Masih Terganggu Cedera Bahu Jadi Alasan Marc Marquez Tak Mau Buru-Buru Teken Kontrak Dua Tahun di Ducati
- Instagram/Marc Marquez
“Perkembangannya menuju arah yang baik, meski masih ada pekerjaan yang harus dilakukan. Karena itu, kami juga bekerja sama dengan Ducati dengan cara yang baik.”
Di tengah proses pemulihan tersebut, Marquez tetap menunjukkan daya saing. Pada tes di Buriram, ia finis kedua tercepat meski sempat dua kali terjatuh.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya saat itu belum sepenuhnya prima karena mengalami gangguan lambung.
“Ketika saya bangun, saya sudah tahu ini akan menjadi hari yang sulit, karena saya mengalami masalah perut.”
Insiden pertama terjadi akibat garis putih lintasan yang licin. Sementara kecelakaan kedua diakuinya sebagai kesalahan sendiri karena kurang fokus.
“Lalu saya memulai hari dengan cara terburuk, dengan kecelakaan di tikungan terakhir pada lap kedua, ketika saya menyentuh garis putih. Kemudian semua orang menyadari betapa licinnya garis putih itu; sepertinya ada hubungannya dengan catnya.”
“Kecelakaan kedua adalah kesalahan saya, kurang fokus. Karena saya sangat lelah hari ini akibat masalah perut, saya tidak cukup fokus. Tapi sore hari saya kembali dengan energi.”
Bagi Marquez, kontrak dua tahun bukan masalah jika kondisi bahunya benar-benar stabil.
“Jadi, kita lihat saja apakah kondisi fisik saya semakin baik, dan jika saya merasa seperti hari ini, di mana saya merasakan sedikit peningkatan di bahu saya, dan besok ada peningkatan lagi, tidak akan menjadi masalah bagi saya untuk menandatangani kontrak dua tahun.”
Kini, masa depan Marquez bersama Ducati bukan ditentukan oleh negosiasi angka atau durasi, melainkan oleh satu faktor kunci yaki seberapa cepat dan seberapa sempurna bahunya pulih untuk kembali bertarung di level tertinggi MotoGP.
(aes)
Load more