News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Charles Leclerc Tak Dapat Penalti Usai Tabrak Lando Norris di Pitlane di F1 GP Singapura 2025, Tapi FIA Denda...

Pembalap Ferrari, Charles Leclerc lolos dari hukuman setelah insiden tabrakan dengan Lando Norris di pit lane saat sesi latihan kedua GP Singapura, Jumat malam.
Sabtu, 4 Oktober 2025 - 16:11 WIB
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc
Sumber :
  • Faceboock Scuderia Ferrari

tvOnenews.com - Pembalap Ferrari, Charles Leclerc lolos dari hukuman setelah insiden tabrakan dengan Lando Norris di pit lane saat sesi latihan kedua GP Singapura, Jumat malam.

Momen tersebut terjadi saat Ferrari melepas Leclerc ke jalur pit yang sedang dilintasi Norris. Situasi itu langsung memicu tabrakan cukup aneh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Norris tak bisa menghindar hingga mobilnya terdorong ke dinding pit. Sayap depan McLaren miliknya pun rusak dan harus diganti di garasi.

Pembalap Ferrari, Charles Leclerc
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc
Sumber :
  • Faceboock Scuderia Ferrari

 

Sementara itu, Leclerc bisa melanjutkan sesi tanpa masalah berarti. Namun, FIA langsung membuka penyelidikan setelah insiden tersebut.

Setelah melakukan investigasi, pengawas lomba menyatakan Ferrari bersalah karena dianggap melakukan pelepasan mobil tidak aman di pit lane.

Akibatnya, Scuderia Ferrari dijatuhi denda sebesar €10.000. Beruntung bagi Leclerc, ia tidak menerima penalti tambahan dari insiden ini.

"Para pengurus mendengarkan keterangan dari pengemudi Mobil 16 (LEC), perwakilan tim, dan meninjau video serta bukti video di dalam mobil," tulis pernyataan resmi FIA.

Dijelaskan bahwa saat bendera merah dikibarkan, beberapa mobil keluar dari garasi. Ferrari memberi instruksi kepada Leclerc untuk meninggalkan pit box.

Namun, pada saat yang sama, mobil Norris sudah lebih dulu melintas di jalur cepat. Kondisi ini membuat jalur Leclerc dan Norris bertemu.

Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur
Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur
Sumber :
  • HO-Formula 1/Antara

 

Anggota tim Ferrari yang bertanggung jawab atas pelepasan mobil salah menilai situasi. Instruksi yang diberikan juga tidak jelas bagi Leclerc.

Karena pandangan Leclerc terbatas, ia tidak bisa melihat kedatangan Norris. Alhasil, kedua mobil bertabrakan di jalur pit.

"Setelah memperhatikan preseden untuk jenis pelanggaran ini, para Pengurus berpendapat bahwa pelanggaran ini layak mendapatkan hukuman yang lebih berat daripada yang diterapkan sebelumnya," tambah FIA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Ferrari harus membayar denda, Leclerc tetap lega karena terbebas dari penalti grid yang bisa merugikan peluangnya di akhir pekan.

(akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

PANI berhasil merealisasikan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun atau setara dengan pencapaian 100 persen dari target tahunan pada tahun 2025.
20  Ide Caption Selamat Hari Valentine 2026, Paling Romantis dan Berkesan

20 Ide Caption Selamat Hari Valentine 2026, Paling Romantis dan Berkesan

Cari caption Valentine yang romantis dan berkesan? Temukan ide caption Selamat Hari Valentine 2026 yang manis, tulus, dan cocok untuk posting di media sosial.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT