News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sama-sama Pakai Mesin dari Mercedes, Tiga Tim di F1 2026 Ini Kecewa dengan Hasil Berbeda Jauh di Australia

Dominasi Mercedes pada gelaran F1 GP Australia 2026 membuat sejumlah tim yang juga menggunakan mesin mereka terkejut.
Jumat, 13 Maret 2026 - 16:03 WIB
Mercedes AMG Petronas
Sumber :
  • Mercedes AMG Petronas

tvOnenews.com - Dominasi Mercedes pada gelaran F1 GP Australia 2026 membuat sejumlah tim yang juga menggunakan mesin mereka terkejut.

Mereka adalah McLaren, Williams, dan Alpine sama-sama menggunakan power unit Mercedes musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun performa ketiga tim tersebut terpaut cukup jauh dari tim pabrikan Silver Arrows di race pembuka musim ini.

Pembalap Williams, Alex Albon
Pembalap Williams, Alex Albon
Sumber :
  • Facebook/Williams

Tim Mercedes AMG Petronas tampil dominan sejak kualifikasi di Sirkuit Albert Park pekan kemarin.

George Russell memimpin seluruh sesi kualifikasi dan membawa timnya mengunci start baris depan.

Dominasi itu berlanjut saat balapan hingga menghasilkan kemenangan meyakinkan bagi Mercedes.

Sebaliknya, tim pelanggan Mercedes justru kesulitan bersaing di papan depan.

McLaren hanya mampu finis keempat lewat Lando Norris. Alpine harus puas berada satu lap di belakang di posisi kesepuluh.

Sementara Williams gagal mengamankan poin pada seri pembuka musim.

Bos Williams James Vowles mengakui performa mesin Mercedes membuat mereka terkejut.

"Apa yang dilakukan Mercedes pada Power Unit adalah sesuatu yang mengejutkan kami. Kami baru menyadari saat kualifikasi betapa jauhnya kami tertinggal dan mencoba memperbaikinya. Mungkin selisihnya sekitar tiga persepuluh detik, sangat jauh.” kata Vowles.

McLaren
McLaren
Sumber :
  • Facebook/F1
 

Komentar serupa juga disampaikan Team Principal McLaren Andrea Stella. Ia mengakui timnya merasa sedikit tertinggal dibandingkan Mercedes.

“Jujur saja, saya bisa katakan kami menghabiskan banyak waktu untuk melihat beberapa lapisan, bahkan tidak hanya dengan tim HPP, khususnya Mercedes, tetapi juga dengan pesaing lain,” katanya.

“Tentu saja, hasil analisis tampaknya menunjukkan bahwa kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dalam kolaborasi dengan insinyur HPP kami untuk memanfaatkan potensi Power Unit, yang setelah saya melihat potensi yang diekstraksi oleh HPP, tampaknya masih ada potensi yang lebih besar lagi," ujar Stella.

“Sekarang, tidak jelas bagaimana cara melakukannya. Bagi kami, kami sedang dalam perjalanan pengetahuan, perjalanan yang lebih awal daripada tim pabrikan," tambahnya.

Alpine yang baru pertama kali menggunakan mesin Mercedes juga merasakan hal serupa.

Bos tim Alpine, Steve Nielsen, mengakui timnya berharap performa lebih baik di awal musim.

“Saya bahkan tidak yakin apa yang harus saya harapkan. Ini pertama kalinya kami melakukannya, jadi dari sampel satu orang, saya kira kami berharap lebih banyak," ujar Nielsen.

“Yang saya tahu hanyalah hubungan kerja dengan mereka sangat baik. Mereka juga sedang belajar, saya yakin mereka menyampaikan semuanya secepat mungkin kepada kami dan kami sangat menghargainya ketika kami menerimanya," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka akan belajar, kami akan menjadi lebih baik. Tapi saya tidak bisa menyalahkan PU sama sekali.” pungkas Nielsen.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Laman SPMB Jabar Down Saat Pengumuman PCMB, Disdik Ungkap Penyebabnya

Keresahan melanda ribuan orang tua siswa di Jawa Barat setelah laman resmi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dengan alamat spmb.jabarprov.go.id tidak dapat diakses tepat pada saat pengumuman hasil Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB), Sabtu (13/6). 
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Hadir Sebagai Ahli Kemenkum, Pakar Tegaskan Kewenangan Negara pada Perkara PLK

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) kembali menggelar sidang gugatan Sengketa Tata Usaha Negara Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) terhadap Ditjen AHU Kemenkum RI dengan nomor Perkara Nomor 435/G/2025/PTUN.JKT.
Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Bukan Cuma Teknologi, Ternyata Ini Rahasia KAI Jadi Acuan Layanan Publik Indonesia

Keberhasilan KAI menjadi benchmark layanan publik Indonesia tidak hanya ditopang teknologi dan infrastruktur, tetapi juga budaya disiplin masyarakat serta inovasi layanan
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Polres Karawang Bongkar Sindikat Sabu Lintas Karawang-Bekasi, 110 Gram Barang Bukti Disita

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karawang berhasil memutus rantai peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah Karawang dan Bekasi. 
Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Upaya Percepatan Rehabilitasi Pasca Bencana Tuai Apresiasi dari JMSI Aceh

Pemerintah Indonesia terus mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.
Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Alasan Mengapa Keluarga Jadi Benteng Utama Kesehatan Mental Anak, Ini Langkah yang Bisa Dimulai dari Rumah

Kesehatan mental anak semakin menjadi perhatian di Indonesia. Ketahanan keluarga, pola asuh yang hangat, dan pemberdayaan perempuan dinilai berperan penting
Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Bejat! Ayah di Karawang Diduga Tega Nodai Anak Kandung Berusia 3 Tahun

Pria di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun. 
7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

7 Kuliner Legendaris Jakarta yang Kini Mulai Langka, Nomor 3 Dulu Mudah Ditemukan di Pinggir Jalan

Sejumlah kuliner khas Betawi yang pernah populer di Jakarta kini semakin sulit ditemukan. Dari Roejak Shanghai hingga Roti Gambang, berikut daftar makanan legendaris yang mulai langka
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT