Sama-sama Pakai Mesin dari Mercedes, Tiga Tim di F1 2026 Ini Kecewa dengan Hasil Berbeda Jauh di Australia
- Mercedes AMG Petronas
tvOnenews.com - Dominasi Mercedes pada gelaran F1 GP Australia 2026 membuat sejumlah tim yang juga menggunakan mesin mereka terkejut.
Mereka adalah McLaren, Williams, dan Alpine sama-sama menggunakan power unit Mercedes musim ini.
Namun performa ketiga tim tersebut terpaut cukup jauh dari tim pabrikan Silver Arrows di race pembuka musim ini.
- Facebook/Williams
Tim Mercedes AMG Petronas tampil dominan sejak kualifikasi di Sirkuit Albert Park pekan kemarin.
George Russell memimpin seluruh sesi kualifikasi dan membawa timnya mengunci start baris depan.
Dominasi itu berlanjut saat balapan hingga menghasilkan kemenangan meyakinkan bagi Mercedes.
Sebaliknya, tim pelanggan Mercedes justru kesulitan bersaing di papan depan.
McLaren hanya mampu finis keempat lewat Lando Norris. Alpine harus puas berada satu lap di belakang di posisi kesepuluh.
Sementara Williams gagal mengamankan poin pada seri pembuka musim.
Bos Williams James Vowles mengakui performa mesin Mercedes membuat mereka terkejut.
"Apa yang dilakukan Mercedes pada Power Unit adalah sesuatu yang mengejutkan kami. Kami baru menyadari saat kualifikasi betapa jauhnya kami tertinggal dan mencoba memperbaikinya. Mungkin selisihnya sekitar tiga persepuluh detik, sangat jauh.” kata Vowles.
- Facebook/F1
Komentar serupa juga disampaikan Team Principal McLaren Andrea Stella. Ia mengakui timnya merasa sedikit tertinggal dibandingkan Mercedes.
“Jujur saja, saya bisa katakan kami menghabiskan banyak waktu untuk melihat beberapa lapisan, bahkan tidak hanya dengan tim HPP, khususnya Mercedes, tetapi juga dengan pesaing lain,” katanya.
“Tentu saja, hasil analisis tampaknya menunjukkan bahwa kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam kolaborasi dengan insinyur HPP kami untuk memanfaatkan potensi Power Unit, yang setelah saya melihat potensi yang diekstraksi oleh HPP, tampaknya masih ada potensi yang lebih besar lagi," ujar Stella.
“Sekarang, tidak jelas bagaimana cara melakukannya. Bagi kami, kami sedang dalam perjalanan pengetahuan, perjalanan yang lebih awal daripada tim pabrikan," tambahnya.
Alpine yang baru pertama kali menggunakan mesin Mercedes juga merasakan hal serupa.
Bos tim Alpine, Steve Nielsen, mengakui timnya berharap performa lebih baik di awal musim.
“Saya bahkan tidak yakin apa yang harus saya harapkan. Ini pertama kalinya kami melakukannya, jadi dari sampel satu orang, saya kira kami berharap lebih banyak," ujar Nielsen.
“Yang saya tahu hanyalah hubungan kerja dengan mereka sangat baik. Mereka juga sedang belajar, saya yakin mereka menyampaikan semuanya secepat mungkin kepada kami dan kami sangat menghargainya ketika kami menerimanya," lanjutnya.
“Mereka akan belajar, kami akan menjadi lebih baik. Tapi saya tidak bisa menyalahkan PU sama sekali.” pungkas Nielsen.
(akg)
Load more