News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sukses Revans atas Pasangan Malaysia, Fajar/Fikri ke Semifinal China Masters 2025

Fajar/Fikri melaju ke semifinal China Masters 2025 usai menyudahi perlawanan ganda Malaysia di babak delapan besar.
Jumat, 19 September 2025 - 13:42 WIB
Fajar/Fikri pastikan tiket ke Semifinal China Masters 2025 usai mengalahkan pasangan Malaysia
Sumber :
  • PBSI

Shenzhen, tvOnenews.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kembali meraih hasil positif di China Masters 2025.

Fajar/Fikri memastikan diri ke babak semifinal setelah mengatasi perlawanan ganda Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fajar/Fikri juarai China Open 2025
Fajar/Fikri juarai China Open 2025
Sumber :
  • PBSI

 

Bermain di Shenzhen Arena, Jumat (19/9/2025) siang WIB, Fajar/Fikri tampil dominan dengan kemenangan dua game langsung 21-16 dan 21-11.

Hasil ini membuat mereka sukses revans alias balas dendam ata Goh/Izzuddin.

Seperti diketahui, pada pertemuan sebelumnya di Jepang Open 2025, Fajaf/Fikri dipaksa mengakui kemenangan pasangan Malaysia dengan 13-21, 21-17 dan 20-22 di babak delapan besar.

Kembali ke ajang China Masters 2025, pada pertemuan kali ini Fajar/Fikri terlihat lebih siap meladeni permainan lawan.

Permainan cepat membuat juara China Open 2025 itu terus memimpin hingga menutup interval game pertama dengan 11-9.

Selepas jeda, Goh/Izzuddin sempat berusaha mencari momentum untuk mengejar kertertinggalan.

Namun, Fajar/Fikri berhasil terus menekan hingga akhirnya sukses merebut game pertama dengan 21-16.

Fajar/Fikri juarai China Open 2025
Fajar/Fikri juarai China Open 2025
Sumber :
  • PBSI

 

Kemudian di game kedua, start sangat baik ditunjukkan Fajar/Fikri dengan langsung memimpin jauh 6-1.

Lagi-lagi smash keras Fajar dan permainan cepat Fikri di depan net jadi mimpi buruk pasangan Malaysia.

Interval game kedua ditutup 11-7 untuk keunggulan Fajar/Fikri.

Kepercayaan diri tinggi terus terlihat di pasangan Indonesia. 

Fajar/Fikri sempat unggul jauh 19-10 sebelum akhirnya memastikan kemenangan setelah merebut game kedua dengan 21-11.

Sayangnya, kemenangan Fajar/Fikri gagal diikuti wakil Indonesia lainnya yakni Putri Kusuma Wardani (KW) yang tampil di nomor tunggal putri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putri KW tak berkutik kala menghadapi unggulan keempat asal Jepang, Akane Yamaguchi usai bermain dua game 14-21 dan 11-21.

(aes)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkiraan Nilai Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta

Perkiraan Nilai Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta

Persija Jakarta resmi mendatangkan penyerang muda Timnas Indonesia Mauro Zijlstra pada Rabu (4/2/2026). Perekrutan ini menjadi langkah konkret Macan Kemayoran -
Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Hujan deras menyebabkan 39 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, terendam banjir, Rabu (4/2/2026).
Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menanggapi kasus anak SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat bunuh diri. Ia menyinggung soal bansos.
Motif Lain Siswa SD Gantung Diri di NTT, Bukan Hanya Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Motif Lain Siswa SD Gantung Diri di NTT, Bukan Hanya Tak Mampu Beli Buku dan Pena

Namun, kepolisian memastikan proses pendalaman tetap dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh.
Anindya Bakrie Ungkap Ancaman dan Peluang Transisi Energi: Menuju Net Zero Kita Butuh 100 Gigawatt Daya

Anindya Bakrie Ungkap Ancaman dan Peluang Transisi Energi: Menuju Net Zero Kita Butuh 100 Gigawatt Daya

Ketum Kadin menegaskan bahwa agenda pertumbuhan hijau Indonesia tidak terlepas dari kisah besar transisi energi yang kini menjadi medan persaingan global.
Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Warga Endus Adanya Transaksi Narkoba, Dua Wanita Diringkus Polisi Usai Kedapatan Simpan Obat Jenis Cartride-Etomidate

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya amankan dua wanita yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis Etomidate di dua lokasi berbeda, wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT