtu (14/2/2026) malam kemarin WIB hingga dini hari tadi WIB. Maarten Paes akhirnya tersedia untuk Ajax Amsterdam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT