GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkembang Pesat di MotoGP 2025, Adik Valentino Rossi Akui Perlu Waktu untuk Lepaskan Bayang-bayang Marc Marquez di Honda

Luca Marini menjalani perjalanan panjang sejak mengambil alih kursi yang sebelumnya ditempati Marc Marquez pada MotoGP 2024.
Rabu, 3 Desember 2025 - 13:32 WIB
Luca Marini
Sumber :
  • Facebook/Honda Racing Corporation

tvOnenews.com - Luca Marini menjalani perjalanan panjang sejak mengambil alih kursi yang sebelumnya ditempati Marc Marquez pada MotoGP 2024 lalu.

Datang sebagai pendatang baru di Honda, Marini mengaku proses mendapatkan kepercayaan penuh dari para engineer HRC tidak terjadi seketika dan membutuhkan adaptasi cukup lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim debutnya berjalan sangat berat. Marini menutup tahun pertamanya bersama Honda dengan hanya mengumpulkan 14 poin, angka yang jelas jauh dari ekspektasi pabrikan. 

Rider Honda, Luca Marini
Rider Honda, Luca Marini
Sumber :
  • Facebook/Honda Racing Corporation

Namun, kondisi berubah drastis untuk adik Valentino Rossi itu pada gelaran MotoGP 2025.

Marini menunjukkan perkembangan masif dengan finis musim di angka 142 poin, mencerminkan lompatan besar dalam performanya maupun kemampuan RC213V.

Melansir dari laman Crash, Honda juga mencatat peningkatan signifikan sepanjang 2025. 

Motor mereka diklaim meningkat “57%” lebih kompetitif dibandingkan musim sebelumnya.

Peningkatan tersebut terlihat dari stabilnya performa Johann Zarco di LCR dan konsistensi Joan Mir, meski Marini masih belum mampu bergabung ke podium bersama keduanya.

Marini bahkan berpeluang menjadi pembalap Honda terbaik tahun ini jika tidak absen tiga putaran akibat cedera saat tes Suzuka 8 Hours.

Luca Marini jadi salah satu pembalap yang mengalami kecelakaan paling sedikit sepanjang MotoGP 2025
Luca Marini jadi salah satu pembalap yang mengalami kecelakaan paling sedikit sepanjang MotoGP 2025
Sumber :
  • Instagram/Luca Marini

Enam poin tambahan saja sudah cukup untuk membuatnya unggul dalam klasemen internal Honda.

Marini menilai, perubahan besar datang dari meningkatnya kepercayaan para insinyur terhadap masukan yang ia berikan.

“Saya rasa sekarang saya mendapatkan kepercayaan mereka. Jadi setiap kali saya berbicara, mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga melakukan apa yang saya minta," kata Luca Marini. 

"Karena saya baru di sini, mereka pernah bersama Marc sebelumnya, dan banyak menang, jadi situasinya berbeda dengan kedatangan saya dengan gelar yang tidak cukup untuk menjadi pembalap nomor satu di pabrikan Honda!" lanjutnya.

“Tetapi setelah beberapa tes, beberapa GP, mereka mulai mempercayai saya. Saya rasa saya memiliki beberapa kualitas, dan mereka mengerti bahwa mengikuti arahan dan umpan balik saya akan menjadi kuncinya.” tambahnya.

Luca Marini
Luca Marini
Sumber :
  • Facebook/Honda Racing Corporation
 

Ia menambahkan bahwa proses membangun kepercayaan memang membutuhkan waktu.

“Butuh waktu. Saya pikir di setiap tim seperti ini, tetapi di Honda bahkan lebih. Mereka terbiasa memenangkan setiap GP. Sekarang kami mulai dari bawah, tetapi targetnya adalah bangkit dan berjuang meraih kemenangan mulai musim depan.” terang Marini.

“Bukan hanya umpan balik teknis, tetapi juga sisi kemanusiaannya,” ujarnya.

Ia menilai atmosfer garasi harus tetap kondusif agar tim bisa bekerja tanpa tekanan berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan performa Honda musim ini juga membawa mereka naik kelas konsesi dari D ke C untuk musim 2026, membuka peluang lebih besar untuk melanjutkan kebangkitan.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT