News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Paddy Pimblett Sebut Alami Cedera Mata Parah Usai Kalah dari Justin Gaethje di Perebutan Gelar UFC 324

Petarung kelas ringan, Paddy Pimblett mengungkapkan bahwa dirinya mengalami cedera mata cukup parah usai kalah dari Justin Gaethje di UFC 324.
Selasa, 3 Februari 2026 - 11:47 WIB
Petarung UFC kelas ringan, Paddy Pimblett
Sumber :
  • Stephen R. Sylvanie-Imagn Images/REUTERS

Jakarta, tvOnenews.com - Petarung kelas ringan, Paddy Pimblett mengungkapkan bahwa dirinya mengalami cedera mata cukup parah usai kalah dari Justin Gaethje di UFC 324.

Paddy Pimblett (23-4-0) dipaksa harus gigit jari karena menelan kekalah dari Justin Gaethje (27-5-0), di perebutan gelar juara interim kelas ringan di UFC 324, yang berlangsung di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat, pada Minggu (25/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu Justin Gaethje berhasil mengalahkan Paddy Pimblett melalui keputusan bulat (48-47, 49-46, 49-46). Hasil ini pun Gaethje pun berhak meraih gelar juara interim kelas ringan.

Petarung MMA berjuluk Paddy The Baddy itu tak hanya kehilangan gelar juara interim, namun ia juga harus mengalami cedera mata akibat tak sengaja tercolok oleh Gaethje pada ronde pertama.

Tragedi colok mata ini ternyata memberikan efek cukup besar untuk Pimblett. Ia sempat merasakan nyeri serius di bagian matanya sesuai pertandingan, bahkan kabarnya kornea matanya juga mengalami cedera akibat insiden tersebut.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

"Semua orang bilang wajah saya berantakan selang sepekan sejak pertarungan. Wajah saya kering dan sedikit memar," kata Paddy Pimblett dilansir dari media sosial @theufcbaddy.

"Satu-satunya yang bermasalah adalah bola mata saya. Kuku jarinya (Gaethje) menggores bola mata saya, tapi seperti kalian tahu kita lanjutkan saja," tambahnya.

"Dia memang berkata sebelum pertandingan. Saya akan membuat wajahnya berubah. Untuk beberapa hari kamu memang membuat wajah saya berubah. Saya memiliki dua lampu di wajah saya haha. Tapi saya tidak apa-apa," jelasnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Satu-satunya masalah mungkin goresan pada kornea saya. Semoga kita bisa bertemu kembali, karena ada beberapa hal dalam pertandingan itu yang membuat saya kesal." tutupnya.

(nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT