MotoGP 2026 Belum Mulai, Pit Beirer Sebut KTM Sudah Siapkan Kejutan untuk Regulasi Baru di 2027
- Instagram.com/ktmfactoryracing
Jakarta, tvOnenews.com - KTM menunjukkan keseriusannya menyongsong era baru MotoGP 2027.
Meski musim 2026 belum dimulai, pabrikan asal Austria itu sudah lebih dulu menguji mesin 850 cc yang akan digunakan pada regulasi baru.

- MotoGP
Direktur Balap KTM, Pit Beirer, mengungkapkan bahwa seluruh pabrikan kini bekerja ekstra keras karena MotoGP 2027 akan membawa perubahan teknis besar-besaran.
Tantangannya adalah menyeimbangkan fokus antara persiapan masa depan dan kebutuhan kompetitif saat ini.
Pada 3 Oktober 2025, KTM menjalankan mesin MotoGP 850 cc terbarunya di bangku uji di Austria.
Uji coba tersebut kemudian berlanjut ke lintasan saat tes perdana digelar di Sirkuit Jerez pada awal Desember.
Musim 2027 memang akan menjadi titik balik MotoGP.
Regulasi baru menetapkan kapasitas mesin turun dari 1000 cc menjadi 850 cc, suspensi aktif dilarang, aerodinamika dibatasi ketat, serta Pirelli resmi menggantikan Michelin sebagai pemasok ban tunggal.
Sementara itu, musim MotoGP 2026 sudah semakin dekat.

- KTM MotoGP
Tes pramusim pertama telah berlangsung di Sepang, Malaysia, pada 29–31 Januari, dan akan dilanjutkan pada 3–5 Februari.
Dua hari tes tambahan juga dijadwalkan di Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari, sebelum musim terpanjang dalam sejarah MotoGP dengan 22 seri dimulai pada awal Maret.
KTM Optimistis Hadapi Masa Depan di MotoGP
“Kami saat ini fokus pada 2026, tetapi saya juga merasa senang dan percaya diri untuk 2027,” ujar Pit Beirer dilansir dari laman Speedweek
“Kunci kesuksesan adalah memulai pengembangan lebih awal. Kami sudah turun ke lintasan dengan motor ini sebelum Natal dan menjalani tes pertama," lanjutnya
"Hasilnya bagus; Dani Pedrosa dan Pol Espargaro terkesan dengan performa mesin 850 cc. Ini akan menjadi langkah menarik bagi kelas MotoGP, karena semua pabrikan harus memulai dari nol," kata Pit Beirer lagi.
Pada kesempatan yang sama, Beirer menilai status KTM sebagai pabrikan dengan masa partisipasi paling singkat di MotoGP justru menjadi keuntungan tersendiri.
“Kami melihat ini sebagai peluang. Selama ini kami selalu memodifikasi motor yang sudah ada. Sekarang, kami menggabungkan semua pengetahuan kami untuk membangun motor yang benar-benar baru,” jelasnya.
Load more