GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menang Selisih 5 Detik Lebih di MotoGP Thailand 2026, Fabio Diggia Akui Marco Bezzecchi Ada di Level Berbeda

Fabio Diggia yang menjadi pembalap Ducati dengan pencapaian terbaik di Thailand terpaut waktu hingga 18 detik dari Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026
Selasa, 3 Maret 2026 - 16:22 WIB
Pembalap Aprilia dominasi lima besar di MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap VR46 Racing, Fabio Di Gianntonio angkat topi soal penampilan Marco Bezzecchi (Aprilia) di MotoGP Thailand 2026.

Bezzecchi menang telak dengan selisih hingga 5 detik lebih dari pembalap di belakangnya pada Minggu 1 Maret 2026 kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marco Bezzecchi di podium juara MotoGP Thailand 2026
Marco Bezzecchi di podium juara MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Reuters

Sementara itu, hasil MotoGP Thailand 2026 seakan menjadi mimpi buruk bagi Ducati. Untuk pertama kalinya dalam 88 grand prix terakhir, tidak ada satu pun pembalap Ducati yang naik podium.

Capaian terbaik pabrikan asal Italia itu justru dibukukan pembalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, yang finis di posisi keenam. Ia bahkan mengakui posisinya terbantu oleh kegagalan finis Marc Marquez akibat masalah teknis.

“Tanpa masalah mekanis Marc Marquez, kami mungkin hanya akan finis ketujuh,” ujar Di Giannantonio.

Memulai balapan dari posisi keempat, pembalap asal Roma itu sempat menargetkan start sempurna demi membuka peluang merebut podium. Namun, ia justru kehilangan satu posisi pada awal lomba.

“Kami tahu bahwa hanya dengan start yang bagus kami bisa mendekati posisi podium, tetapi start saya tidak cukup baik. Setelah itu, saya mencoba setidaknya tetap bersama grup terdepan,” katanya.

Masalah kembali datang pada lap ketujuh ketika motornya mengalami gangguan teknis. Ia terpaksa menurunkan kecepatan dan fokus untuk menuntaskan balapan.

“Setelah lap ketujuh, saya mengalami masalah pada motor. Karena itu, saya harus memperlambat laju dan berkonsentrasi untuk sekadar menyelesaikan balapan. Saya senang masih bisa finis keenam. Saya harus puas dengan itu,” ucap pembalap bernomor 49 tersebut.

Di Giannantonio tidak merinci kerusakan yang dialami, namun memastikan kendala tersebut berkaitan dengan sistem tenaga. Ia juga menilai bahwa sekalipun tanpa gangguan, peluang menang tetap sulit diraih.

“Tentu saja hari ini saya ingin bertarung untuk sesuatu yang besar, karena kami sangat kuat di beberapa sesi, finis kedua, ketiga, dan keempat. Tetapi saat momen penting tiba, keberuntungan tidak berpihak kepada kami. Meski begitu, kami membawa banyak hal positif dari tes dan tiga hari balapan terakhir. Secara keseluruhan, kami sangat kuat,” ujarnya.

Ia juga mengakui keunggulan pemenang lomba, Marco Bezzecchi, yang tampil dominan sepanjang balapan.

“Marco Bezzecchi terlalu jauh di depan. Dia balapan di level yang berbeda dibanding kami!” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan tambahan enam poin dari balapan utama dan hasil kedelapan pada sprint race, Di Giannantonio mengumpulkan total 12 poin dan kini menempati posisi ketujuh klasemen sementara, terpaut satu angka dari pembalap KTM Brad Binder.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Buruk Jelang Debut John Herdman! 3 Bintang Timnas Indonesia Gagal Tampil di FIFA Series 2026 karena Operasi

Kabar Buruk Jelang Debut John Herdman! 3 Bintang Timnas Indonesia Gagal Tampil di FIFA Series 2026 karena Operasi

Absennya ketiga bintang timnas indonesia tersebut bukan tanpa alasan. Mereka kompak harus menjalani operasi dalam rentang waktu berdekatan dengan FIFA Series
PKS Sentil BoP: Katanya Bawa Damai, Kok Perang Malah Meluas?

PKS Sentil BoP: Katanya Bawa Damai, Kok Perang Malah Meluas?

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menilai, jika perang tak kunjung dihentikan, wajar bila efektivitas dan legitimasi moral BOP diragukan.
Singgung Timnas Indonesia, Jay Idzes Akui Mental Tangguh di Sassuolo Berasal dari Suporter

Singgung Timnas Indonesia, Jay Idzes Akui Mental Tangguh di Sassuolo Berasal dari Suporter

Bek andalan Garuda itu menilai energi dari para penggemar, khususnya Suporter Garuda, julukan suporter Timnas Indonesia Indonesia, menjadi faktor penting yang membantu Jay Idzes tampil konsisten di kompetisi level tertinggi Eropa.
Konflik Timur Tengah Memanas, Biro Travel di Blora Tetap Berangkatkan 33 Jemaah Umroh

Konflik Timur Tengah Memanas, Biro Travel di Blora Tetap Berangkatkan 33 Jemaah Umroh

Meski Pemerintah Indonesia telah mengimbau penundaan keberangkatan jemaah menyusul memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah, salah satu biro perjalanan umroh di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memilih untuk tetap memberangkatkan rombongannya sesuai jadwa
Jay Idzes Ungkap Kunci Bawa Tim Promosi Bersaing di Liga Italia

Jay Idzes Ungkap Kunci Bawa Tim Promosi Bersaing di Liga Italia

Sassuolo yang sebelumnya berstatus juara Serie B sukses menunjukkan konsistensi permainan sepanjang musim.
KONI Apresiasi Perlindungan Menpora Erick Thohir pada Atlet Panjat Tebing Korban Pelecehan Seksual

KONI Apresiasi Perlindungan Menpora Erick Thohir pada Atlet Panjat Tebing Korban Pelecehan Seksual

Kasus yang menyeret oknum pelatih berinisial HB tengah menjadi perhatian serius publik olahraga Indonesia.

Trending

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Siapa Muhammad Suryo? Pengusaha Rokok HS Alami Kecelakaan Moge Maut di Kulon Progo Hingga Kehilangan Istrinya

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Temon, Kulon Progo, D.I.Yogyakarta meninggalkan duka bagi pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo. Berikut profilnya
Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3: FIFA dan AFC Sepakat, Pemain Persib Bandung Ini Gantikan Thom Haye, Megawati Hangestri Lebih Pilih JPE

Top 3 Sport hari ini: Indonesia tak masuk daftar pengganti Iran di Piala Dunia 2026, Megawati Hangestri ungkap alasan pilih JPE, dan pemain Persib bandung jadi pengganti Thom Haye di FIFA Series!
Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Ini Alasan Persib Bandung Lolos dari Sanksi WO Setelah Lakukan 6 Kali Ganti Pemain saat Ditahan Imbang Persebaya Surabaya

Begini alasan yang bikin Persib Bandung bebas sanksi WO usai lakukan 6 kali ganti pemain saat ditahan imbang Persebaya Surabaya menurut regulasi operator liga.
Profil dan Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK, Pernah Jadi Bupati Terkaya di Jateng

Profil dan Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK, Pernah Jadi Bupati Terkaya di Jateng

Hingga kini, KPK belum merinci secara resmi dugaan perkara yang menjerat Fadia Arafiq atau konstruksi kasus yang menjadi dasar OTT tersebut.
Jurnalis Belanda Berbondong-bondong Serang Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Diprediksi Bernasib Buruk

Jurnalis Belanda Berbondong-bondong Serang Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia Diprediksi Bernasib Buruk

Jurnalis asal Belanda beramai-ramai menyerang Maarten Paes setelah mencatatkan dua penampilan bersama Ajax Amsterdam. Sang kiper Timnas Indonesia diprediksi bisa mengalami nasib buruk pada musim depan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT