News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

McLaren Pertanyakan Sikap FIA soal Keputusan Red Bull Ganti Power Unit untuk Mobil Max Verstappen di F1 GP Brasil 2025

McLaren resmi meminta klarifikasi kepada FIA terkait keputusan Red Bull mengganti Power Unit pada mobil Max Verstappen di F1 GP Brasil 2025.
Kamis, 13 November 2025 - 19:55 WIB
Pembalap Red Bull, Max Verstappen
Sumber :
  • F1

 

tvOnenews.com - McLaren resmi meminta klarifikasi kepada FIA terkait keputusan Red Bull mengganti Power Unit pada mobil Max Verstappen di F1 GP Brasil 2025

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut mereka, langkah tersebut dinilai bisa mempengaruhi batas biaya (cost cap) tim.

Red Bull diketahui menarik Verstappen untuk start dari pit lane di Interlagos setelah memutuskan melakukan perubahan besar pada mobilnya, termasuk mengganti Power Unit Honda baru.

Max Verstappen di F1 GP Italia 2025
Max Verstappen di F1 GP Italia 2025
Sumber :
  • Facebook/Red Bull

 

Mesin anyar itu diyakini menjadi kunci performa Verstappen yang sukses finis ketiga meski start dari pit lane. Namun, keputusan Red Bull ini langsung menarik perhatian tim rival.

Dalam aturan FIA, setiap tim wajib mengatur jumlah komponen mesin yang digunakan sepanjang musim. Bila melebihi batas yang ditetapkan, tim akan mendapat penalti grid.

Selain itu, penggantian komponen besar seperti Power Unit juga bisa berdampak pada batas biaya yang diperbolehkan dalam satu musim.

Karena itu, McLaren ingin memastikan apakah langkah Red Bull mengganti mesin baru untuk Verstappen akan masuk ke dalam hitungan cost cap mereka.

“Sejujurnya, perubahan Power Unit semacam ini menantang peraturan,” ujar bos McLaren, Andrea Stella, dikutip dari Sky Sports.

“Saya akan tertarik untuk memahami apakah biaya mesin ini sekarang masuk dalam batas biaya atau tidak,” lanjutnya.

Pembalap Red Bull, Max Verstappen
Pembalap Red Bull, Max Verstappen
Sumber :
  • F1

 

Menurut Stella, jika pergantian mesin dilakukan untuk alasan performa, maka biayanya seharusnya tercatat dalam pembatasan anggaran.

“Jika mesin diubah untuk alasan performa, itu harus masuk dalam cost-cap. Jadi mari kita lihat apakah ini masalahnya,” tegasnya.

Stella menambahkan bahwa McLaren tidak melakukan hal serupa karena berisiko melampaui batas biaya yang telah ditetapkan oleh FIA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi ini juga salah satu alasan mengapa kami tidak akan melakukannya, karena itu akan berakhir dengan batas biaya," tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Jelang bentrokan panas antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026, atmosfer di media sosial mulai memanas dengan berbagai aksi saling sindir antar pendukung.
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Kabar menarik datang dari panggung sepak bola tertinggi Italia Serie A. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal memasuki babak dan era baru dalam...
Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta secara konsisten terus menertibkan perlintasan sebidang ilegal. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta mengawali kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari,
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea. Hukum di ...
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT