News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mampu Bertarung Perebutkan Podium F1 GP Australia 2026, Lando Norris Akui Level McLaren Jauh dari yang Diharapkan

Lando Norris Akui McLaren Jauh dari Harapan usai Gagal Bersaing memperebutkan Podium pada gelaran F1 GP Australia 2026 yang berlangsung akhir pekan kemarin.
Selasa, 10 Maret 2026 - 17:37 WIB
Pembalap McLaren, Lando Norris
Sumber :
  • Facebook/F1

tvOnenews.com - Lando Norris Akui McLaren Jauh dari Harapan usai Gagal Bersaing memperebutkan Podium pada gelaran F1 GP Australia 2026 yang berlangsung akhir pekan kemarin.

Seusai race, Lando Norris mengakui performa McLaren masih belum sesuai ekspektasi di F1 GP Australia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juara dunia bertahan itu menilai timnya masih tertinggal jauh dari para pesaing di barisan depan.

Lando Norris
Lando Norris
Sumber :
  • Facebook/McLaren

Balapan di Albert Park juga tidak berjalan ideal bagi McLaren sejak awal.

Norris menjadi satu-satunya pembalap tim asal Woking yang turun di lintasan. Rekan setimnya, Oscar Piastri, gagal start setelah mengalami kecelakaan pada formasi lap.

Sepanjang balapan, McLaren tidak pernah benar-benar terlibat dalam perebutan posisi podium.

Norris akhirnya finis di posisi kelima dengan selisih lebih dari 51 detik dari pemenang, George Russell.

Meski begitu, Norris merasa dirinya sudah memaksimalkan performa mobil yang tersedia.

“Saya rasa kami telah memaksimalkan hasil hari ini,” katanya.

“Jelas, kami masih jauh tertinggal dari mobil-mobil di depan, tetapi saya memberikan perlawanan yang bagus dengan Max Verstappen," lanjut Norris.

“Saya tidak berpikir kami akan tetap di depan hingga pertengahan balapan karena dia sudah berada di belakang saya dan memulai dari posisi terakhir. Jadi, saya tidak terlalu berharap, tetapi kami berhasil melakukannya," ungkapnya.

“Kami melakukan beberapa peningkatan di sepanjang jalan. Kami berkembang dan belajar di sepanjang jalan dan itu adalah hal penting bagi kami hari ini, jadi kami menjadi lebih baik tetapi tetap saja itu adalah balapan yang sulit.” terang Norris.

Meski hasilnya kurang memuaskan, Lando Norris menilai selisih waktu besar tidak sepenuhnya mencerminkan performa asli McLaren.

Pembalap McLaren, Lando Norris
Pembalap McLaren, Lando Norris
Sumber :
  • Facebook/F1

“Mengikuti dan menyalip, dan semua hal itu membuat perbedaan besar,” kata Norris 

“Dari segi kecepatan murni, apakah kita tertinggal 50 detik? Tidak. Jika saya menjalani balapan yang bersih seperti George dan tidak perlu banyak berjuang, itu akan menjadi hasil yang lebih baik bagi kami, tetapi kami harus berjuang,

“Jadi saya rasa itu tidak mengerikan. Kami menghabiskan ban setelah tiga lap dan kami memiliki masalah penggerusan ban depan seperti yang selalu kami alami, dan itu tidak berubah dari satu mobil ke mobil lainnya, jadi kami memiliki banyak hal untuk dicoba dan dipecahkan.

"Hal baiknya adalah kami memiliki jarak yang besar dengan mobil-mobil di belakang. Kami mirip dengan Red Bull, tetapi hal buruknya adalah kami memiliki jarak yang besar dengan mobil-mobil di depan.” terang Norris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini lebih tentang pemahaman bahwa kita masih jauh dari posisi yang seharusnya dengan mobil ini, dan kita harus memperbaikinya.” tutupnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Keberhasilan KAI menjadi benchmark layanan publik Indonesia tidak hanya ditopang teknologi dan infrastruktur, tetapi juga budaya disiplin masyarakat serta inovasi layanan
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

Sejumlah kuliner khas Betawi yang pernah populer di Jakarta kini semakin sulit ditemukan. Dari Roejak Shanghai hingga Roti Gambang, berikut daftar makanan legendaris yang mulai langka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT